Keluarga berencana merupakan upaya mengatur jumlah dan jarak kehamilan secara terencana guna meningkatkan kesehatan ibu, bayi, dan kesejahteraan keluarga. Perencanaan yang tepat dapat mencegah kehamilan yang tidak diinginkan serta menurunkan risiko komplikasi dan tindakan aborsi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan suntik 3 bulan di Praktik Mandiri Bidan Maimunnah Palembang. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah 30 ibu nifas menyusui yang diteliti pada 13 Oktober–18 Januari 2020. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara umur (p=0,026) dan paritas (p=0,046) dengan pemilihan kontrasepsi suntik 3 bulan, sedangkan pendidikan tidak berhubungan signifikan (p=0,398). Disimpulkan bahwa umur dan paritas mempengaruhi pemilihan KB suntik 3 bulan. Diharapkan tenaga kesehatan, khususnya bidan, meningkatkan edukasi dan konseling agar wanita usia subur dapat memilih metode kontrasepsi yang tepat.