Kristian, Alvin Budiman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Apakah Orang Kristen Boleh Bermeditasi? Tinjauan Teologis Pandangan New Age Movement Lumintang, Shendy Carolina; Padan, Stefanus; Kristian, Alvin Budiman
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol 6, No 1 (2023): September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v6i1.452

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk meninjau tentang meditasi New Age Movement secara teologis, sehingga memberikan wawasan dan mendorong orang Kristen untuk memiliki sikap kritis terhadap meditasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian integratif (teologi integratif). Praktik meditasi bagi New Age Movement meniadakan wahyu dan penebusan Yesus Kristus, selain itu meniadakan fakta manusia berdosa. Orang Kristen yang memberlakukan meditasi dalam kekristenan perlu merekonstruksi pemahaman secara teologis.
KEADILAN SOSIAL DAN INJIL: MEMAHAMI PERAN GEREJA DALAM ERA KETIDAKSETARAAN Kristian, Alvin Budiman
Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 7 No. 1 (2025): Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen (Vol.7, No.1, Desember 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Moriah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55076/didache.v7i1.382

Abstract

In an increasingly complex society, where social inequality has become a pressing issue requiring serious attention, the church, as a religious institution, has great potential to contribute to the creation of a more just and equitable society. This study aims to explore how the church can be at the forefront of social justice by integrating the principles of the Gospel into concrete actions. This research uses a qualitative approach with a literature study method to examine theological and social theories about social justice, as well as the role of the church in addressing inequality. The results of this study show that the church has a moral responsibility to educate its congregation on social justice and encourage them to engage in social activities that combat inequality. Through skills training, economic empowerment, and advocacy for just policies, the church can play a crucial role in creating positive social change. The study also emphasizes the importance of collaboration between the church, social institutions, and the government to achieve common goals in combating inequality. With an approach based on the teachings of the Gospel, the church is expected to make a significant contribution to creating a more just and equitable world. Dalam masyarakat yang semakin kompleks dengan ketidaksetaraan sosial menjadi masalah yang memerlukan perhatian serius, dan gereja sebagai institusi keagamaan memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara.  Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana gereja dapat menjadi ujung tombak keadilan sosial dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip Injil ke dalam tindakan konkret Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk menggali teori-teori teologis dan sosial mengenai keadilan sosial, serta peran gereja dalam mengatasi ketidaksetaraan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gereja memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi jemaatnya mengenai keadilan sosial dan mendorong mereka untuk terlibat dalam kegiatan sosial yang memerangi ketidaksetaraan. Melalui pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, dan advokasi kebijakan yang adil, gereja dapat memainkan peran penting dalam menciptakan perubahan sosial yang positif. Penelitian ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara gereja, lembaga sosial, dan pemerintah untuk mewujudkan tujuan bersama dalam memerangi ketidaksetaraan. Dengan pendekatan yang berbasis pada ajaran Injil, gereja diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan dunia yang lebih adil dan setara.