Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Taxpayer Awareness, Tax Sanctions, Moral Obligation, Tax Socialization, and The Drive-Thru SAMSAT System Toward Taxpayer Compliance in Paying Motor Vehicle Tax (Case Study at SAMSAT Badung Bali) Arizona, I Putu Edy; Hartini, Made Laksmi Sena; Yanti, Ni Putu Novita Eka
Journal of International Conference Proceedings Vol 6, No 2 (2023): 2023 ICPM Bandung Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v6i2.2359

Abstract

Data on motor vehicle tax arrears at the Badung SAMSAT for 2017-2021 has increased, this shown that there are still citizens who don't comply with their assess commitments. The goal of this study was to ascertain how the drive-through samsat system, tax penalties, moral obligation, and tax socialization affected taxpayer compliance with paying motor vehicle taxes at SAMSAT Badung. This study aims to test and obtain empirical evidence of the effect of taxpayer awareness, tax sanctions, moral obligation, tax socialization, and the drive-thru SAMSAT system on taxpayer compliance in paying motor vehicle taxes at SAMSAT Badung. This study uses a survey method with a questionnaire instrument to collect data. The number of samples used is 100 respondents with the sampling method is accidental sampling. The research data were analyzed using multiple linear regression. The results showed that tax socialization and the drive-thru SAMSAT system had a positive impact on taxpayer compliance in paying motor vehicle taxes at SAMSAT Badung. While moral obligation, tax penalties, and taxpayer awareness have no bearing on a taxpayer's willingness to pay motor vehicle taxes at SAMSAT Badung.
Analisis Kebijakan Pajak Daerah di Kabupaten Banyumas Pasca Terbitnya Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 Hartini, Made Laksmi Sena; Lilik Rohmawati; Rifki Adhi Prasetyo
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.15301

Abstract

Pajak daerah merupakan sumber pendapatan lokal yang fundamental dan memainkan peran penting dalam membiayai kegiatan pemerintah serta mendorong pembangunan regional. Pajak daerah berperan penting dalam meningkatkan pendapatan daerah (PAD). Perda Banyumas Nomor 1 Tahun 2024 mengandung beberapa perubahan fundamental yang sangat signifikan dibandingkan dengan peraturan sebelumnya. Perubahan signifikan ini akan berdampak pada mekanisme perpajakan di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Implementasi Perda 1/2024 membawa perubahan signifikan pada sistem pemungutan pajak daerah di Kabupaten Banyumas. Peraturan ini tidak hanya menyederhanakan struktur pajak dengan menggabungkan beberapa jenis pajak menjadi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), tetapi juga menyesuaikan tarif. Reformasi kebijakan ini terbukti meningkatkan efektivitas pengumpulan pajak daerah, sebagaimana tercermin dalam penurunan deviasi negatif realisasi pajak dibandingkan dengan target anggaran pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Selain itu, kontribusi pajak daerah terhadap PAD menunjukkan peningkatan, meskipun keduanya masih berada dalam kategori menengah dengan kontribusi rata-rata sebesar 34,58%. Hal ini menunjukkan bahwa Perda 1/2024 telah memberikan dampak positif dalam mengoptimalkan pendapatan pajak daerah.