Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Peningkatkan Prestasi Belajar tentang Sistem Periodik Unsur melalui Metode KIMLA Pada Siswa Kelas X MIPA SMA Setyawati, Happy
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpi.v5i1.33814

Abstract

Abstract. The national curriculum of learning takes place through the Scientific Approach, students are guided to be able to find learning material by themselves. Not all students can be easily active in learning, because they are afraid to ask questions, lazy even some do not understand so learning is increasingly confusing. Learning with the habits of students want to explain the teacher, making students less active in the learning process and the results obtained are not optimal. Chemistry is often considered to be an elusive lesson that causes studentdislike. Pleasant learning methods are needed so as to create joyful nuanced learning situations that make students absorbed, comfortable and excited. The learning method chosen in this study was the KIMLA learning method, namely the method of discussion using songs as a medium in learning Chemistry. With the KIMLA method, it is expected that there will be an increase in the activeness and learning achievement of students in the periodic Chemistry System Learning subject elements. This research is a Classroom Action Research conducted atSMA 1 Ceper Klaten, in the odd semester of the 2018/2019 academic year in September 2018 - October 2019, the target in this study was the tenth grade students of MIPA 1 with 28 students consisting of 12 sons and 16 daughters. Data obtained through observation are direct observations when taking student learning activities data, and assessment sheets are continued by analysis of the average pre-action test scores, cycle 1 and cycle II. The criteria for the success of giving an action are if students get a minimum score of 67 KKM, with the percentage of learning completeness 75% of 28 students, while the success criteria for learningactiveness are 80%. Based on the results of the research and discussion it was concluded that there was an increase in the activeness of students to 96.4% and 100% learning outcomes completed with an average of 79.
Upaya Peningkatkan Prestasi Belajar tentang Sistem Periodik Unsur melalui Metode KIMLA Pada Siswa Kelas X MIPA SMA Setyawati, Happy
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 5, No 3 (2019): JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpi.v5i3.46462

Abstract

Kurikulum nasional pembelajaran berlangsung dengan melalui Pendekatan Scientific, siswa dituntun untuk dapat menemukan materi pembelajaran dengan sendirinya. Tidak semua siswa bisa dengan mudah aktif dalam pembelajaran, karena takut bertanya, malasbahkan ada yang tidak memahami sehingga pembelajaran semakin membingungkan. Pembelajaran dengan kebiasaan siswa ingin diterangkan guru, menjadikan siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran dan hasil yang diperoleh kurang optimal. Kimia sering dianggap menjadi pelajaran sulit dipahami sehingga menyebabkan tidak disukai siswa. Diperlukan metode pembelajaran yang menyenangkan sehingga menciptakan situasi belajar bernuansa gembira yang membuat siswa asyik, nyaman dan bersemangat. Metode pembelajaran yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode pembelajaraan KIMLA, yaitu metode diskusi menggunakan lagu sebagai media dalam memperlajari Kimia. Dengan metode KIMLA diharapkan terjadi peningkatan keaktifan dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Kimia pembelajaran Sistem periodik Unsur. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ceper Klaten, pada semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019 bulan September 2018 – oktober 2019, sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas X  MIPA 1dengan jumlah 28 siswa yang terdiri dari 12 orang putra dan 16 orang putri. Data diperoleh melalui observasi adalah pengamatan secara langsung pada saat pengambilan data aktivitas belajar siswa, dan lembar penilaian dilanjutkan analisis dari rata – rata nilai tes pratindakan, siklus 1 dan siklus II. Kriteria keberhasilan dari pemberian tindakan adalah apabila siswa memperoleh nilai minimal KKM 67, dengan persentase ketuntasan belajar 75% dari 28 peserta didik, sedangkan kriteria keberhasilan keaktifan belajar adalah 80%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan terdapat peningkatan keaktifan peserta didik menjadi 96,4% dan hasil belajar 100% tuntas dengan rata rata mencapai 79.Â