Dua Lembang, Fransiska Tatto
Stikes Wira Husada

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

HUBUNGAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP MUTU ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM MITRA PARAMEDIKA YOGYAKARTA Lembang, Fransiska Tatto Dua
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i2.17906

Abstract

AbstrakRumah Sakit Umum Mitra Paramedika merupakan rumah sakit tipe D. Rumah sakit ini telah terakreditasibintang 3 madya. Adapun jumlah tempat tidur sebanyak 50 tempat tidur. RSU Mitra Paramedika melayanipelayanan UGD yang didukung oleh Dokter Jaga dan Bidan 24 jam, Klinik dokter spesialis yang terdiri dari KlinikPenyakit Dalam, Klinik Anak, Klinik Bedah, Klinik Kebidanan, Klinik Jantung, Klinik Mata, Klinik THT, KlinikBedah, Klinik Orthopedi, dan Klinik Gigi dan Mulut. Jumlah dokter spesialis sebanyak 12 orang, dokter umumsebanyak 12 orang, dan dokter gigi sebanyak 2 orang. Sedangkan jumlah perawat di ruang rawat inap sebanyak16 orang. Berdasarkan hasil wawancara kepala Unit Sistem Informasi RSU Paramedika tahun 2018 tentangkeselamatan pasien ditemukan laporan bahwa terdapat kasus atau kejadian kesalahan pada pemberian obat.Jenis Kasus keselamatan pasien meliputi kejadian kesalahan pemberian obat dengan jumlah 1 kasus, kasuskejadian tidak diharapkan (KTD) sebanyak 4 kasus, nyaris cedera (KNC) sebanyak 2 kasus dan angka kejadianpasien jatuh sebanyak 1 kasus. Tipe kasus insiden yang terjadi di RSU Mitra Paramedika yaitumedikasi/masalah berjumlah 6 kasus, proses/prosedur klinik berjumlah 4 kasus, infeksi Nosokomial berjumlah 1kasus dan kasus transfusi berjumlah 1 kasus. Berdasarkan studi pendahuluan melalui wawancara yangdilakukan peneliti di Rumah Sakit Umum Mitra Paramedika pada 9 pasien di ruang rawat inap Nakula, Yudistira,Sadewa, dan Bima. Di ruang Sadewa 1 orang mengatakan puas, sedangkan di ruang Bima 4 pasien mengatakanpuas sehingga ada 5 pasien (55,5%) mengatakan sangat puas dengan pelayanan keperawatan yang diberikanperawat yaitu perawat cepat menanggapi keluhan yang disampaikan oleh pasien, perawat selalu tepat waktudalam memberikan obat, perawat menjelaskan dengan baik ketika pasien ingin mengetahui kondisinya. Namun,di ruang Nakula ada 2 pasien mengatakan kurang puas dan Yudistira 2 mengatakan kurang puas sehingga 4pasien (44,5 %) mengatakan kurang puas dengan pelayanan keperawatan yang diberikan perawat sepertiperawat kadang lambat menangapi keluhan pasien atau keluarga, dari 8 perawat di ruang Nakula dan Yudistiraada 2 perawat (25%) yang kurang ramah dalam memberikan asuhan keperawatan seperti tidak tepat dalammemberikan obat, tidak cepat menganti cairan infus yang sudah habis, dari 4 pasien 2 orang pasien mengatakanlinennya jarang digantikan.Kata Kunci : Kepuasan Pasien, Mutu Asuhan Keperawatan
RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE AND WORK MOTIVATION OF NURSES WITH ATTITUDES TO SUPPORT THE APPLICATION OF PATIENT SAFETY INPATIENT ROOM OF WONOSARI YOGYAKARTA GENERAL HOSPITAL Dua Lembang, Fransiska Tatto
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 8 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v8i1.579

Abstract

The application of patient safety goals is a mandatory system that must be implemented by nurses in hospitals so that patient safety is guaranteed. Increasing the level of knowledge and work motivation of nurses is expected to support the expectations of patient safety goals and efforts to minimize unexpected events. The high incidence of patient safety in the hospital illustrates that nurses still lack understanding of the importance of patient safety. Knowing the relationship between the level of knowledge and work motivation of nurses with the attitude of supporting the implementation of patient safety goals in the inpatient room of RSUD Wonosari YogyakartaThis research is a quantitative analytic descriptive correlation study with a cross sectional approach. The population sample in this study were 60 nurses at Wonosari Yogyakarta Hospital. The sampling technique used stratified random sampling, and data analysis used the Spearman Rank. The results of the spearman rank correlation test stated that there was no relationship between the level of knowledge and attitudes to support the implementation of patient safety targets by nurses in the inpatient room of RSUD Wonosari Yogyakarta with a p value of 0.323> 0.05. There is a relationship between the work motivation of nurses and the attitude of supporting the implementation of patient safety goals in the inpatient room of RSUD Wonosari Yogyakarta with a p value of 0.049 <0.05. There is no relationship between the level of knowledge and attitudes to support the implementation of patient safety goals by nurses in the inpatient room of RSUD Wonosari Yogyakarta. There is a relationship between the work motivation of nurses and the attitude of supporting the implementation of patient safety goals in the inpatient room of Wonosari Yogyakarta Hospital Keywords: Patient Safety; Knowledge; Motivation; Nurses
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN LANJUT USIA TENTANG PERUBAHAN FISIK DENGAN KONSEP DIRI DI GEREJA PANTEKOSTA DI INDONESIA HAGIOS FAMILY SOSROWIJAYAN WILAYAH KOTA YOGYAKARTA Fransiska Tatto Dua Lembang
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.342

Abstract

Perubahan terjadi pada manusia seiring dengan berjalannya waktu dengan melalui tahap-tahap perkembangan. Masa lanjut usia sering dimaknai masa kemunduran fisik dan psikologi. Konsep diri lanjut usia dipengaruhi bagaimana perlakuan lingkungan atau bisa juga oleh pengaruh masa lalu masa kini serta tujuan hidup dimasa depan. Untuk mengetahui hubungan antara tingkad pengetahuan lanjut usia tentang perubahan fisik dengan konsep diri.  Penelitian deskriftif analitik non eksperimental. Desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di Gereja Pantekosta di Indonesia Hagios Family Sosrowijayan Wilayah Kota Yogyakarta tahun 2021 Tes Spearman Rank bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan lanjut usia tentang perubahan fisik dengan konsep diri. Di peroleh ρ value 0,844 dengan nilai r tersebut memperlihatkan hubungan positif yaitu ada kesejajaran searah antara dua variabel. Ada hubungan sangat rendah tentang perubahan fisik dengan konsep diri r hitung 0,24. Hal ini menunjukkan hipotesis dalam penelitian ini diterima. Sebagian besar tingkat pengetauan lanjut usia tentang perubahan fisik di Gereja Pantekosta di Indonesia Hagios Family Sosrowijayan Wilayah Kota Yogyakarta pada tahun 2021 dengan kategori tinggi (80,9%). Sebagian besar konsep diri lanjut usia di Indonesia Hagios Family Sosrowijayan Wilayah Kota Yogyakarta dengan kategori tinggi (82,4%). 
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PERTUMBUHAN DENGAN PERTUMBUHAN BAYI USIA 6 BULAN DI POSYANDU BEJI DESA SIDOARUM WILAYAH KERJA PUSKESMAS GODEAN II SLEMAN-YOGYAKARTA Fransiska Tatto Dua Lembang
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v9i2.305

Abstract

Dipilihnya Posyandu Beji Desa Sidoarum di wilayah kerja Puskesmas Godean II Sleman Yogyakarta ini sebagai sasaran penelitian karena dari hasil pemantauan pertumbuhan bayi yang dilakukan oleh petugas Puskesmas Godean II ini ternyata Di Desa Sidoarum memiliki 100 orang bayi usia 6-10 bulan. Di Posyandu Beji terdapat 40 orang bayi yang berusia 6-10 bulan, dari 40 orang bayi tersebut, terdapat  10 orang bayi yang mempunyai pertumbuhan kurang.Tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang pertumbuhan dan pertumbuhan bayi usia 6 bulan di Posyandu Beji Desa Sidoarum wilayah kerja Puskesmas Godean II Sleman-Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan rancangan Cross sectional. Sampelnya 40 bayi yang berusia 6-10 bulan, sebagai responden adalah ibu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang pertumbuhan dengan pertumbuhan bayi usia 6 bulan. Kesimpulannya adalah Sebagian besar (67,5%) ibu yang mempunyai bayi usia 6 bulan memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang pertumbuhan bayi,  sebagian besar  (57,5%) pertumbuhan bayi usia 6 bulan adalah baik yang berarti pertumbuhan badannya mengikuti arah lengkungan garis pada KMS,  ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang pertumbuhan dengan pertumbuhan bayi usia 6 bulan. 
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN SIKAP WARGA TAMBAK BAYAN AKIBAT PENINGKATAN COVID-19 DI KABUPATEN SLEMAN, YOGYAKARTA Rolan Rolan; Fransiska Tatto Dua Lembang; Nur Anisah
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v7i4.31484

Abstract

AbstrakCoronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang menjadi krisis kesehatan dunia karena penyebarannya yang sangat cepat. COVID-19 tidak hanya menimbulkan gejala dan penyakit fisik saja, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan mental. Selama pandemi COVID-19, masih terdapat warga yang merasa cemas dan ditandai dengan rasa takut dan khawatir akan terkena Covid-19. Tetapi ada juga yang menunjukan sikap mencegah penularan COVID-19 seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir ataupun menggunakan hand sanitizer. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan sikap warga dusun Tambak Bayan akibat peningkatan Covid-19. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah warga Dusun tambak Bayan berjumlah 119 orang, diambil menggunakan teknik purposive sampling dan proportional stratified random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil Penelitian: Sebagian besar warga memiliki tingkat kecemasan ringan (51,3%), memiliki sikap kurang baik (60,5%), terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan sikap warga Tambak Bayan akibat peningkatan COVID-19 di Kabupaten Sleman dengan nilai p=0,029. Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan sikap warga dusun tambak bayanKata Kunci : COVID-19, Tingkat Kecemasan, Sikap, Tambak Bayan
RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE AND WORK MOTIVATION OF NURSES WITH ATTITUDES TO SUPPORT THE APPLICATION OF PATIENT SAFETY INPATIENT ROOM OF WONOSARI YOGYAKARTA GENERAL HOSPITAL Fransiska Tatto Dua Lembang
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v8i1.579

Abstract

The application of patient safety goals is a mandatory system that must be implemented by nurses in hospitals so that patient safety is guaranteed. Increasing the level of knowledge and work motivation of nurses is expected to support the expectations of patient safety goals and efforts to minimize unexpected events. The high incidence of patient safety in the hospital illustrates that nurses still lack understanding of the importance of patient safety. Knowing the relationship between the level of knowledge and work motivation of nurses with the attitude of supporting the implementation of patient safety goals in the inpatient room of RSUD Wonosari YogyakartaThis research is a quantitative analytic descriptive correlation study with a cross sectional approach. The population sample in this study were 60 nurses at Wonosari Yogyakarta Hospital. The sampling technique used stratified random sampling, and data analysis used the Spearman Rank. The results of the spearman rank correlation test stated that there was no relationship between the level of knowledge and attitudes to support the implementation of patient safety targets by nurses in the inpatient room of RSUD Wonosari Yogyakarta with a p value of 0.323> 0.05. There is a relationship between the work motivation of nurses and the attitude of supporting the implementation of patient safety goals in the inpatient room of RSUD Wonosari Yogyakarta with a p value of 0.049 <0.05. There is no relationship between the level of knowledge and attitudes to support the implementation of patient safety goals by nurses in the inpatient room of RSUD Wonosari Yogyakarta. There is a relationship between the work motivation of nurses and the attitude of supporting the implementation of patient safety goals in the inpatient room of Wonosari Yogyakarta Hospital Keywords: Patient Safety; Knowledge; Motivation; Nurses
Nursing Agency Dalam Meningkatkan Aktivitas Perawatan Diri Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Kalurahan Sidomoyo Dua Lembang, Fransiska Tatto; Muryani, Muryani; Hadi, Tria Prasetya
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia MIKKI VOLUME 13 NOMOR 1, APRIL 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i1.616

Abstract

Latar belakang: Perawat memiliki peranan yang penting dalam memberikan motivasi kepada pasien diabetes melitus untuk mau dan mampu melaksanakan perawatan diri secara mandiri dirumah untuk mencapai kontrol gula darah yang baik, mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.  Tujuan penelitian : Tujuan jangka panjang dalam penelitian untuk mengetahui perkembangan perawatan diri pada pasien diabetes mellitus dan mengetahui peran kader dalam memberikan supportive education system sedangkan target khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah adanya perubahan perawatan diri yang baik bagi pasien dibetes mellitus sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan untuk melakukan perawatan mandiri dengan  supportive education system kepada pasien diabetes mellitus.Metode:Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi eksperimental dengan pendekatan the one group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus di   Kalurahan Sidomoyo dengan jumlah sampel adalah 32 responden. Teknik pengambilan sampel  menggunakan teknik sampel purposive sampling yakni pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Penelitian ini akan dilaksanakan di Kalurahan Sidomoyo padukuhan Tegalan dengan waktu penelitian dari agustus 2023 – Januari 2024.Hasil Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimen dengan pendekatan the one group pretest post-test design. Jumlah sampel yaitu 32 responden dengan cara pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan adalah PPT, SAP, Video dan kuesioner pengetahuan yang valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji wilcoxon dengan α≤0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang bermakna antara nursing agency terhadap peningkatan pengetahuan perawatan diri pada pasien Diabetes Melitus dengan p value (0,001) < 0,05.Dari hasil yang diperoleh dapat disarankan bahwa untuk meningkatkan aktivitas perawatan diri pada pasien Diabetes mellitus baiknya dilakukan penyuluhan dua kali dalam sebulan olek kader yang ada di padukuhan tegalan sehingga pasien dapat mandiri dalam melakukan perawatan diri
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan APD (Masker) pada masa pandemi Covid19 di Dusun Tambak Bayan Desa Catur Tunggal Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Yogyakarta Febrini, Florensi; Muryani, Muryani; Lembang, Fransiska Tatto Dua
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.372

Abstract

COVID-19 adalah masalah kesehatan yang saat ini menjadi sorotan dunia dan mendapatkan perhatian dari berbagai ilmuwan kesehatan. Untuk menghambat penyebaran penularan COVID-19 maka WHO menganjurkan seluruh masyarakat untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker saat bertemu dengan orang lain, Namun sampai saat ini masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berkativitas di luar rumah. Berdasarkan survey awal yang dilakukan peneliti dengan metode observasi dan wawancara pada beberapa warga di wilayah Tambak Bayan, kesadaran masyarakat terkait perilaku penggunaan masker masih sangat kurang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study, dan teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling,  dengan jumlah sampel 192 dari 370 polpuasi. Adapun analisis data menggunakan analisis univariate (deskriptif), dan Bivariate menggunakan uji chi square dengan α=0.05. Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan hasil korelasi faktor umur p sig.0,006, jenis kelamin p sig. 0,057, tingkat pendidikan p sig. 0,000, status pekerjaan p sig. 0,007 dan tingkat pengetahuan p sig. 0,029 dengan perilaku penggunaan APD (Masker) pada masa pandemi Covid 19 di Dusun Tambak Bayan, Kelurahan Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman Yogyakarta. Terdapat hubungan antara umur, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan APD(Masker) pada masa pandemi Covid-19 di Dusun Tambak Bayan, Kelurahan Caturtunggal, Kec.Depok, Kab.Sleman Yogyakarta. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan perilaku penggunaan APD(Masker) pada masa pandemi Covid-19 di Dusun Tambak Bayan, Caturtunggal, Depok, Sleman Yogyakarta. 
EFEKTIFITAS TINDAKAN MANDIRI PERAWAT DALAM MELAKUKAN PERAWATAN LUKA MODERN DRESSING DENGAN METODE MOIST WOUND HEALING PADA ULKUS DIABETIK DI KLINIK GRIYA PUSPA YOGYAKARTA SLEMAN, YOGYAKARTA Lembang, Fransiska Tatto Dua; Muryani, Muryani
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i3.42544

Abstract

Abstrak Jumlah kejadian diabetes yang meningkat, menyebabkan meningkatnya angka kejadian komplikasi diabetes, salah satunya adalah luka kaki diabetik. Setiap tahun lebih dari 1 juta orang penderita diabetes mellitus kehilangan salah satu kakinya sebagai komplikasi diabetes mellitus. Ini berarti bahwa setiap 30 detik, satu tungkai bawah 40-70 % berkaitan dengan diabetes pada banyak studi, insiden amputasi tungkai bawah diperkirakan 5 sampai 25 per 100.000 orang pertahun, sedangkan diantara penderita diabetes, jumlah penderita yang diamputasi sebanyak 6 sampai 8 per 1000 orang, sebagian besar amputasi ini didahului kejadian ulkus kaki (Semer, 2013). Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang datang berobat di klinik perawatan luka Griya Puspa dengan diagnose medik ulkus diabetikum yakni 10 responden dengan jumlah sampel 10 pasien yang terdiagnosa medis ulkus diabetikum, alat ukur yang digunakan dalam pengkajian penilaian luka diabetic adalah dengan menggunakan Instrumen BJWAT (Bates Jansen Wound Assesment) dengan menilai ukuran luka, kedalaman, tepi luka, GOA, tipe jaringan nekrosis, jumlah jaringan nekrosis, tipe eksudat, jumlah eksudat, warna sekitar luka, jaringan yang edema, pengeras jaringan tepi, jaringan granulasi, dan Epitelisasi, Alat ukur yang digunakan untuk menilai variabel Modern dressing dan varibel moist Wound healing adalah dengan menggunakan Standar Operasional prosedur (SOP). Hasil identifikasi masalah ditemukan tidak ada yang lebih efektif antara perawatan luka modern dressing dengan metode moist wound healing pada pasien ulkus diabetik di klinik Griya Puspa Yogyakarta Kata kunci: Tindakan mandiri perawat, perawatan luka modern dressing, metode moist wound healing, ulkus diabetik