Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Expert System for Areca Plant Disease Detection Using Forward Chaining Method Irawan, Muhammad Dedi; Siregar, Helmi Fauzi; Simargolang, Muhammad Yasin; Liana, Tika
PIKSEL : Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded and Logic Vol 8 No 2 (2020): September 2020
Publisher : LPPM Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/piksel.v8i2.2291

Abstract

Areca palm has been widely planted by the people of the Asahan Regency. This plant is cultivated not only by the farmers, but also by many people living in this regency. Therefore, an expert system is needed to help villagers in detecting areca palm desease. In areca palm cultivation, pests and diseases attack always happen. The purpose of this research is to apply an expert system as a tool to diagnose and also provide advice for control. This expert system, in the form of a consultation scenario, can be done by answering every question (yes or no); all answers are compared to the areca palm plants needs based-on expert experience. The inference method used is forward chaining. The output of this system is the types of diseases, percentages, symptoms, definitions, treatment, and prevention. Keywords: Areca Palm, Expert System, Forward Chaining.
Implementasi Algoritma K-Means Data Mining Untuk Clustering Data Transaksi Pengeluaran Toko Sepatu Auli, Nur Adzilla; Simargolang, Muhammad Yasin
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Periode September 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i2.4943

Abstract

Toko Sepatu Ldr. Secondbrand merupakan salah satu toko di Pekan Baru yang belum pernah memanfaatkan data transaksi toko tersebut, terlebih lagi mereka tidak mengetahui bahwa data tersebut dapat diolah yang nantinya akan menciptakan data yang bermanfaat untuk toko itu sendiri. Bersumber pada permasalahan tersebut maka penulis akan melaksanakan riset terkait penerapan algoritma K-Means pada data transaksi pengeluaran guna mengetahui pola pembelian customer, yang nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan lebih lanjut oleh toko tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengimplementasikan Data Mining pada transaksi pengeluaran toko sepatu Ldr. Secondbrand, yang menggunakan algoritma K-Means yang visualisasinya akan ditampilkan di web. Data yang di input ke dalam sistem ialah data pengeluaran sewa gedung, data gaji karyawan, air, listrik dan lain-lain yang bersifat pengeluaran. Dari hasil pengujian sistem terlihat bahwa pada cluster 1 biaya pengeluaran terbesarnya sebanyak 72,000,000.00 per tahunya, pada cluster 2 6,600,000.00, pada cluster 3 2,940,000.00 dan pada cluster 4 105,000,000.00. Sistem yang dirancang dapat menyelesaikan permasalahan Clustering data transaksi pengeluaran toko sepatu Ldr. Secondbrand dikarenakan sistem dapat memberikan sebuah informasi mengenai data transaksi pengeluaran yang tersusun secara klasifikasi.
Implementasi Algoritma K-Means Data Mining Untuk Clustering Data Transaksi Pengeluaran Toko Sepatu Auli, Nur Adzilla; Simargolang, Muhammad Yasin
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Periode September 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i2.4943

Abstract

Toko Sepatu Ldr. Secondbrand merupakan salah satu toko di Pekan Baru yang belum pernah memanfaatkan data transaksi toko tersebut, terlebih lagi mereka tidak mengetahui bahwa data tersebut dapat diolah yang nantinya akan menciptakan data yang bermanfaat untuk toko itu sendiri. Bersumber pada permasalahan tersebut maka penulis akan melaksanakan riset terkait penerapan algoritma K-Means pada data transaksi pengeluaran guna mengetahui pola pembelian customer, yang nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan lebih lanjut oleh toko tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengimplementasikan Data Mining pada transaksi pengeluaran toko sepatu Ldr. Secondbrand, yang menggunakan algoritma K-Means yang visualisasinya akan ditampilkan di web. Data yang di input ke dalam sistem ialah data pengeluaran sewa gedung, data gaji karyawan, air, listrik dan lain-lain yang bersifat pengeluaran. Dari hasil pengujian sistem terlihat bahwa pada cluster 1 biaya pengeluaran terbesarnya sebanyak 72,000,000.00 per tahunya, pada cluster 2 6,600,000.00, pada cluster 3 2,940,000.00 dan pada cluster 4 105,000,000.00. Sistem yang dirancang dapat menyelesaikan permasalahan Clustering data transaksi pengeluaran toko sepatu Ldr. Secondbrand dikarenakan sistem dapat memberikan sebuah informasi mengenai data transaksi pengeluaran yang tersusun secara klasifikasi.
IMPLEMENTASI ALGORITMA K-MEANS UNTUK CLUSTERING DOKUMEN HUKUM DALAM SISTEM PENCARIAN DOKUMEN DI KANTOR HUKUM Afwika, Wan Khaira; Simargolang, Muhammad Yasin
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4794

Abstract

Abstract: Law firms are institutions that rely heavily on legal documents as sources of information and as a basis for decision-making. Over time, the number of stored legal documents, such as contracts, powers of attorney, court decisions, and laws and regulations, increases in number and variety. This often makes it difficult to quickly and accurately find relevant documents, especially if document management is not systematically structured. Manual document searches are not only time-consuming but also prone to human error, such as errors in categorization or indexing. The data used in this study are legal documents in text form, such as court decisions, contracts, laws and regulations, and other similar documents in digital format (.txt, .docx, or .pdf files that have been converted to text). The purpose of this study is to implement the K-Means algorithm to cluster legal documents based on their content. More relevant and faster search results with clustering, such as cluster 0 documents on criminal law, corruption, and restorative justice; cluster 1 documents on personal data protection, electronic information technology (ITE), and online gender-based violence; and cluster 2 documents on civil and administrative law, such as employment agreements, consumer protection, and customary land. The system, integrated with clustering results, shows improved performance compared to conventional search systems that rely solely on keyword searches.Keywords: Implementation, K-Means Algorithm, Clustering, Legal Documents. WebAbstrak: Kantor hukum merupakan institusi yang sangat bergantung pada dokumen hukum sebagai sumber informasi dan dasar pengambilan keputusan. Seiring berjalannya waktu, jumlah dokumen hukum yang tersimpan seperti kontrak, surat kuasa, putusan pengadilan, dan peraturan perundang-undangan semakin banyak dan beragam. Kondisi ini sering kali menimbulkan kesulitan dalam pencarian dokumen yang relevan secara cepat dan tepat, terutama jika pengelolaan dokumen tersebut belum terstruktur secara sistematis. Pencarian dokumen secara manual tidak hanya memakan waktu, tetapi juga rentan terhadap kesalahan manusia, seperti kekeliruan dalam pengkategorian atau pengindeksan. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah dokumen hukum berbentuk teks, seperti putusan pengadilan, kontrak, peraturan perundang-undangan, dan dokumen sejenis lainnya dalam format digital (.txt, .docx, atau .pdf yang sudah diubah menjadi teks). Tujuan dalam penelitian ini mengimplementasikan algoritma K-Means untuk melakukan clustering terhadap dokumen hukum berdasarkan isi dokumen. Hasil pencarian yang lebih relevan dan cepat dengan pembagian cluster seperti cluster 0 dokumen Dokumen bertema hukum pidana, korupsi, dan keadilan restorative, cluster 1 Dokumen bertema perlindungan data pribadi, ITE, dan kekerasan berbasis gender online dan cluster 2 Dokumen bertema hukum perdata dan administrasi, seperti perjanjian kerja, konsumen, dan tanah adat. Sistem yang telah diintegrasikan dengan hasil clustering menunjukkan peningkatan performa dibandingkan sistem pencarian konvensional yang hanya mengandalkan pencarian kata kunci.Kata Kunci: Implementasi, Algoritma K-Means, Clustering, Dokumen Hukum. Web