Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

HUBUNGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI DAN PERUBAHAN BERAT BADAN DENGAN LAMA PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DI BPM HJ.FAUZIAH HATTA PALEMBANG TAHUN 2018 Oktapianti, Rika
Masker Medika Vol 6 No 2 (2018): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Program Keluarga Berencana (KB) Secara Nasional berkaitan erat dengan program nasional dibidang kesehatan, karena program KB Nasional bersifat mendukung dan mempunyai sasaran serupa dengan program kesehatan. KB suntik merupakan salah satu kontrasepsi yang popular dan banyak diminati di Indonesia umumnya dan Sumatera Selatan khususnya, kontrasepsi suntik yang digunakan adalah DMPA (Depo Medroxy Progesterone Acetate) dan cyclofem. Tujuan penelitian: adalah untuk mengetahui hubungan gangguan siklus menstruasi dan perubahan berat badan dengan lama pemakaian alat kontrasepsi suntik 3 bulan. Metode Penelitian: ini bersifat survey anaitik dengan tehnik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah semua akseptor KB Suntik 3 Bulan yang berkunjung ke BPM HJ. Fauziah Hatta Palembang pada tanggal 02-16 Juli 2018. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat, dan bivariat. Hasil penelitian: Berdasarkan data univariat didapatkan data dari 42 responden sebanyak 18 responden (42,9%) akseptor KB suntik 3 bulan baru dan 24 (57,1%) responden akseptor KB suntik 3 bulan lama, gangguan siklus mestruasi yang terganggu 27 (64,3%), gangguan siklus menstruasi yang tidak terganggu 15 (35,7%), perubahan berat yang terjadi 30 (71,4%), perubahan berat badan yang tidak terjadi perubahan 12 (28,6%). Berdasarkan data bivariat diperoleh hasil tidak ada hubungan antara gangguan siklus mestruasi dengan lama pemakaian alat kontrasepsi KB suntik 3 Bulan dengan Pvalue 0,456, dan tidak ada hubungan antara perubahan berat badan ibu dengan lama pemakaian alat kontrasepsi KB suntik 3 Bulan dengan Pvalue 1,000. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan dengan gangguan siklus menstruasi perubahan berat badan pada akseptor KB Background: The National Family Planning Program (KB) is closely related to the national program in the health sector, because the National Family Planning Program is supportive and has similar goals to health programs. Injection KB is one of the most popular and popular contraceptives in Indonesia and South Sumatra in particular, injectable contraception used is DMPA (Depo Medroxy Progesterone Acetate) and cyclofem. The purpose of the study: to determine the relationship between menstrual cycle disorders and changes in body weight with the use of injectable contraceptives for 3 months. Research Method: This is an anaitic survey with sampling techniques namely accidental sampling. The sample in this study were all KB 3-month injection acceptors who visited BPM HJ. Fauziah Hatta Palembang on July 2-16, 2018. Analysis of the data used is univariate, and bivariate analysis. Results: Based on univariate data obtained data from 42 respondents as many as 18 respondents (42.9%) injectable family planning acceptors 3 months and 24 (57.1%) respondents KB injection acceptors for 3 months long, disrupted menstrual cycle disorders 27 (64 , 3%), uninterrupted menstrual cycle disorders 15 (35.7%), severe changes that occurred 30 (71.4%), changes in body weight that did not change 12 (28.6%). Based on bivariate data obtained results there is no relationship between menstrual cycle disorders with the duration of use of 3-month injection contraceptive contraception with a value of 0.456, and there is no relationship between changes in maternal weight with the use of 3-month injection contraceptive contraception with a value of 1,000. Conclusion: There was no relationship between the duration of 3-month injection contraceptive use and menstrual cycle disorders changes in body weight in KB acceptors
PENYULUHAN TENTANG CARA MENGATASI KECEMASAN IBU HAMIL MENJELANG PERSALINAN Rika Oktapianti; Dempi Triyanti
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v2i1.178

Abstract

Kehamilan disebut suatu episode dramatis terhadap kondisi biologis, psikologis dan adaptasi dari seorang wanita yang pernah mengalaminya. Sejak saat hamil ibu sudah mengalami kecemasan. Kecemasan meningkat menjelang persalinan terutama pada trimester III. Berdasarkan Kemenkes RI 2015 Di Indonesia terdapat 373.000.000 orang ibu hamil, yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan ada sebanyak 107.000.000 orang (28,7%). Sedangkan seluruh populasi di pulau sumatera terdapat 679.765 ibu hamil, yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan sebanyak 355.873 orang (52,3%). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui cara mengatasi kecemasaan ibu hamil menjelang persalinan. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan cara mengatasi kesemasan menjelang persalinan bagi peserta penyuluhan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah para ibu hamil mengetahui tentang pengertian, penyebab kecemasan, tingkat kecemasan, faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan dan tekhnik untuk mengurangi rasa cemas menjelang persalinan. Serta memberikan dorongan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan motivasi pada setiap konseling pada setiap konseling ibu hamil.
HUBUNGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI DAN PERUBAHAN BERAT BADAN DENGAN LAMA PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DI BPM HJ.FAUZIAH HATTA PALEMBANG TAHUN 2018 Rika Oktapianti
Masker Medika Vol 6 No 2 (2018): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Program Keluarga Berencana (KB) Secara Nasional berkaitan erat dengan program nasional dibidang kesehatan, karena program KB Nasional bersifat mendukung dan mempunyai sasaran serupa dengan program kesehatan. KB suntik merupakan salah satu kontrasepsi yang popular dan banyak diminati di Indonesia umumnya dan Sumatera Selatan khususnya, kontrasepsi suntik yang digunakan adalah DMPA (Depo Medroxy Progesterone Acetate) dan cyclofem. Tujuan penelitian: adalah untuk mengetahui hubungan gangguan siklus menstruasi dan perubahan berat badan dengan lama pemakaian alat kontrasepsi suntik 3 bulan. Metode Penelitian: ini bersifat survey anaitik dengan tehnik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah semua akseptor KB Suntik 3 Bulan yang berkunjung ke BPM HJ. Fauziah Hatta Palembang pada tanggal 02-16 Juli 2018. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat, dan bivariat. Hasil penelitian: Berdasarkan data univariat didapatkan data dari 42 responden sebanyak 18 responden (42,9%) akseptor KB suntik 3 bulan baru dan 24 (57,1%) responden akseptor KB suntik 3 bulan lama, gangguan siklus mestruasi yang terganggu 27 (64,3%), gangguan siklus menstruasi yang tidak terganggu 15 (35,7%), perubahan berat yang terjadi 30 (71,4%), perubahan berat badan yang tidak terjadi perubahan 12 (28,6%). Berdasarkan data bivariat diperoleh hasil tidak ada hubungan antara gangguan siklus mestruasi dengan lama pemakaian alat kontrasepsi KB suntik 3 Bulan dengan Pvalue 0,456, dan tidak ada hubungan antara perubahan berat badan ibu dengan lama pemakaian alat kontrasepsi KB suntik 3 Bulan dengan Pvalue 1,000. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan dengan gangguan siklus menstruasi perubahan berat badan pada akseptor KB Background: The National Family Planning Program (KB) is closely related to the national program in the health sector, because the National Family Planning Program is supportive and has similar goals to health programs. Injection KB is one of the most popular and popular contraceptives in Indonesia and South Sumatra in particular, injectable contraception used is DMPA (Depo Medroxy Progesterone Acetate) and cyclofem. The purpose of the study: to determine the relationship between menstrual cycle disorders and changes in body weight with the use of injectable contraceptives for 3 months. Research Method: This is an anaitic survey with sampling techniques namely accidental sampling. The sample in this study were all KB 3-month injection acceptors who visited BPM HJ. Fauziah Hatta Palembang on July 2-16, 2018. Analysis of the data used is univariate, and bivariate analysis. Results: Based on univariate data obtained data from 42 respondents as many as 18 respondents (42.9%) injectable family planning acceptors 3 months and 24 (57.1%) respondents KB injection acceptors for 3 months long, disrupted menstrual cycle disorders 27 (64 , 3%), uninterrupted menstrual cycle disorders 15 (35.7%), severe changes that occurred 30 (71.4%), changes in body weight that did not change 12 (28.6%). Based on bivariate data obtained results there is no relationship between menstrual cycle disorders with the duration of use of 3-month injection contraceptive contraception with a value of 0.456, and there is no relationship between changes in maternal weight with the use of 3-month injection contraceptive contraception with a value of 1,000. Conclusion: There was no relationship between the duration of 3-month injection contraceptive use and menstrual cycle disorders changes in body weight in KB acceptors
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL MENJELANG PERSALINAN Rika Oktapianti; Dempi Triyanti
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 13, No 2 (2021): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v13i2.746

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan disebut suatu episode dramatis terhadap kondisi biologis, perubahan psikologis dan adaptasi dari seorang wanita yang pernah mengalaminya. Sejak saat hamil, ibu sudah mengalami kecemasan. Kecemasan meningkat menjelang persalinan terutama pada trimester III. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan ibu hamil menjelang persalinan di Praktik Mandiri Bidan Wiwiet Wulandari Palembang Tahun 2021. Metode: Rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Tempat penelitian ini di PMB Wiwiet Wulandari Palembang pada tanggal 25 Mei-18 Juli 2020. Penelitian ini menggunakan data primer. Populasi penelitian yaitu ibu hamil trimester III yang melakukan pemeriksaan ANC bulan Mei-Juli tahun 2021 yang berjumlah 45 responden. Sampel penelitian berjumlah 45 responden. Teknik pengambilan sampel secara total sampling. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara usia ibu hamil dengan kecemasan menjelang persalinan dengan nilai p 0,001. Tidak ada hubungan bermakna antara pendidkan ibu hamil dengan kecemasan menjelang persalinan  dengan nilai p 0,411. Ada hubungan bermakna antara paritas ibu hamil dengan kecemasan menjelang persalinan  dengan nilai p 0,000.  Saran: Diharapkan para bidan untuk meningkatkan pelayanan antenatal care untuk mempersiapkan ibu hamil secara fisik dan mental dalam menghadapi persalinan, sehingga dapat mengurangi angka kecemasan pada ibu hamil dan dapat mengurangi komplikasi yang ditimbulkan  selama kehamilan. Kata Kunci: Usia, Pendidikan, Paritas, Kecemasan Ibu Hamil, Persalinan
LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI 3 BULAN TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN DAN PERUBAHAN LIBIDO Dempi Triyanti; Rika Oktapianti
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 13, No 2 (2021): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v13i2.741

Abstract

Latar Belakang: Kontrasepsi hormonal jenis KB suntik di Indonesia semakin banyak dipakai karena kerjanya yang efektif, pemakaiannya yang praktis, harganya relatif murah dan aman. Suntik 3 bulan mengandung hormon progestin sangat berkaitan dengan perubahan berat badan dan perubahan libido. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan terhadap perubahan berat badan dan perubahan libido. Metode: Rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan crossectional. Penelitian ini dilakukan di Praktik Mandiri Bidan Andina Primitasari pada tanggal 15 Maret-26 Juni 2021. Populasi penelitian yaitu ibu akseptor kb suntik 3 bulan  yang melakukan suntik 3 bulan pada bulan Maret –Juni tahun 2021 yang berjumlah 81 responden. Sampel penelitian  berjumlah 81 responden. Teknik pengambilan sampel secara total sampling. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji chi squere. Hasil: Ada hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan dengan perubahan berat badan (nilai p = 0,003 < 0,05). Ada hubungan lama pemakaian suntik 3 bulan dengan perubahan libido (nilai p = 0,000 < 0,05). Saran: Diharapkan akseptor KB dapat memilih alat kontrasepsi yang     tepat. Menanyakan kepada bidan atau tenaga kesehatan tentang macam-macam alat kontrasepsi sebelum memilih alat kontrasepsi tertentu dan selalu memantau perubahan efek samping sehingga apabila ada kelainan dapat segera diatasi. Kata Kunci: Suntik 3 Bulan, Lama Pemakaian,   Berat Badan, Libido
Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Cara Mengatasi Nyeri Saat Persalinan Melalui Penyuluhan Kesehatan Rika Oktapianti; Dempi Triyanti
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi Juli 2022
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v2i2.300

Abstract

Persalinan merupakan proses suatu rangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan, kemudian disusul dengan pengeluaran plasenta dari tubuh ibu. Kontraksi uterus menyebabkan keluhan nyeri persalianan yang dapat menimbulkan kecemasan dan kelelahan ibu  dalam persalinan serta membawa pengaruh negatif pada kemajuan persalinan dan kesejahteraan janin. Lebih dari 91,9% wanita mengalami nyeri yang hebat dalam proses kelahiran. Proses persalinan ini bisa menimbulkan pengalaman yang negatif kepada wanita sehingga bidan dan wanita perlu mengenal dan memahami nyeri dalam proses persalinan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam mengatasi rasa nyeri persalinan. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan tanya jawab dengan pemberian leaflet yang dihadiri 21 peserta. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam mengetahui cara mengatasi rasa nyeri dalam persalinan. Peserta sangat antusias dalam memberikan pertanyaan dan hasil evaluasi didapatkan peningkatan pengetahuan dari hasil post test. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan para ibu hamil sebesar 75% dalam mengetahui cara mengatasi rasa nyeri pada persalinan yang dapat menyebabkan kecemasan dan kelelahan yang terjadi ketika pada saat persalinan sehingga ibu hamil dapat mendeteksi dini dan menghindari rasa nyeri yang berlebihan ketika bersalin dan bagi tenaga kesehatan harus memberikan motivasi pada setiap konseling ibu hamil.
Perbedaan Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Pada Ibu Bersalin Normal Primigravida Dan Multigravida Di Praktik Mandiri Bidan Dwi Rahmawati Palembang Tahun 2020 Rika Oktapianti; Dempi Triyanti
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v2i2.301

Abstract

Persalinan dan kelahiran normal merupakan proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37-42 minggu) dengan adanya kontraksi rahim pada ibu. Rasa nyeri dari persalinan adalah manifestasi dari adanya kontraksi (pemendekan) otot rahim kontraksi inilah yang menimbulkan rasa sakit pada pinggang, daerah perut dan menjalar ke arah paha. Kontraksi ini menyebabkan adanya pembukaan mulut rahim (serviks). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat nyeri persalinan pada ibu bersalin normal kala I primigravida dan multigravida. Jenis penelitian ini penelitian komparatif yaitu perbandingan dua sampel atau lebih. Penelitian ini dilaksanakan di Praktik Mandiri Bidan Dwi Rahmawati Palembang. Subjek penelitian adalah semua ibu bersalin normal sebanyak 38 orang dilaksanakan tanggal 15 Oktober -28 Desember 2020. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil uji statistika didapatkan nilai P-value sebesar 0,019 (< 0,05) artinya ada perbedaan antara tingkat nyeri persalinan pada ibu bersalin normal kala I primigravida dan multigravida. Diharapkan untuk petugas kesehatan khususnya bidan agar dapat lebih meningkatkan informasi dan edukasi pada masyarakat untuk memberikan pelayanan yang paripurna kepada ibu bersalin.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERSALINAN SUNGSANG DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA PALEMBANG Rika Oktapianti
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persentasi bokong atau letak sungsang merupakan letak memanjang dengan kepala janin di fundus dan bokong dibagian bawah kavum uteri. Persalinan sungsang memiliki resiko berakibat kkematian baik pada ibu maupun bayi apabila tidak ditangani dengan baik. Berdasarkan data dari Rumah Sakit Bhayangkara Palembang pada tahun 2016 ibu yang melahirkan dengan persentasi bokong sebanyak 24 orang, pada tahun 2017 ibu yang meahirkan bayi dengan persentasi bokong sebanyak 29 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian persalinan sungsang. Jenis penelitian ini penelitian survey analitik dengan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang pada tanggal 02 Januari – 12 Januari 2019. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat, bivariat dengan uji chi square dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil uji regresi logistik menunjukkan faktor yang paling berhubungan dengan kejadian persalinan sungsang adalah keadaan rahim dengan Exp (B) = 5,257. Kesimpulan dari hasil uji regresi logistik terhadap 5 variabel independen yang dihubungkan dengan variabel dependen yang paling dominan berhubungan adalah variabel keadaan rahim. Diharapkan dengan penelitian ini dapat menjadi acuan tindakan preventif bagi ibu hamil dalam pemantauan kehamilan khususnya. Kata Kunci : kejadian persalinan sungsang  
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET FE DI RUMAH BERSALIN MEGA PALEMBANG DEMPI TRIYANTI; Rika Oktapianti
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO (World Health Organization) tahun 2010 mencatat bahwa 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia dalam kehamilan. Penyebab paling umum dari anemia pada kehamilan adalah kekurangan zat besi (Proverawati,2011). Ibu yang mengalami anemia tidak dapat menoleransi kehilangan darah seperti perempuan sehat tanpa anemia.Ibu hamil di Rumah Bersalin Mega tahun 2019 berjumlah 656 orang Dalam setahun, dari sekian jumlah ibu hamil di Rumah Bersalin Mega terdapat 53 orang ibu hamil yang mengalami anemia.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe Di Rumah Bersalin Mega Palembang. Desain penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu seluruh hamil yang mengalami anemia di Rumah Bersalin Mega Palembang pada bulan September - Desember 2019 berjumlah 53 responden. Tehnik Pengambilan sampel secara accidental sampling. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji Chi -Square. Penelitian dilakukan di Rumah Bersalin Mega Palembang.Berdasarkan analisa univariat didapatkan ibu hamil yang patuh sebanyak 63,3 % lebih besar dari ibu hamil yang tidak patuh sebanyak 37,7 %. Pengetahuan baik sebanyak 50,9 % lebih besar dari kurang baik sebanyak 49,1%. Sikap baik sebanyak 45,3 % lebih kecil dari sikap kurang baik sebanyak 54,7 %. tindakan baik sebanyak 54,7 % lebih besar dari tindakan kurang baik sebanyak 45,3%. Berdasarkan data bivariat didapatkan hasil ada hubungan pengetahuan (p value =0,000 ) dengan nilai OR 8,000, sikap (p value = 0.009) dengan nilai OR 1,678. tindakan (p value = 0,000), dengan nilai OR 2,453 .Disarankan kepada petugas Rumah Bersalin Mega Palembang agar melakukan peningkatan program promosi serta memberikan pendidikan kesehatan pada ibu hamil tentang pentingnya mengkonsumsi tablet besi (fe) selama kehamilan.Kata kunci : Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Besi (Fe)
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN (ANTENATAL CARE) DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG Rika Oktapianti
Masker Medika Vol 11 No 1 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i1.532

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan proses alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita. Lama kehamilan sampai aterm adalah 280 sampai 300 hari atau 39-40 minggu, sehingga dalam masa tersebut ibu hamil membutuhkan pengawasan yang tepat. Janin dalam kandungan berkembang sesuai dengan besar usia kehamilan, maka apabila tidak dilakukan pengawasan yang tepat bisa menyebabkan masalah, baik dalam kehamilan, persalinan dan nifasnya bisa juga menyebabkan kematian ibu dan bayi. Jumlah cakupan K1 kota Palembang Tahun 2014 sebesar 99,88% dan K4 sebesar 96,64%. Masih banyak ibu-ibu yang kurang menyadari pentingnya pemeriksaan kehamilan sehingga menyebabkan tidak terdeteksinya faktor-faktor resiko tinggi yang mungkin dialami oleh ibu. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Populasi dalam peneliti ini adalah semua ibu hamil yang memeriksakan kehamilan di Poli KIA Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang yang berjumlah 64 responden. Tehnik pengambilan sampel secara accidental sampling. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang pada tanggal 10 Maret 2018 s.d 23 Maret 2018. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Berdasarkan analisa univariat didapatkan ibu hamil dengan pengetahuan baik sebanyak 30 (53,1%) responden, pengetahuan kurang baik sebanyak 34 (46,9%), sikap positif ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan sebanyak 50 (78,1 %) dan yang sikap negative sebanyak 14 (21,9%). Berdasarkan analisa bivariat diperoleh hasil ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemeriksaan kehamilan (antenatal care) dengan p value 0,013, dan ada hubungan antara sikap ibu hamil dengan pemeriksaan kehamilan (antenatal care) dengan p value 0,026. Simpulan: Tingkat Pengetahuan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap sikap dan perilaku ibu untuk memeriksakan kehamilannya sehingga disarankan pada ibu hamil untuk lebih rutin memeriksakan kehamilannya ke petugas Kesehatan. Untuk petugas kesehatan khususnya Bidan agar dapat lebih meningkatkan informasi dan edukasi pada masyarakat untuk memberikan pelayanan yang paripurna kepada ibu hamil Kata Kunci: Pemeriksaan Kehamilan (Antenatal Care), Pengetahuan, Sikap