Ayok, Melkius
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rumah Kaki Seribu Sebagai Model Pendidikan Karakter Kristiani Berbasis Kearifan Lokal Baransano, Ribka; Tuju, Rifky Serva; Krey, Herman; Ayok, Melkius; Dowansiba, Agustina
LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial dan Budaya Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Erikson-Tritt Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53827/lz.v7i2.171

Abstract

Character education based on lokal wisdom is an important part in building students' character so that they have Christian character but also love local culture which is almost being eroded by the development of foreign culture which is increasingly in demand by many of today's school children. The biggest problem in Christian character education is the increasing number of Christian children who have characters that do not reflect life as Christian children. The aim of this research is that the Millipede House can become a model for developing Christian character education based on local wisdom which can be used as a Christian Education model because after analysis it turns out that various values of Christian Character Education for the millipede house are found which are in accordance with the Christian character. This research uses a descriptive method, which is a method to obtain information about the status of a symptom that occurs, thus describing the House of Thousand Feet as a Christian Character Education Model based on the local wisdom of the Manokwari Arfak tribe. The conclusion is that, this research means that the millipede house can be used as a model for Christian character education because there are many teaching meanings that match the Christian character contained in the meaning of the millipede house.Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal menjadi bagian penting dalam membangun karakter siswa agar memiliki karakter Kristiani tetapi juga mencintai budaya lokal yang hampir-hampir tergerus oleh perkembangan budaya luar yang semakin diminati oleh banyak anak-anak sekolah masa kini. Masalah terbesar dalam pendidikan karakter Kristiani ialah semakin banyaknya anak-anak Kristen yang memiliki karakter yang tidak mencerminkan kehidupan sebagai anak-anak Kristen. Tujuan dari penelitian ini adalah agar Rumah Kaki Seribu dapat menjadi sesuatu model pengembangan Pendidikan karakter Kristiani berbasis kearifan lokal yang dapat digunakan sebagai sebuah model Pendidikan Kristiani sebab setelah di analisis ternyata ditemukan berbagai nilai-nilai Pendidikan Karakter Kristiani terhadap rumah kaki seribu yang memiliki kesesuaian dengan karakter Kristen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang mana metode ini untuk mendapatkan informasi tentang status sebuah gejala yang terjadi sehingga menggambarkan Rumah Kaki Seribu sebagai sebuah Model Pendidikan Karakter Kristiani berbasis kearifan lokal suku Arfak Manokwari. Kesimpulannya bahwa Penelitian ini dimaksud agar rumah kaki seribu dapat dijadikan sebuah model pendidikan karakter Kristiani karena banyak makna Pengajaran yang cocok dengan karakter Kristiani yang terdapat di dalam pemaknaan rumah kaki seribu tersebut.
Signifikansi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Moderasi Beragama Sayow, Findry Ria; Mansim, Bella; Tuju, Rifky Serva; Baransano, Ribka; Ayok, Melkius
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 6, No 1: Februari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v6i1.390

Abstract

Plurality in Indonesia has been a reality for a long time. The religions in this nation show a variety of beliefs and principles. In this era, religion faces various new problems and challenges that are full of criticism. Religious pluralism and conflict are a threat to this nation. The spread of fundamentalism is destroying the values of unity and diversity in religious plurality in Indonesia. The purpose of this study is that the role of Christian Religious Education based on Religious Moderation must be a unifying part, namely by showing adherents of other religions that the diversity of the nation can run conducively if all adherents of religions have a true sense of national diversity, mutually creating moral values to be able to respect one religion and another within the framework of religious plurality in Indonesia. Learning Christian Religious Education Based on Religious Moderation is one approach that can be used in learning as part of the internalization of religious moderation in Christian Religious Education.  AbstrakKemajemukan di Bangsa Indonesia telah sangat lama hadir sebagai sebuah realita bangsa ini. Agama-agama yang ada di bangsa ini memperlihatkan pluralitas keyakinan dan prinsip keimanan masing-masing. Dalam era ini agama dihadapkan dengan berbagai masalah dan tantangan baru yang penuh dengan kecaman. Pluralism agama dan konflik menjadikan ancaman bagi bangsa ini. Merebaknya fundamentalis menjadi penghancur nilai-nilai persatuan dan keragaman dalam kemajemukan agama di Indonesia. Tujuan penelitian ini agar peran Pendidikan Agama Kristen berbasis Moderasi Beragama harus menjadi bagian bagian pemersatu yaitu dengan menunjukkan kepada pemeluk agama lain bahwa Kebinekaan bangsa dapat berjalan dengan kondusif jika semua pemeluk agama memiliki rasa Kebinekaan bangsa yang benar saling dapat terciptanya nilai moral untuk dapat menghargai agama satu dan yang lainnya dalam bingkai pluralitas agama di Indonesia. Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Moderasi beragama menjadi salah satu pendekatan yang bisa dipakai dalam pembelajaran sebagai bagian dari internalisasi moderasi beragama dalam Pendidikan Agama Kristen.