Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR IPA TENTANG ENERGI DAN PERUBAHANNYA MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DI KELAS II SDN KEBON MANGGIS 01 PAGI Parto
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu komponen dari pendidikan adalah pembelajaran adalah pembelajaran di sekolah, yang meliputi beberapa bidang studi atau mata pelajaran yang sudah diajarkan sejak siswa menduduki bangku sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Salah satu mata pelajaran yang telah diajarkan sejak di bangku sekolah dasar adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Berdasarkan permasalahan di atas dilakukan penelitian tindakan kelas untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode keterampilan proses dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA di SD Negeri Kebon Manggis 01 Pagi. Berdasarkan latar belakang di atas, dapat diidentifikasi area sebagai berikut: Apakah IPA masih dianggap pelajaran yang sulit dan pelajaran yang dianggap tidak menyenangkan? Mengapa Motivasi belajar IPA siswa rendah? Mengapan siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar mata pelajaran IPA? Bagaimana peran guru dalam memberikan motivasi belajar kepada siswanya? Bagaimana penerapan pendekatan keterampilan proses di kelas?. Dari identifikasi area penelitian, maka didapatkan fokus penelitian sebagai berikut:“Apakah metode keterampilan proses dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di SDN Kebon Manggis 01 Pagi?” Berdasarkan pembatasan masalah sebagaimana telah diuraikan di atas, maka perumusan masalah yang akan dicari pemecahannya melalui penelitian tindakan ini adalah: “Bagaimana meningkatkan motivasi belajar siswa dalam melalui metode keterampilan proses pada pelajaran IPA di kelas II SDN Kebon Manggis 01 Pagi
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MEDIA KARTU KATA BERGAMBAR UNTUK ANAK GANGGUAN INTELEKTUAL SEDANG KELAS I DI SLB ARRAHMAN Parto
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 2 No. 1 (2013): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca adalah kegiatan yang menyangkut aktivitas fisik dan mental. Aktivitas fisik yang dilakukan dalam kegiatan membaca dapat dilihat dari penggunaan aktivitas seperti mata untuk melihat huruf atau simbol grafis yang tertulis didalam bacaan. Aktivitas mental dalam kegiatan membaca menyangkut proses berfikir untuk menafsirkan arti dari rangkaian simbol sehingga memberikan makna aktual dari pengertian yang diperoleh dari membaca Berdasarkan hasil penilaian dapat terlihat adanya peningkatan kemampuan membaca siswa dengan menggunakan media kartu kata bergambar yang dilaksanakan pada siswa kelas I SLB Arrahman, Jakarta Selatan . Hal ini dapat terlihat dari refleksi hasil tes awal, siklus I dan siklus II. Pada tes awal, prosentase masing-masing kemampuan siswa yaitu PT 48%, OP 54%, TA 45 %, AD 51 %, SW 45 %. Kemudian, dilakukan tindakan pada siklus I dengan prosentase peningkatan masing-masing siswa yaitu PT 63%, OP 54%, TA 72%, AD 48%, SW 48%. Pada siklus I belum mengalami peningkatan yang diharapkan, dilanjutkan tindakan pada siklus II yang mengalami peningkatan prosentase diperoleh masing­masing siswa sebesar PT 75 %, OP 72%, TA 84%, AD 72%, SW 66 %
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR IPA TENTANG ENERGI DAN PERUBAHANNYA MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DI KELAS II SDN KEBON MANGGIS 01 PAGI Parto
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.727 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu komponen dari pendidikan adalah pembelajaran adalah pembelajaran di sekolah, yang meliputi beberapa bidang studi atau mata pelajaran yang sudah diajarkan sejak siswa menduduki bangku sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Salah satu mata pelajaran yang telah diajarkan sejak di bangku sekolah dasar adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Berdasarkan permasalahan di atas dilakukan penelitian tindakan kelas untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode keterampilan proses dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA di SD Negeri Kebon Manggis 01 Pagi. Berdasarkan latar belakang di atas, dapat diidentifikasi area sebagai berikut: Apakah IPA masih dianggap pelajaran yang sulit dan pelajaran yang dianggap tidak menyenangkan? Mengapa Motivasi belajar IPA siswa rendah? Mengapan siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar mata pelajaran IPA? Bagaimana peran guru dalam memberikan motivasi belajar kepada siswanya? Bagaimana penerapan pendekatan keterampilan proses di kelas?. Dari identifikasi area penelitian, maka didapatkan fokus penelitian sebagai berikut:“Apakah metode keterampilan proses dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di SDN Kebon Manggis 01 Pagi?” Berdasarkan pembatasan masalah sebagaimana telah diuraikan di atas, maka perumusan masalah yang akan dicari pemecahannya melalui penelitian tindakan ini adalah: “Bagaimana meningkatkan motivasi belajar siswa dalam melalui metode keterampilan proses pada pelajaran IPA di kelas II SDN Kebon Manggis 01 Pagi
Analisis Wacana Kritis dalam Konten Somasi pada Kanal Deddy Corbuzier Arlinda, Alvita; Parto; Edi Pornomo, Bambang
Widyantara Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/widyantara.v2i1.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kritik yang disampaikan oleh para komika dalam konten Somasi di kanal Deddy Corbuzier. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif model Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun A van Dijk. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, dan konteks yang diperoleh dari konten Somasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tuturan dan konteks komedian yang diperoleh melalui konten Somasi di kanal Deddy Corbuzier. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis wacana kritis Teun A van Dijk. Hasil dari penelitian ini, yaitu ideologi yang disampaikan untuk mengkritik ketidakadilan proses hukum di Indonesia terkait kasus penembakan yang didalangi oleh oknum polisi yang tidak kooperatif. Representasi kritik atau ketidakpuasan tersebut diekspresikan melalui humor yang disampaikan ketika komedian melakukan stand-up comedy. Kanal Deddy Corbuzier memanfaatkan popularitasnya sebagai akses yang besar dan kesempatan yang lebih banyak untuk dapat mengontrol kesadaran audiens, serta berperan sebagai fasilitator yang memberikan ruang kepada komedian untuk menyampaikan keresahannya.   Critical Discourse Analysis in Somasi Content of Deddy Corbuzier Channel This study aims to describe the criticism expressed by comedians in the content of Somasi on the Deddy Corbuzier Channel. This research belongs to the descriptive qualitative research type of AWK van Dijk model. The data in this study are in the form of words, phrases, sentences, and contexts obtained from the Somasi content. The data source used in this research is the speech and context of the comedian obtained through the Somasi content on Deddy Corbuzier's channel. The data collection technique in this research is a documentation technique. The data collected was then analyzed using van Dijk's critical discourse analysis technique. The results of this study, namely the ideology conveyed to criticize the injustice of the legal process in Indonesia related to the shooting case masterminded by uncooperative police officers. The representation of criticism or dissatisfaction is expressed through humor delivered when the comedian performs stand-up comedy; Deddy Corbuzier channel utilizes his popularity as a great access and more opportunity to be able to control audience awareness, and acts as a facilitator who provides space for comedians to convey their concerns.