Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perkembangan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) di Tengah Persaingan Lembaga Keuangan Syariah Oktiawati, Hevi
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 1 (2025): Agustus - January
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beragamnya bentuk dan jenis LKM yang ada saat ini, dapat membantu pemerintah dalam upaya mendorong pemberdayaan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dan UMKM. karena itu, diperlukan suatu institusi keuangan yang kuat dan sehat, baik secara praktik maupun kelembagaan, dan untuk mendukung tujuan utama dari hadirnya keuangan mikro di Indonesia. Lembaga Keuanga Mikro Syariah merupakan salah satu jenis LKM yang tumbuh relatif cepat di Indonesia selama sepuluh tahun terakhir. Kegiatan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKM) pada dasarnya mirip seperti kegiatan LKM konvensional, namun terdapat perbedaan dalam hal akad dan transaksi karena sistem syariah melarang bunga. Sistem bagi hasil digunakan untuk menghasilkan sumber pendanaan bagi usaha kecil. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research) dengan model deskriptif. Dari hasil pembahasan dapat diperoleh kesimpulan bahwa Lembaga Keuangan Mikro (LKM) atau yang biasa disebut lembaga keuangan rakyat, pada dasarnya salah satu tujuan didirikannya LKM adalah untuk memberikan akses keuangan (simpan-pinjam) kepada masyarkat berpenghasilan rendah dan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah). Bila diperhatikan LKM, baik perbankan maupun non perbankan mengalami perkembangan cukup pesat, misalnya saja dari jumlah unit lembaga setiap tahunnya selalu bertambah, produk dan akad yang ditawarkan juga semakin bervariasi, demikian halnya dengan volume transaksi di LKM dan aktivitas di dalamnya.
Optimalisasi Peran Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) dalam Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Oktiawati, Hevi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14427

Abstract

Baitul Mal wat Tamwil (BMT) memiliki berkontribusi yang optimal dalam memberikan permodalan dan pendanaan kepada usaha kecil mikro, dengan itu BMT sangat berdampak terhadap percepatan pertumbuhan usaha menengah kecil mikro (UMKM). Untuk itu perlu adanya optimalisasi dari produk BMT itu sendiri, apabila produk BMT mengoptimalisasikan pemasaran produk pembiayaan usaha, maka nantinya juga akan berdampak pada pengoptimalisasian pada pemasaran produk pembiayaan oleh para pelaku usaha menengah kecil mikro (UMKM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa penting peran BMT dalam memajukan dan membantu para pelaku UMKM. Metode penelitian adalah library research dan data kaulitatif untuk mengetahuai fenomena-fenomena yang ada di lapangan. Hasil Pembahasan diketahui bahwa peran BMT adalah kegiatan UMKM, yaitu menghimpun dana dari anggota atau calon anggota untuk disimpan dan disalurkan dengan bentuk pembiayaan syariah kedalam sektor ekonomi yang halal dan menguntungkan khususnya usaha-usaha kecil dan menengah, serta sosialisasi untuk memberikan pengetahuan kepada para usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Anggota dapat memilih dan menentukan produk-produk pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhkan usaha kecil dan menengah (UMKM) dalam menegembangkan usahanya.