p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HelFin Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA TANGGUNG JAWAB KESEHATAN PRIBADI DENGAN AKTIVITAS FISIK PADA MAHASISWA FISIOTERAPI Napitupulu, Rosintan
HelFin Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v1i1.5568

Abstract

Latar belakang: Faktor kesehatan sering kali tidak menjadi prioritas seseorang dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Menjadi hal penting dan mahal ketika seseorang sakit dan sudah mengganggu aktifitas dan berdampak pada produktifitas kerja. Mahasiswa Fisioterapi sebagai bagian dari masyarakat intelektual yang akan membangun derajat kesehatan Indonesia, memiliki tanggung jawab moral dalam mempromosikan gaya hidup sehat dan perilaku hidup sehat di lingkungannya. Secara umum masyarakat berharap, tenaga kesehatan termasuk fisioterapis harus menerapkan gaya hidup sehat serta memiliki perilaku kesehatan yang berdampak positif. Melakukan aktifitas fisik yang benar dan sesuai usia, akan berdampak positif terhadap kesehatan fisik, mental dan social seseorang. Dengan rutin melakukan aktifitas fisik maka orang tersebut sudah berkontribusi terhadap tanggung jawab kesehatan secara pribadi.Tujuan: untuk mengetahui hubungan dan tingkat hubungan antara variable aktifitas fisik dan tanggung jawab kesehatan pada mahasiswa Fisioterapi . Metode: deskriptif korelatif dengan sample 108 mahasiswa yang hadir pada waktu yang telah ditentukan (accidental sampling), pengumpulan data dengan kuesioner HPLP-II yang mengukur perilaku hidup sehat. Analisis data dengan SPSS dengn mencari nilai rata-rata variable aktifitas fisik dan tanggung jawab kesehatan serta diuji korelasi dua variable. Hasil: nilai aktifitas fisik rata-rata 1.960 dan tanggung jawab kesehatan 2.431. Uji korelasi bernilai 0,996 yang berarti kedua variable memiliki hubungan yang tinggi. Kesimpulan: semakin rendah tanggung jawab kesehatan seseorang maka semakin rendah juga aktifitas fisik yang dilakukan seseorang. Hubungan antara tanggung jawab kesehatan dan aktifitas fisik mahasiswa fisioterapi memiliki hubungan yang tinggi (asosiasi sempurna)
PERAN FISIOTERAPI TERHADAP KEMANDIRIAN LANSIA: KAJIAN LITERATUR: THE ROLE OF PHYSIOTHERAPY IN INDEPENDENCE IN THE ELDERLY: LITERATURE REVIEW Napitupulu, Rosintan
HelFin Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i1.6445

Abstract

Sehat, mandiri dan bahagia adalah impian semua orang saat memasuki usia lanjut. Permasalahan kesehatan yang umumnya diderita Lansia selain penyakit adalah kemunduran fungsi tubuh. Hal ini sangat mempengaruhi kemandirian lansia dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran fisioterapi terhadap kemandirian lansia. Desain penelitian menggunakan kajian literatur, dengan pencarian artikel menggunakan google scholar dengan tahun terbitan lima tahun kebelakang antara tahun 2020 sampai 2024. Pencarian artikel dengan kata kunci” Peran Fisioterapi Terhadap Kemandirian Lansia”. Hasil pencarian didapat lima artikel dan semua artikel merupakan penelitian eksperimental pada lansia. Peran fisioterapi terhadap kemandirian Lansia pada lima artikel ini, 80% berfokus pada pelayanan kuratif berupa pemberian latihan keseimbangan, latihan ankle strategy exercise, latihan dual-task training, latihan ROM dan senam lansia. Dosis latihan yang diberikan rata-rata dengan durasi selama 40 menit dengan frekuensi 3x/minggu dan diberikan selama 2 minggu. Peran fisioterapi pada pelayanan promotif hanya 20% yaitu berupa kegiatan penyuluhan kesehatan.