., Luki Masriansyah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH TERAPI BRAINWAVE ENTRAINMENT DENGAN STIMULASI BINAURAL BEATS AUDIOTORY TERHADAP NYERI PADA LANSIA DENGAN GOUT ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ALIANYANG KOTA PONTIANAK ., Luki Masriansyah
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 2, No 1 (2020): June
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v2i1.37098

Abstract

Latar belakang : Gout Arthritis(GA) merupakan gangguan metabolik yangditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia) yangdimanifestasikan dengan nyeri. Nyeri mengganggu kemampuan lanjut usia(lansia) untuk beristirahat, konsentrasi, dan kegiatan yang biasa dilakukansehingga dapat menurunkan aktivitas dan produktivitas lansia. Terapi BrainwaveEntrainment(BWE) dengan stimulasi Binaural Beats Audiotory(BBA) dapatdiberikan untuk mengatasi nyeri.Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi BWE dengan stimulasi BBA terhadap nyeripada lansia dengan GA di wilayah kerja Puskesmas Alianyang Kota Pontianak.Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan desain Quasi Experiment Pre andPost Test Nonequivalent Control Group Design dengan teknik NonprobabilitySampling yaitu Purposive Sampling. Jumlah sampel 48 responden yang dibagi kedalam dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Analisadata menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney.Hasil : Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin penderita GAterbanyak adalah perempuan (62,5%), dengan usia pada lansia 60-74 tahun(elderly age) (58,3%), yang diikuti tingkat pendidikan SMP (39,6%) dandidominasi oleh pekerjaan IRT (35,4%). Analisa Bivariat Wilcoxon padakelompok intervensi diperoleh nilai p value 0,001 dan pada kelompok kontrol pvalue 0,157. Hasil uji Mann-Whitney didapatkan hasil p value 0,001.Kesimpulan : Terjadi pengaruh setelah dilakukan terapi BWE dengan stimulasiBBA terhadap nyeri pada lansia dengan GA.Kata Kunci : Intensitas Nyeri, Lansia, Gout Arthritis, Brainwave Entrainment