Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ulasan Buku: 90 Tahun Prof. Emil Salim Pembangunan Berkelanjutan: Menuju Indonesia Tinggal Landas 2045 Nugroho, Julian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.828 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i2.2243

Abstract

Artikel ini mengulas tentang buku terbaru yang mengangkat pemikiran Prof. Emil Salim berjudul 90 Tahun Prof. Emil Salim Pembangunan Berkelanjutan : Menuju Indonesia Tinggal Landas 2045, hasil penerbitan Yayasan KEHATI pada tahun 2020 lalu. Tujuan penulisan artikel adalah untuk mengangkat pemahaman Prof. Emil Salim sebagai salah seorang tokoh nasional di bidang lingkungan hidup agar isu lingkungan hidup tersebut tetap disorot meskipun di tengah gegap gempita perkembangan teknologi dan bisnis di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penulisan ialah studi literatur. Buku tersebut membahas tantangan pembangunan yang dihadapi Indonesia seperti jebakan pendapatan menengah, berikut kualitas sumberdaya manusia Indonesia yang perlu ditingkatkan lagi produktivitasnya. Prinsip keberlanjutan yang dilanggar akan mengakibatkan pertumbuhan ekonomi tidak akan lestari. Pola pikir yang diharapkan ialah optimisme radikal untuk melawan pesimisme, pemikiran bahwa sumberdaya itu cukup untuk semuanya, dan regenerasi radikal yang peduli alam dan sesama. Pandemi Covid-19 akibat ketidakseimbangan alam dan Omnibus Law yang disinyalir sangat berorientasi ekonomi materialistis dimana analisis dampak lingkungan dianggap mengganggu. Kesimpulan yang dapat ditarik untuk diterapkan menyongsong masa depan ialah peluang Indonesia untuk memanfaatkan bonus demografi demi kemajuan bangsa dan persyaratan untuk menjadi bangsa unggul juga perlu disorot. Strategi yang digunakan untuk mencapainya ialah transformasi pendidikan yang menghasilkan lulusan-lulusan dengan growth mindset.
Communication Channel Role in Micro-hydro Innovation Communication Nugroho, Julian; Sumardjo; Anna Fatchiya; Dwi Retno Hapsari
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v6i2.10442

Abstract

ABSTRACT This research was aimed to study the role of local innovator in communication activities of micro-hydro innovation adoption. Data was collected by using questionnaires in census principle to 99 household heads of the innovation adopter. The result showed that majority of the microhydro electricity adopters in Kedungrong, Blumbang, and Jarakan Villages were observing first the positive development before they finally adopted it. Majority of them adopted micro-hydro electricity at first 3 years since the local micro-hydro installations were built completely in their respective villages. Few other adopter family heads then followed adopting micro-hydro electricity at 4-6 years since the local micro-hydro installations were built completely in their respective villages. Eventually fewer other adopter family heads then followed adopting micro-hydro electricity at 7-10 years since the local micro-hydro installations were built completely in their respective villages. Majority of the respondents only used cellphone as communication channel with WhatsApp application in it to communicate between one and another.