Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kinerja Pegawai Melalui Pelaksanaan Pendidikan Dan Pelatihan Kepemimpinan Pada Badan Perencananaan Pembangunan Daerah Provinsi Riau Tahun 2019 Desi Devrika Devra
Jurnal Niara Vol. 13 No. 1 (2020)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.961 KB) | DOI: 10.31849/niara.v13i1.3723

Abstract

Salah satu Pendidikan dan Pelatihan yang tujuan utamanya agar setiap pegawai mampu bekerja lebih efisien dan pegawai mampu melaksanakan tugas dengan lebih baik adalah Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan (Diklat Pim IV). Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kinerja Aparatur Sipil Negara pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Riau melalui pelaksanaan pendidikan dan pelatihan daerah Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Riau. Jenis penelitian ini deskriftif analisis kualitatif dengan teknik tipologi sebagai strategi penelitian dengan jumlah informan berjumlah 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua tahapan struktur kurikulum dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan kepepimpinan tingkat IV yang diikuti oleh pejabat struktural eselin IV yang ada di Badan Perencanaan pembangunan Daerah dapat terlaksana dengan baik, dimana tahapan laboratorium kepempinan belum bisa terlaksana dikarenakan masih terbatasnya sarana dan prasarana yang dimiliki serta minimnya anggaran yang diperuntukkan bagi pengembangan sumber daya aparatur yang ada di Pemerintah Provinsi Riau. Aparatur Sipil Negara khususnya pejabat struktural eselon IV yang ada di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Riau sudah mampu bekerja secara profesional dan memiliki kinerja yang baik setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan kepepimpinan tingkat IV karena mereka telah mengalami peningkatan pengetahuan dalam bekerja, memiliki jiwa sebagai pembaharu dalam organisasi, menumbuhkan sikap untuk senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik.
FUNGSI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI RIAU DALAM PELAKSANAAN ANALISIS JABATAN (JOB ANALYSIS) Desi Devrika Devra
JURNAL AL-IQTISHAD Vol 16, No 1 (2020): KINERJA DAN ORGANISASI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jiq.v16i1.9261

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses penyusunan Analisis Jabatan 2016 dilingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana proses Penyusunan Analisis Jabatan Tahun di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dan kendala apa saja yang dihadapi oleh BKD Provinsi Riau dalam penyusunan Analisis Jabatan. Jenis penelitian diskriptif kualitatif dengan jumlah informan penelitian berjumlah 22 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahapan persiapan telah dilakukan dengan proses yang baik serta terencana dengan baik pula, mulai dari tahap perencanaan, penyusunan tim sampai kepada tahap pemberitahuan dan penyampaian formulir analisis jabatan yang akan diisi oleh masing-masing pegawai pada setiap SKPD. Untuk pelaksanaan pengumpulan data jabatan alat pengumpulan data yang digunakan oleh tim penyusunan terdiri dari empat cara yaitu Pengisian daftar pertanyaan, Interview, observasi. Untuk tahapan pengolahan data selama ini sudah sesuai dengan petunjuk teknis yang ada dan berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun dalam proses penetapan peta jabatan masih terjadi kesalahan dan kerancuan dalam pemahamannya. Pada tahapan verifikasi data sejauh ini belum ada satupun SKPD yang mencapai kata sempurna dalam penyusunan analisis jabatannya dengan artian masih membutuhkan revisi yang cukup banyak. Untuk tahapan penyempurnaan hasil analisis jabatan sejauh ini telah terbangun komunikasi dan koordinasi kerja yang baik dengan seluruh SKPD penyusun analisis jabatan sedangkan untuk tahapan penetapan hasil analisis jabatan selama ini dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu presentasi hasil dan Pengesahan Hasil, dan sejauh ini sudah berjalan sesuai aturan dan telah pula dilakukan dengan baik untuk mendapatkan kesesuaian antara jabatan dan beban kerja pegawai.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN MASYARAKAT MENGGUNAKAN ASURANSI SYARIAH Desi Devrika Devra
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 10 No. 2 (2026): JURNAL DIKLAT REVIEW
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v10i2.3043

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola akses informasi masyarakat dan menjadi sarana strategis dalam pemasaran produk jasa keuangan, termasuk asuransi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam membentuk kepercayaan masyarakat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan penggunaan asuransi syariah setelah memperoleh informasi melalui media sosial. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memahami secara mendalam persepsi, dan interpretasi masyarakat terhadap informasi asuransi syariah yang disampaikan melalui platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan penting sebagai sarana edukasi dan penyebaran informasi yang mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai konsep, manfaat, dan mekanisme asuransi syariah. Kepercayaan masyarakat terbentuk melalui transparansi informasi, kredibilitas sumber, serta interaksi digital yang berkelanjutan. Adapun faktor yang memengaruhi keputusan penggunaan asuransi syariah meliputi kualitas informasi, tingkat keterlibatan pengguna, rekomendasi digital, kesesuaian dengan prinsip syariah, dan reputasi perusahaan. Dengan demikian, media sosial menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan literasi, kepercayaan, dan penggunaan asuransi syariah di Indonesia