Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Relevansi Sistem Pendidikan Ponpes Nurul Faizin Cilangkap Dalam Era Modernisasi Asrowi Asrowi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.132 KB) | DOI: 10.55171/jad.v3i2.249

Abstract

The Indonesian social cultural life is very dependent and colored by religious values so that religious life cannot be resolved from the life of the Indonesian people. As a country based on religion, religious education cannot be ignored in the implementation of national education. Religious people with religious institutions in Indonesia are great potential and as the basic capital in the nation's mental spiritual development and are a national potential for the development of the physical material of the Indonesian nation. The purpose of this study was to study the relevance of the education system of Nurul Faizin Cilangkap Islamic Boarding School in the Modernization era. The results showed that the education system in Nurul Faizin Islamic boarding school was carried out through three channels. First, cottage / non-classical education pathways, with sorogan and bandongan detection methods. Secondly, madrasah / classical education pathways, with methods that complement lectures, question and answer, discussions, demonstrations, and drill / practice language skills. Third, co-curricular education pathways include the development of talents possessed by santri, such as providing sewing-agriculture, agriculture, plantation, cooperative skills, calligraphy, screen printing, electronics, computers, and so on.Kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia sangat dipengaruhi dan diwarnai oleh nilai-nilai agama sehingga kehidupan beragama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia. Sebagai negara yang berdasarkan agama, pendidikan agama tidak dapat diabaikan dalam penyelengaraan pendidikan nasional. Umat beragama beserta lembaga-lembaga keagamaan di Indonesia merupakan potensi besar dan sebagai modal dasar dalam pembangunan mental spiritual bangsa dan merupakan potensi nasional untuk pembangunan fisik materiil bangsa Indonesia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui relevansi system pendidikan Ponpes Nurul Faizin Cilangkap dalam era Moderenisasi. Hasil penelitian menunjukan Sistem pendidikan di pesantren Nurul Faizin  dilaksanakan melalui tiga jalur. Pertama, jalur pendidikan pondok/non-klasikal, dengan metode pengajaran utamanya sorogan dan bandongan. Kedua, jalur pendidikan madrasah/klasikal, dengan metode pengajaran yang meliputi ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan drill/latihan kemampuan bahasa. Ketiga, jalur pendidikan ko-kurikuler berupa pengembangan bakat yang dimiliki oleh para santri, seperti memberi ketrampilan jahit-menjahit, pertanian, perkebunan, koperasi, kaligrafi, sablon, elektronika, komputer, dan sebagainya.Pesantren tradisional perlu berintegrasi ke dalam pendidikan nasional dengan memasukkan kurikulum negeri di lembaga pesantren tradisional. Bagaimanapun juga harus diakui bahwa saat ini pesantren tradisional sebagai suatu sistem pendidikan masih berada di luar lingkungan pendidikan nasional yang ada. Ia diakui sebagai pendidikan yang hidup di tengah-tengah dan menjadi bagian dari masyarakat bangsa. Secara potensial, ia merupakan salah satu dari lembaga pendidikan yang ideal bagi bangsa kita, karena kemampuannya membentuk watak mandiri dalam diri para lulusannya selama ini. Akan tetapi kelebihan potensi itu hanya akan tetap berupa potensi jika pesantren sendiri tidak memikirkan langkah-langkah menggunakan kelebihannya itu guna turut membentuk pendidikan nasional yang relevan bagi bangsa kita yang sedang membangun. Dalam jangka panjang, bisa jadi pesantren tradisional akan ditinggalkan masyarakat apabila tidak menjadi bagian dari pendidikan nasional, karena dianggap tidak peka terhadap tuntutan dan kebutuhan zaman.
Kemampuan Komunikasi Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Bercerita Buku Bergambar Asrowi Asrowi; Fenty Fahriyani
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jaa.v3i1.639

Abstract

Salah satu tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kemampuan komunikasi anak usia 4-5 tahun sebelum menggunakan metode bercerita buku bergambar di RA An-Najat II Lebak, Banten. Kemampuan komunikasi anak harus distimulus sejak dini, yaitu sejak usia prasekolah, yang selanjutnya anak memberikan ketrampilan kepada anak untuk berbahasa dan berkomunikasi dengan baik dan benar kepada semua orang menggunakan prinsip yang berpedoman pada perkembangan dan kesesuaian karakteristik anak. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan penelitian tindakan kelas (PTK) atau yang lebih dikenal dengan Class Room Research, dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi anak kelompok A di RA An-Najat II sesudah menggunakan metode bercerita buku bergambar mengalami peningkatan yaitu ”Berkembang Sesuai Harapan (BSH)”. Hal itu terbukti dari 10 anak kelompok A diRA An-Najat II, yang kemampuan berbicaranya mencapai kriteria berkembang sangat baik (BSB), 8 anak kemampuan berbicaranya berada pada kriteria mulai berkembang (MB) dan 2 anak.Kata kunci: Komunikasi anak usia dini, buku cerita.
Efektivitas Pembelajaran Madrasah Diniyah Awaliyah Di Masa Pendemi Covid-19 (Penelitian Studi Kasus di Madrasah Diniyah Al-Khaeriyah Kopo Serang-Banten) Iwan Setiawan; Asrowi Asrowi
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.391 KB) | DOI: 10.55171/jaa.v2i1.600

Abstract

Kurangnya dorongan dari orang tua, kurangnya minat siswa untuk belajar, aturan untuk mematuhi protokol kesehatan, berkurangnya sumberdaya manusia (SDM)/berkurangnya jumlahsiswa,dan kepedulian orang tua yang berlebihan terhadap anak akibat Covid-19 yang menyebabkan pembelajaran di Madrasah Diniyah Al-Khaeriyah tidak efektif. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tujuan penelitian dengan metode ini adalah secara khusus untuk menjelaskan dan memahami objek yang diteliti secara khusus sebagai suatu kasus. Hasil penelitian efektivitas pembelajaran di Madrasah Diniya Al-Khaeriyah Kopo-Serang menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran di Madrasah Diniyah Awaliyah mengalami penurunan yang signifikan selama masa pandemi Covid-19. Hal ini dikarenakan kurangnya dorongan dari orang tua, serta sulitnya mendapatkan izin dari masing-masing orang tua, akibat kekhawatiran yang berlebihan terhadap kesehatan anak dengan virus covid-19. Orang tua khawatir tentang keselamatan anak-anak mereka ketika mereka berada di luar rumah.Kata Kunci : Belajar dan Madrasah
Perencanaan Dan Pelaksanaan Supervisi Pendidikan Serta Ugensinya Asrowi Asrowi
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.388 KB) | DOI: 10.55171/jaa.v2i1.602

Abstract

Pendidikan yang merupakan sistem kerja yang harus saling terkait antara komponen yang satu dengan lainnya. Bila selama ini guru selalu menjadi sorotan sekaligus ujung tombak pelaksanaan pendidikan di berbagai jenjang, sebenarnya masih ada komponen lain yang harus diberdayakan dalam aplikasi pendidikan di lapis bawah yaitu peran kepala sekolah. Kinerja guru dalam mengabdikan dirinya sebagai pemecahannya, sehingga tidaklah mengherankan jika hampir setiap bangsa telah menempatkan masalah pendidikan dalam suatu tempat yang utama.Namun demikian, upaya untuk melaksanakan pencapaiannya yakni mencapai tujuan pendidikan yang dikehendaki, hal itu harus diikuti dengan prinsip-prinsip yang telah dikembangkan serta teruji kebenarannya sehingga prinsip-prinsip itupun kiranya akan mendasari pemecahan masalah baik dalam hal kebijakannya yang akan tercermin dalam perencanaan pendidikan atau dalam perencanaan kurikulum maupun dalam hal-hal yang lebih operasional, yang dapat kita tinjau di sekolah atau di kelas sebagai lembaga yang melaksanakan pendidikan secara formal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu bentuk penelitian pada kondisi alamiah, di mana hasil penelitian adalah hasil serapan dari fakta-fakta lapangan, tanpa manipulasi. Karena bersifat deskriptif, maka temuan-temuan penelitian ini akan dikonsultasikan dengan teori-teori, hasil riset terdahulu, ataupun generalisasi-generalisasi.Supervisi merupakan pengamatan secara langsung dan berkala oleh atasan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan oleh bawahan untuk kemudian apabila ditemukan masalah, segera diberikan petunjuk atau bantuan yang bersifat langsung guna mengatasinya. Supervisi sering diartikan sebagai bantuan yang diberikan untuk memperbaiki situasi belajar mengajar yang lebih baik. supervisi pendidikan perlu untuk dilakukan karena pada dasarnya supervisi pendidikan dilakukan untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada guru agar dapat menemukan jalan keluar dalam menghadapi permasalahan-permasalahan diatas secara mandiri, sehingga dapat berimplikasi juga terhadap peningkatan prestasi kerjanya. Supervisi pendidikan memiliki fungsi utama yaitu ditujukan pada perbaikan dan peningkatan kualitas pengajaran. Dalam melaksanakan tugasnya seorang supervisor harus berpegang pada prinsip-prinsip yang kokoh demi  kesuksesan tugasnya.Kata kunci : Supervisi, Pendidikan dan Urgensi
Psikologi Dan Al-Qur’an Solusi Permasalahan Di Era Globalisasi Asrowi Asrowi
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.823 KB) | DOI: 10.55171/jaa.v1i2.626

Abstract

Keberadaan psikologi menjadi salah satu kebutuhan hidup manusia era baru tekait berbagai masalah yang muncul sebagai akibat dari globalisasi, konflik keluarga, budaya, budaya, ekonomi, sosial, pertemuan budaya yang berbeda dan persaingan menjadi salah satu penyebab penyebaran penyakit. kehidupan virus yang akan mempengaruhi struktur universal manusia. Berbagai cara digunakan oleh peneliti publik untuk memecahkan masalah terganngu mental akibat konflik global. Manusia dalam mengatasi permasalahan dan permasalahan yang terjadi di lingkungannya membutuhkan bimbingan dan solusi yang tepat. Dal qur'an ini adalah jalan hidup dan solusi untuk mengatasi segala problematika jiwa manusia. Sebab, terjadinya berbagai tekanan psikologis didahului oleh komposisi masyarakat yang tidak memiliki rasa percaya diri dan kesabaran. Oleh karena itu, untuk memperoleh kebahagiaan dan ketenteraman hidup perlu bimbingan spiritual melalui pendekatan agama dan al-Qur'an. Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam, wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada umatnya sebagai pedoman hidup bagi manusia untuk bahagia dan Akhirat. Al-Qur'an Sebagai pedoman hidup mengandung konsep-konsep ajaran dan sistem kehidupan yang sangat luar biasa. Semua aspek kehidupan manusia dapat diatur dan diarahkan oleh Al-Qur'an. Dengan hasil eksperimen perbandingan, kesimpulan awal dapat diperoleh: bahwa mendengarkan ayat-ayat Al-Qur'an memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perubahan fisiologi dan psikologi manusia. Demikianlah kemajuan ilmu pengetahuan telah mengungkapkan: bahwa Al-Qur'an diturunkan memiliki kegunaan untuk kemaslahatan manusia, meskipun hanya mendegarkannya. Kemajuan teknologi telah mendeteksi secara akurat: bahwa mendengarkan ayat-ayat Al-Qur'an dapat merelaksasi saraf reflektif, berfungsinya organ tubuh, serta memberikan aura positif pada tubuh manusia. Kata kunci :  Psikologi, Al-Qur’an, Era Globalisasi
Pendidikan Islam Menurut Syaikh Nawawi Al-Bantani Dan Implikasinya Di Era Globalisasi Asrowi Asrowi
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jaa.v3i2.741

Abstract

Hakikat pendidikan dan pengajaran dalam Islam menurut Nawawi mencakup term ta’lim, tarbiyah dan ta’dib. Pendidikan mencakup transfer of knowledge, transfer of value, transfer of methodology, dan transformasi. Pendidikan mencakup jasmani (praktik/amal), intelektual, mental/spiritual dan berjalan sepanjang hidup dan integral.  Untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut memerlukan pemikiran tentang muatan pendidikan Islam. Dari berbagai pernyataan Syekh Nawawi, hal utama yang diberikan dalam proses pendidikan adalah masalah ilmu-ilmu keagamaan yang wajib personal. Sedangkan yang paling utama dari kewajiban personal itu ialah iman tauhid. Sebagai implikasi dari pandangan Syekh Nawawi tersebut tentu terdapat dampak positif edukatif dan juga terdapat dampak negatif edukatifnya. Dampak edukatif positifnya adalah rasa tanggung jawab yang sangat kuat telah menghujam pada pemikiran pendidikannya, dan mengukuhkan rasa tanggung jawab moral. Penghargaannya terhadap persoalan pendidikan Islam sangat tinggi, bahkan menilainya sebagai wujud tanggung jawab keagamaan yang sangat luhur. Tugas mengajar dan belajar tidak sekadar sebagai tugas-tugas profesi kerja dan tugas-tugas kemanusiaan tetapi lebih jauh dari itu yakni sebagai tuntutan kewajiban agama. Tanggung jawab dan kewajiban agama sebagai titik sentral baik dalam kontruksi tataran konsep maupun tataran aplikasi pendidikan. Atau dengan kata lain jika tuntutan tidak sejalan dengan tuntutan keagamaan, maka yang harus didahulukan ialah tuntutan keagamaan.Kata Kunci : Nawawi dan Pendidikan
PSIKOLOGI DAN AL-QUR’AN ( Solusi Permasalahan Di Era Globalisasi ) Asrowi Asrowi
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jaa.v4i1.921

Abstract

Keberadaan psikologi menjadi salah satu kebutuhan hidup manusia era baru tekait berbagai permasalahan yang muncul sebagai akibat dari globalisasi, konflik keluarga, budaya, budaya, ekonomi, sosial, bertemunya budaya yang berbeda dan persaingan menjadi salah satu penyebab penyebaran virus kehidupan yang akan mempengaruhi struktur manusia secara universal. Berbagai cara dilakukan oleh para peneliti masyarakat untuk mengatasi permasalahan mental terganngu akibat konflik global tersebut.  Manusia dalam mengatasi permasalahan dan isu-isu yang terjadi di lingkungannya membutuhkan tuntunan dan solusi yang akurat. Dal hal ini Al-Qur'an merupakan pedoman hidup dan solusi untuk mengatasi segala permasalahan jiwa manusia. Oleh karena itu, terjadinya berbagai tekanan kejiwaan diawali dengan komposisi masyarakat yang tidak memiliki keyakinan dan kesabaran. Oleh karena itu, untuk memperoleh kebahagiaan dan ketenangan hidup diperlukan bimbingan rohani melalui pendekatan agama dan Al-Quran.  Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam, wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada umatnya sebagai pedoman hidup bagi umat manusia agar bahagia dunia dan akhirat. Al-Qur'an sebagai pedoman hidup mengandung konsep-konsep ajaran dan sistem kehidupan yang luar biasa. Seluruh aspek kehidupan manusia dapat diatur dan diarahkan oleh Al-Qur'an.   Dengan hasil eksperimen komparatif tersebut, dapat diambil kesimpulan awal: bahwa mendengarkan ayat-ayat Al-Qur'an memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perubahan fisiologi dan psikologi manusia. Dengan demikian kemajuan ilmu pengetahuan telah mengungkapkan: bahwa Al-Qur'an diturunkan memiliki kegunaan untuk kemaslahatan manusia, meskipun hanya sekedar mendegarkannya. Kemajuan teknologi telah mendeteksi secara akurat: bahwa mendengarkan ayat-ayat Al-Qur'an dapat mengendurkan syaraf-syaraf reflektif, memfungsikan organ-organ tubuh, serta memberikan aura positif pada tubuh manusia