Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERILAKU KONSUMTIF DI PERBANKAN SYARIAH DAN DAMPAKNYA KEPADA NILAI TUKAR Mulfi Aulia
Jurnal Al-Mizan Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v3n1.61-79

Abstract

Perkembangan lembaga keuangan syariah dalam beberapa tahun cukup fluktuatif. Hal ini cukup menggambarkan bahwa sebagian besar elemen masyarakat hanya disibukkan dengan hal-hal yang bersifat ideologis dan belum menghayati nilai-nilai dan tujuan syariah dalam berekonomi. Salah satu faktor yang menyebabkan disintegrasi pemahaman masyarakat terhadap ekonomi syariah yaitu kemiripan praktik ekonomi lembaga keuangan syariah dan lembaga keuangan non-syariah. Hingga saat ini masyarakat hanya bisa menitipkan uangnya atau menginvestasikan hanya uangnya di bank syariah, padahal modal yang mereka miliki bukan hanya itu, masih ada rumah, tanah, kendaraan atau apapun yang bersifat produktif. Disisi lain komoditi yang dijual oleh bank syariah tidak jauh berbeda dengan yang dijual oleh bank konvensional seperti rumah, kendaraan dan modal kerja. Dalam tulisan ini penulis akan memaparkan pengaruh perbankan syariah terhadap nilai tukar rupiah
Analisis Implementasi UU 33/2014 dan PP 42/2024 terhadap Pengawasan Produk Halal Oleh BPJPH Muyassaroh Yusroni; Mulfi Aulia
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.9870

Abstract

The supervision of BPJPH over halal labeling on food and beverages is still not optimal, especially due to a lack of education for business actors and the public. Many MSMEs have not included halal/non-halal labels in accordance with Law No. 33 of 2014, even though Indonesia has great potential in the halal industry. Halal certification is mandated by law and the latest government regulations, but the challenges of supervision and certification costs remain an obstacle. This study aims to enhance consumer trust and the effectiveness of regulations using qualitative methods through interviews and literature reviews. The research results indicate that supervision is carried out by business actors internally and by BPJPH externally, supported by LPH and MUI. Cases like marshmallow and Warung Ayam Goreng Widuran emphasize the importance of supervised and transparent distribution. Import-export supervision is still limited but is conducted through inter-agency cooperation. BPJPH implements risk-based supervision and gradual sanctions, as well as establishing synergy with various parties. Overall, the supervision process is in accordance with applicable laws and regulations, covering education, certification, label revocation, cooperation both domestically and internationally, and the implementation of SJPH. Products that do not meet the requirements are advised to label themselves as "not halal."