This Author published in this journals
All Journal INTELEKTIVA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PRINSIP FAIRNESS DALAM PERSPEKTIF PELA GANDONG : INTERSEKSI KEARIFAN LOKAL DAN KONSEP GOOD CORPORATE GOVERNANCE VURY LILIAN ANGELA SADUBUN
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 1 No 05 (2019): INTELEKTIVA : Jurnal Ekonomi, Sosial dan Humaniora E-ISSN 2686-5661
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini merupakan kajian reflektif mengenai penjelajahan kemungkinan tautan atau interseksi antara konsep manajeman modern dengan eksistensi local wisdom, dalam pengelolaan perusahaan. Manajemen modern dalam konteks ini direpresentasikan oleh salah satu prinsip dalam Good Corporate Governance , yakni prinsip fairness dan local wisdom diwakili oleh pela gandong. Hasil refleksi menunjukkan bahwa secara ontologis ada irisan atau interseksi antara pela gandong dengan prinsip fairness dalam GCG. Irisan itu terletak pada hakikat fairness dan pela gandong yang ternyata sama yakni membicangkan persoalan imparsialitas antar masyarakat, atau antar stakeholder dalam korporasi atau perusahaan. Relasi perusahaan dan basis sosialnya dalam realitasnya menampilkan konflik sebagai hal yang mungkin dan niscaya. Jika kemudian tidak ‘’dipersaudarakan” konflik bisa berkepanjangan. Secara hakiki dapat dilihat betapa dalam pela atau ikatan, tidak mungkin bersifat parsial sebab telah diikat menjadi satu dalam bingkai persaudaraan. Sementara di dalam korporasi / bisnis, fairness bisa hadir dalam wajahnya yang imparsial juga ketika berhadapan dengan para pemegang saham yang tentu terstrata secara kuantitatif besaran saham yang mereka andilkan dalam perusahaan. Dapat diresapi jika akhirnya ada interseksi diantara keduanya dalam pengelolaan perusahaan.
ANALISIS PERPUTARAN PIUTANG BEREDAR TERHADAP PERKEMBANGAN PENDAPATAN USAHA PADA KOPERASI CREDIT UNION HATI AMBOINA DI KOTA AMBON VURY LILIAN ANGELA SADUBUN
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 2 No 06 (2021): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI - JANUARI 2021 )
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat perputaran piutang beredar terhadap pendapatan usaha pada Koperasi Credit Union Hati Amboina di kota Ambon. Hasil penulisan ini menunjukan bahwa perputaran piutang mengalami fluktuasi sehingga berdampak terhadap pendapatan usaha di Koperasi Credit Union Hati Amboina di kota Ambon. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa perputaran piutang yang tertinggi terjadi pada tahun 2015 sebanyak 2 kali dengan periode pengumpulan piutang selama 180 hari sehingga menghasilkan trend pendapatan usaha yang tinggi pula sebesar 8 % dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2016 Perputaran piutang terjadi hanya 1 kali dengan periode pengumpulan piutang selama 360 sehingga trend pendapatan usaha menurun menjadi 5,53%. Pada tahun 2017, perputaran piutang meningkat menjadi 1, 05 kali dengan periode pengumpulan piutang selama 327 hari dan trend pendapatan usaha meningkat menjadi 9,96% dari tahun sebelumnya. Sedangkan pada tahun 2018, perputaran piutang menurun menjadi 1,01 kali dengan periode pengumpulan piutang selama 356 hari sehingga trend pendapatan usaha menurun menjadi 0,37% dari tahun sebelumnya. Dan pada akhir tahun 2019, tingkaat perputaran piutang naik menjadi 1,02 kali dengan periode pengumpulan piutang selama 352 hari dan tren pendapatan usaha hanya -5,56 dengan nilai Rp 6.521.519.106 yang sebelumnya pada tahun 2018 sebesar 6.905.180.318. Hal ini disebabkan karena jumlah pemberian kredit yang dimiliki oleh koperasi cukup besar sehingga menyebabkan menimbulkan biaya penagihan yang cukup besar pula dan adanya kredit lalai sehingga cukup mempengaruhi tingkat pendapatan usaha lembaga.