Khamidah, Siti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efikasi Terapi Komplementer Rebusan Herbal terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi: Literatur Review Khamidah, Siti
Journal of Bionursing Vol 6 No 2 (2024): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.job.2024.6.2.13142

Abstract

Background: Complementary therapy which has recently developed in Indonesia in pharmacological and non-pharmacological management is a form of treatment that can be carried out in hypertensive patients. Complementary traditional health care or treatment is carried out using skills, potions, or a combination of skills and potions. Method: This research was conducted under the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA) guidelines and used a literature review method using electronic databases such as Google Scholar, PubMed, among others, 2013 – 2023. The keywords used were hypertension, therapy complementary, reducing high blood pressure. Of the 100 articles identified, 9 were reviewed. Results: The articles reviewed found from the results of this discussion and literature review that complementary therapies such as: decoctions and juices (cucumber juice, boiled celery leaves, boiled garlic, boiled avocado leaves, stew, boiled rosella flowers), showed significant results in reducing pressure. blood in hypertensive patients. Cucumber helps lower blood pressure by influencing the workload of the heart and producing calm. Celery leaves, through compounds such as apiin, function as a calcium antagonist and diuretic. Garlic has pharmacological compounds that prevent and treat high blood pressure. Avocado leaves contain flavonoids which can improve blood flow. Rosella flowers, with vitamins, minerals and anthocyanins, have antihypertensive effects. Keyword : Hypertension, Complementary Therapy, Herbal Infused Latar Belakang : Terapi komplementer yang akhir – akhir ini berkembang di Indonesia dalam penatalaksaan farmakologi dan non farmakologi merupakan bentuk pengobatan yang dapat dilakukan pada pasien hipertensi. Pengobatan atau perawatan pelayanan kesehatan tradisional komplementer dilakukan dengan menggunakan keterampilan, ramuan, atau kombinasi dengan memadukan antara keterampilan dan ramuan. Metode : Penelitian ini dilakukan di bawah pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA) dan menggunakan metode literature review dengan menggunakan database elektronik seperti google scholar, pubmed antara lain tahun 2013 – 2023. Kata kunci yang digunakan yaitu hipertensi, terapi komplementer, penurunan tekanan darah tinggi. Dari 547 artikel yang diidentifikasi, 5 yang dilakukan review. Hasil : Artikel yang direview didapatkan dari hasil diskusi dan literature review ini bahwa terapi komplementer seperti : rebusan dan jus (jus mentimun, rebusan daun seledri, rebusan bawang putih, rebusan daun alpukat, rebusan, rebusan bunga rosella), menunjukkan hasil signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Mentimun membantu menurunkan tekanan darah dengan mempengaruhi beban kerja jantung dan menghasilkan ketenangan. Daun seledri, melalui senyawa seperti apiin, berfungsi sebagai calcium antagonist dan diuretik. Bawang putih memiliki senyawa farmakologi yang mencegah dan mengobati darah tinggi. Daun alpukat mengandung flavonoid yang dapat melancarkan aliran darah. Bunga rosella, dengan vitamin, mineral, dan anthocyanin, memiliki efek antihypertensi.