Saefudin Rosyid, Ujang
STAI La Tansa Mashiro

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Media Cetak Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak (Penelitian Tindakan Kelas di MTs Al Hidayah Kelas I Tahun Pelajaran 2013/2014) Ujang Saefudin Rosyid
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.501 KB) | DOI: 10.55171/jad.v2i1.235

Abstract

The educational process is a series of efforts to guide, direct human potential which includes basic abilities and learning abilities, inheritance in everyday life as individuals, social and economic.The purpose of this study aims to obtain data about student learning improvement through learning. Learning to Use Print Media in Aqidah Akhlak Subjects at MTs Al Hidayah. The method in this study uses Classroom research. Proses kependidikan merupakan rangkain usaha membimbing, mengarahkan potensi hidup manusia yang berupa kemampuan-kemampuan dasar dan kemampuan belajar, sehingga terjadilah perubahan di dalam kehidupan peribadinya sebagai makhluk individual, sosial serta dalam hubungannya dengan alam sekitar dimana ia hidup.Tujuan penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang Peningkatan Belajar siswa melalui Pendekatan Pembelajaran Penggunaan Media Cetak Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Al Hidayah.Metode dalam penelitian ini menggunakan Penelitian tindak Kelas.
Pengaruh Penerapan sangsi Terhadap Karakter Santri di Pondok Pesantren La Tansa Ujang Saefudin Rosyid
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.659 KB) | DOI: 10.55171/jad.v4i1.253

Abstract

Sanction is the suffering given or caused intentionally by parents, teachers and so on) after a violation, crime or error occurs. The purpose of this study was to find data about the effect of sanctions on the character of students at SMP La Tansa Mashiro, Lebakgedong, Lebak. The method used in this research is descriptive method in koresional. From the results of the calculation of the author by using coefficients to (r) to determine the influence between religion to use from the data of students, from the calculation of the data that has been done by the writer in describing the results of the questionnaire is the value of r = 0.979 using Guildford Rule, then the price position between 0.70 - 1.00 meaning which is very influential between the application of sanctions on the character of students. By using the coefficient of determination that is the variable x and the variable y = 95.8%, while the rest of the other factors are not examined by the author.Sangsi adalah penderitaan yang diberikan atau yang ditimbulkan  dengan sengaja oleh seseorang (orang tua, guru dan sebagainya) sesudah terjadi pelanggaran, kejahatan atau kesalahan Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data mengenai pengaruh penerapan sangsi terhadap karakter santri di SMP La Tansa Mashiro, Lebakgedong, Lebak. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dalam koresional. Dari hasil perhitungan penulis dengan menggunakan koefisien korelasi ( r ) untuk mengetahui ke-eratan pengaruh antara penerapan sangsi terhadap karakter santri, dari perhitungan data yang telah dilakukan penulis dalam menguraikan hasil kuisioner adalah nilai r = 0,979 dengan menggunakan Guildford Rule, maka posisi harga r antara 0,70 – 1,00 artinya terdapat pengaruh yang sangat erat antara penerapan sangsi terhadap karakter santri. Dengan menggunakan koefisien determinasi bahwa variabel x dan variabel y sebesar = 95,8 %, sedangkan sisanya dipengaruhi dari faktor lain yang tidak diteliti penulis.
Penerapan Bimbingan Rohani (Tutorial) dalam Meningkatkan Disiplin Beribadah Mahasiswi di Asrama Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro Ujang Saefudin Rosyid; Mega Rustiana
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.645 KB) | DOI: 10.55171/jad.v4i2.259

Abstract

Islamic education or guidance is taught to provide directional, continuous and systematic assistance to each individual so that he can develop the potential or nature optimally so as to live and carry out the tasks in accordance with the guidance of the Qur'an and Hadith. The aims of this research are 1) to know the application of spiritual guidance (Tutorial) in Matthias Academy Dormitory La Tansa Mashiro; 2) Knowing the discipline of student worship at the Mashiro La Tansa Academy Midwife Dormitory; 3) Knowing the application of spiritual guidance (Tutorial) can improve the discipline of worship. The method of this research is qualitative, qualitative research is done on natural condition and discovery. In qualitative research, the researcher is a key instrument. Therefore, researchers must have a stock of theory and extensive insight so can ask, analyze, and construct the object under study becomes more clear. The result of this research is the application of spiritual guidance (tutorial) is any action that shows to form and nurture, and the spiritual guide is someone who can provide assistance to individuals or groups of individuals in developing the potential of mind, mind, soul, faith and belief and can menagani problematics life and life properly and correctly independently in accordance with the provisions and instructions of God to achieve usefulness towards fellow human beings to kebahagian life in the world and akherat.  Pendidikan atau bimbingan rohani Islam diajarkan untuk memberi bantuan yang terarah, kontiniu dan sistematis kepada setiap individu agar ia dapat mengembangkan potensi atau fitrah secara optimal sehingga dapat hidup dan menjalankan tugas sesuai dengan tuntunan Al Qur’an dan Hadist. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui penerapan bimbingan rohani (Tutorial) di Asrama Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro; 2) Mengetahui disiplin ibadah mahasiswa di Asrama Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro; 3) Mengetahui penerapan bimbingan rohani (Tutorial) dapat meningkatkan disiplin ibadah. Metode penelitian yang dilakukan penelitain ini adalah metode kualitatif, Penelitian kualitatif dilakukan pada kondisi alamiah dan bersifat penemuan. Dalam penelitian kualitatif, peneliti merupakan instrument kunci. Oleh karena itu, peneliti harus memiliki bekal teori dan wawasan yang luas jadi bisa bertanya, menganalisis, dan mengkonstruksi objek yang diteliti menjadi lebih jelas. Hasil dalam penelitian ini adalah Penerapan bimbingan rohani (tutorial) merupakan segala tindakan yang menunjukan  untuk membentuk dan memelihara, dan pembimbing rohani yaitu seseorang yang dapat memberikan bantuan terhadap individu atau kelompok individu dalam mengembangkan potensi akal, pikiran, jiwa, keimanan dan keyakinan serta dapat menagani problematika hidup dan kehidupanya dengan baik dan benar secara mandiri sesuai dengan ketentuan dan petunjuk Allah untuk mencapai kebermanfaatan terhadap sesama manusia menuju kebahagian hidup di dunia dan akherat.
Peranan Kebijakan Pimpinan Terhadap Kenyamanan Peserta Didik Di Pondok Pesantren Tafrijul Ahkam Cikiray Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Tahun Pelajaran 2015 Ujang Saefudin Rosyid
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.984 KB) | DOI: 10.55171/jad.v3i1.243

Abstract

An organization will succeed or even fail, mostly determined by a leader. A noble expression that says that leaders are responsible for failure to carry out a job, is an expression that occupies the position of leader in an organization in the most important position. The purpose of this study is to obtain data on the role of the leadership, to know the convenience of students and to know the role of the Leadership Policy on the Comfort of students at the Tafrijul Ahkam Cikiray Islamic Boarding School in Cibadak District, Lebak Regency 2015/2016 Academic Year. The method used in this study is analytical description. This method is used because in the study only collects data only, then the data is processed up to drawing conclusions. This study is a study that uses an approach through a qualitative approach. Qualitative approach is the research of data collected not in the form of the numbers, but come from interview texts, field notes, personal documents, memo notes, and other official documents. The results of the study of the role of leaders in the Tafrijul Ahkam Cikiray Islamic Boarding School in Rangkasbitung District, Lebak Regency 2015/2016 Academic Year greatly influenced the teaching and learning conditions, this was proven by the leadership paying attention to the school / class physical conditions, socio-emotional settings and organizational arrangements and administrative arrangements in the school environment and in the classroom environment. The comfort of students at the Tafrijul Ahkam Cikiray Islamic Boarding School in Rangkasbitung District, Lebak Regency 2015/2016 Academic Year can be said to be comfortable because the physical condition and location of Islamic boarding schools meet the standards. Leadership Policy on the Comfort of Students at Tafrijul Islamic Boarding School 2015/2016 lessons. The role of the leader in determining policies to improve the comfort of students, should know and choose effective ways. This knowledge and skills are needed, because choosing effective ways of increasing comfort will enable teachers and students to be able to apply and determine ways that are appropriate to individual, psychological and individual student needs. Suatu organisasi akan berhasil atau bahkan gagal sebagian besar di tentukan oleh seorang pemimpin. Suatu ungkapan mulia yang mengatakan bahwa pemimpinlah yang bertanggung jawab atas kegagalan pelaksanaan suatu pekerjaan, merupakan ungkapan yang mendudukan posisi pemimpin dalam suatu organisasi pada posisi yang terpenting. Tujuan penelitian ini adalah Untuk memperoleh data peranan pimpinan, mengetahui kenyamanan peserta didik dan mengetahui peranan Kebijakan Pimpinan  terhadap Kenyamanan peserta didik di Pondok Pesantren Tafrijul Ahkam Cikiray Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Tahun Pelajaran 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftip analitis.Metode ini digunakan karena dalam penelitian hanya mengumpulkan data semata yang selanjutnya data tersebut diolah sampai dengan penarikan kesimpulan.Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan melalui pendekatan kualitatif.pendekatan kualitatif adalah penelitian data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, dokumen pribadi, catatan memo, dan dokumen resmi lainnya.Hasil penelitian Peranan pimpinan di Pondok Pesantren Tafrijul Ahkam Cikiray Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak Tahun Pelajaran 2015/2016 sangat mempengaruhi terjadinya kondisi belajar-mengajar, hal ini terbukti pimpinan memperhatikan pengaturan kondisi fisik sekolah/kelas, pengaaturan sosio-emosional, dan pengaturan organisasional serta pengaturan administrasi di lingkungan sekolah maupun di lingkungan kelas. Kenyamanan peserta didik di Pondok Pesantren Tafrijul Ahkam Cikiray Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak Tahun Pelajaran 2015/2016 sudah bisa dikatakan nyaman karena kondisi fisik dan lokasi pondok pesantren sudah memenuhi standar.Kebijakan Pimpinan  terhadap Kenyamanan peserta didik di Pondok Pesantren Tafrijul Ahkam Cikiray Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Tahun Pelajaran 2015/2016. Peranan Pemimpin dalam menentukan kebijakan untuk meningkatkan kenyamanan peserta didik, hendaknya mengetahui dan memilih cara yang efektif. Pengetahuan dan keterampilan ini diperlukan, sebab dalam memilih cara meningkatkan kenyamanan yang efektif akan memungkinkan guru dan peserta didik mampu menerapkan dan menentukan cara yang sesuai dengan perbedaan individual, kejiwaan dan kebutuhan setiap siswa.
METODE PEMBELAJARAN DALAM PERSPEKTIF NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM Ujang Saefuddin Rosyid
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.242 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i1.414

Abstract

Metode pembelajaran merupakan cara yang digunakan pendidik untuk menyampaikan materi ajar kepada peserta didik. Penerapan metode pembelajaran yang tepat akan mewujudkan tercapainya tujuan suatu proses pembelajaran yang diharapkan. Sejatinya dalam metode pembel  ajaran sebagai guru manusia pun memiliki guru terbaik yakni Nabi Muhammad SAW, sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah SAW suri teladan yang baik. Dan hal yang terpenting bahwa tidak ada metode yang paling ideal, karena setiap metode mempunyai karakteristik, kelebihan, dan kelemahannya masing-masing, oleh karena itu dalam proses pembelajaran di lapangan, pendidiklah yang paling mengetahui metode mana yang sesuai dan tepat untuk diterapkan kepada peserta didiknya.Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui metode pembelajaran dalam perspektif Nabi Muhammad SAW. (2) Untuk mengetahui historisitas metode pembelajaran dalam perspektif Nabi Muhammad SAW. (3) Untuk mengtahui relevansi metode pembelajaran dalam perspektif Nabi Muhammad SAW dengan Pembelajaran Saat Ini.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif kajian historis. Menjelaskan laporan tentang apa yang telah ditemukan oleh peneliti lain atau membahas masalah penelitian, yang meliputi, mencari, membaca, dan menelaah laporan-laporan penelitian dan bahan pustaka yang memuat teori-teori yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan.Hasil dari penelitian ini adalah (1) Metode pembelajaran dalam perspektif Nabi Muhammad SAW diantaranya  terdapat metode ceramah, metode diskusi, metode eksperimen, metode tanya jawab, metode demonstrasi, metode keteladanan, metode pembiasaan, metode mau’izhat dan nasihat, metode kisah, metode perumpamaan, metode hadiah dan hukuman, metode gradual, metode perbandingan, metode kinayat, dan metode menggunakan gambar. (2) Historisitas metode pembelajaran dalam perspektif Nabi SAW dalam menyampaikan materi ajar kepada sahabat atau peserta didiknya yang diantaranya tercatat dalam beberapa riwayat Hadits Nabi SAW, (3) Relevansi metode pembelajaran dalam perspektif Nabi SAW dengan pembelajaran saat ini yaitu umumnya metode saat ini didasari dengan metode pembelajaran yang bersumber Nabi SAW yang kemudian terdapat sedikit modifikasi dimasa sekarang. Sehingga dengan kepiawaian pendidik, metode yang diterapkan Nabi SAW dimasa lampau masih sangat relevan dipergunakan dalam konteks pembelajaran saat ini.