Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Makna Edukasi Seksual bagi Remaja pada Film "Dua Garis Biru" Dasuki, Ira
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i2.36

Abstract

Film merupakan salah satu media massa yang paling berperan dalam menggambarkan suatu realitas sosial yang ditayangkan, kemudian pesan dari isi cerita sebuah film dapat diterima dengan baik oleh penonton. Perkembangan film yang bertemakan remaja, semakin beragam dalam membangun suatu cerita yang menarik, semakin berani mengangkat topik-topik yang sebelumnya dianggap tabu, seperti edukasi seksual. Salah satunya adalah film “Dua Garis Biru” yang membahas tentang bagaimana remaja perempuan pelaku seks pranikah dikemukakan dalam film drama remaja dengan tujuan untuk menyampaikan makna edukasi seksual melalui tokoh Dara dalam film tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis wacana model Teun Van Dijk. Hasil penelitian yang ditemukan adalah bahwa setiap remaja perlu mengetahui dan memahami tentang pendidikan seksual sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bentuk penyimpangan seksual memang beragam, namun film ini membahas kepada kehamilan pranikah.
STRATEGI PUBLIC RELATION PERUSAHAAN X INDONESIA DALAM MENINGKATKAN CITRA POSITIF Dasuki, Ira; Trisnawati, Annisa
Jurnal Visi Komunikasi Vol 24, No 02 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v24i02.35837

Abstract

This study wants to answer the Public Relations strategy of Company X Indonesia in improving the company's positive image. The method used in this research is descriptive qualitative.  The theory used in this research is the Model - Two way asymmetrical theory. The research results show that the Public Relations position of a Company From the strategy carried out by Public Relations, it will give rise to responses or opinions from the public in the form of feedback. In its application, Public Relations or Public Relations has various kinds of programs starting with planning or planning to evaluation within the company. Company exploration, by carrying out various positive programs and activities such as CSR programs, providing assistance during the Covid 19 pandemic, as well as scholarships and educational programs for the community, especially exploration areas, as well as collaborating with the government in Indonesia to improve the company's positive image.
Sosialisasi Bahaya Gadget terhadap Minat Baca Siswa/Siswi di SMK Negeri 5 Kota Tangerang Dasuki, Ira; Hermansyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.png.v3i1.52397

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswi SMK Negeri 5 Kota Tangerang terhadap dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan terhadap minat baca. Melalui seminar, diskusi interaktif, dan materi edukatif, kegiatan ini menyoroti bagaimana penggunaan gadget yang tidak terkontrol menggeser minat siswa dari membaca ke konten digital yang instan. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya pengawasan dari guru dan orang tua serta mengusulkan solusi praktis seperti pembatasan waktu layar, penetapan target membaca, dan penciptaan program berbasis literasi di sekolah. Hasil menunjukkan bahwa siswa antusias dan mengakui relevansi topik ini dengan kehidupan mereka sehari-hari. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah dalam mendorong literasi dan kesadaran digital.Kata Kunci: gadget, minat baca, literasi, edukasi, kesadaran AbstractThis community service activity aims to raise awareness among students of SMK Negeri 5 Kota Tangerang about the negative effects of excessive gadget use on reading interest. Through seminars, interactive discussions, and educational materials, the program highlights how uncontrolled gadget use shifts student preferences from reading to instant digital content. The activity also emphasizes the importance of teacher and parent supervision and proposes practical solutions such as limiting screen time, setting reading goals, and creating literacy-based school programs. The results showed that students were enthusiastic and acknowledged the relevance of the topic to their daily lives. The program also strengthened the collaboration between higher education institutions and schools in promoting literacy and digital awareness.Keywords: gadget, reading interest, literacy, education, awareness