Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBERIAN EDUKASI METODE BIRTH BALL UNTUK PENURUNAN RASA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI TPMB ANDINA PRIMITASARI PALEMBANG: THE PROVISION OF BIRTH BALL EDUCATION TO REDUCE LABOR PAIN DURING THE ACTIVE PHASE OF THE FIRST STAGE OF LABOR AT TPMB ANDINA PRIMITASARI PALEMBANG Rika Oktapianti; Triyanti, Dempi
Jurnal Abdimas Pamenang Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas Pamenang - JAP
Publisher : STIKES Pamenang Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jap.v4i1.448

Abstract

Abstrak Persalinan merupakan proses fisiologis yang hampir selalu disertai rasa nyeri akibat kontraksi uterus, dilatasi serviks, serta penurunan dan rotasi janin di jalan lahir. Pada kala I fase aktif, intensitas dan frekuensi kontraksi semakin meningkat, sehingga rasa nyeri biasanya muncul lebih kuat dan teratur. Berbagai metode manajemen nyeri non farmakologis telah dikembangkan untuk membantu ibu mengatasi ketidaknyamanan selama proses persalinan yaitu dengan metode birth ball. Metode birth ball sangat efektif dalam penatalaksanaan nyeri persalinan karena membantu ibu mempertahankan posisi yang lebih ergonomis, meningkatkan relaksasi otot panggul, serta memanfaatkan gaya gravitasi untuk mempercepat penurunan kepala janin. Penggunaan birth ball dapat merangsang pelepasan endorfin alami yang berfungsi sebagai analgesik tubuh, sehingga persepsi nyeri dapat berkurang secara signifikan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu bersalin dalam mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif melalui penerapan metode birth ball sebagai salah satu manajemen nyeri non farmakologis. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan dan pelatihan metode birth ball kepada peserta penyuluhan. Sasaran pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil yang ada di TPMB Andina Primitasari sebanyak 12 orang. Media yang  digunakan adalah  power point, gym ball dan leaflet yang  berisikan  tentang  cara mengatasi rasa nyeri persalinan dengan metode birth ball. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah  para ibu hamil mengetahui tentang pengertian, penyebab rasa nyeri, faktor-faktor yang mempengaruhi respon terhadap nyeri persalinan dan cara penatalaksanaan nyeri persalinan sebanyak 83,4%. Tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan dapat memberikan demonstrasi langsung penggunaan birth ball serta pendampingan saat persalinan guna membantu ibu mengelola nyeri secara efektif.  Kata kunci : Nyeri Persalinan, Birth ball, Kala I Fase aktif , Menejemen nyeri non farmakologis, ibu bersalin   Abstract Labor is a physiological process that is almost always accompanied by pain caused by uterine contractions, cervical dilatation, as well as fetal descent and rotation through the birth canal. During the active phase of the first stage of labor, the intensity and frequency of contractions increase, resulting in stronger and more regular pain. Various non-pharmacological pain management methods have been developed to help mothers cope with discomfort during labor, one of which is the birth ball method. The birth ball method is highly effective in managing labor pain because it helps mothers maintain a more ergonomic position, enhances pelvic muscle relaxation, and utilizes gravity to facilitate fetal head descent. The use of a birth ball can stimulate the release of natural endorphins that function as the body’s analgesics, thereby significantly reducing pain perception. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of laboring mothers in reducing labor pain during the active phase of the first stage of labor through the application of the birth ball method as a non-pharmacological pain management strategy. The methods used included health education and training on the birth ball technique for participants. The target of this community service activity was 12 pregnant women at TPMB Andina Primitasari. The media used were PowerPoint presentations, gym balls, and leaflets containing information on managing labor pain using the birth ball method. The results showed that 83.4% of pregnant women gained knowledge about the definition, causes of pain, factors influencing responses to labor pain, and methods of labor pain management. Health care providers, especially midwives, are expected to provide direct demonstrations of birth ball use and assistance during labor to help mothers manage pain effectively.  Keywords : Labor pain, Birth ball, Active phase of the first stage of labor, Non-pharmacological pain management, Laboring mothers
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN KB SUNTIK 3 BULAN Oktapianti, Rika; Triyanti, Dempi
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v3i2.45

Abstract

Keluarga berencana merupakan upaya mengatur jumlah dan jarak kehamilan secara terencana guna meningkatkan kesehatan ibu, bayi, dan kesejahteraan keluarga. Perencanaan yang tepat dapat mencegah kehamilan yang tidak diinginkan serta menurunkan risiko komplikasi dan tindakan aborsi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan suntik 3 bulan di Praktik Mandiri Bidan Maimunnah Palembang. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah 30 ibu nifas menyusui yang diteliti pada 13 Oktober–18 Januari 2020. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara umur (p=0,026) dan paritas (p=0,046) dengan pemilihan kontrasepsi suntik 3 bulan, sedangkan pendidikan tidak berhubungan signifikan (p=0,398). Disimpulkan bahwa umur dan paritas mempengaruhi pemilihan KB suntik 3 bulan. Diharapkan tenaga kesehatan, khususnya bidan, meningkatkan edukasi dan konseling agar wanita usia subur dapat memilih metode kontrasepsi yang tepat.