Muhammad, Abdullah
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Eksistensi Fungsi dan Peran Guru Mata Pelajaran Agama Islam di Madrasah Muhammad, Abdullah
El-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2020): El-idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru adalah pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. menjadi seorang guru peran dan fungsinya tidak hanya mentransfer ilmu pengatahuan kepada peserta didik tapi lebih dari itu seorang guru diituntut mampu menanamkan nilai nilai yang baik kepada peserta didik. Peserta didik adalah generasi penurus bangsa sehingga peran dan fungsi guru harus dimaksimalkan terutama guru agama Islam dalam meningkatkan pemahaman dan praktik keagamaan. Dalam meningkatkan peran dan fungsi guru maka tentunya guru harus memiliki berbagai kompotensi dalam mengembangkan tugas dan fungsinya diantara kompetensi itu adalah kompetensi kepribadian, Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Professional, dan Kompetensi Sosial.
Peran Bimbingan Klasikal Teknik Diskusi Kelompok Untuk Meningkatkan Persiapan Karir: Layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik diskusi kelompok untuk persiapan karir siswa Muhammad, Abdullah
At-Taujih: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 2 No 2 (2024): At-Taujih
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/taujih.v2i2.953

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan yang dihadapi siswa kelas X DPIB 2 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Selong yakni masalah persiapan dalam memilih karir, yang disinyalir terjadi karena kurangnya pemahaman mendalam yang dimiliki siswa. Untuk persiapan karirnya Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman memilih karir pada siswa kelas X DPIB 2 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Selong sebelum dan sesudah diberi layanan bimbingan klasikal serta untuk mengetahui efekivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan pemahaman memilih karir pada siswa kelas X DPIB 2 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Selong. Metode penelitian menggunakan penelitian eksperimen. Subyek penelitian ialah siswa kelas X DPIB 2 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Selong. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket pemahaman pemilihan karir siswa. Data dianalisis dengan analisis deskripsi dan uji hipotesis menggunakan rumus T-test. Hasil penelitian menunjukkan data kondisi awal siswa sebelum mendapatkan layanan bimbingan klasikal masuk dalam kategori sedang dengan skor (43,65) dan kondisi siswa setelah mendapat layanan bimbingan klasikal masuk dalam kategori tinggi dengan skor (47,25). Terdapat pengaruh bimbingan klasikal untuk meningkatkan pemahaman memilih karir pada siswa dengan hasil t-hitung 9,25 ˃ t-tabel 2,042 yang artinya signifikan. Maka dapat dinyatakan bahwa layanan bimbingan klasikal dapat untuk meningkatkan pemahaman dalam persiapan memilih karir pada siswa kelas X DPIB 2 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Selong.
URGENSI PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM AL QURAN Muhammad, Abdullah
PILAR Vol. 13 No. 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/cwx6g470

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk 1) Mengatahui Apa saja  Ayat tentang pelestarian lingkungan hidup dan bagimana tafsir ayat ayat tentang pelestarian lingkungan hidup. 2) Hadis hadis tentang lingkungan hidup. Berdasarkan hasil analis yang dilakukan maka hasil dari penelitian ini yaitu; 1) Q.S Al-A'raf: 85,QS. Al-Baqarah 205 Al-Qhasas ayat 77, QS Al-Araf ayat 56, QS. al-Hijr ayat 19-20 Q.S. Hud ayat 6. Manusia hidup di muka bumi harus memiliki tanggung jawab mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam berdasarkan konservasi untuk mencapai kemakmuran agar terpenuhi seluruh kebutuhan umat manusia, dan saling menjaga lingkungan sekitar kita dalam konteks apapun. Dijelaskan di dalam Al Qur’an, bahwa manusia bertanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. 2) Hadis tentang menghidupakan lahan yang mati,  Hadis tentang perintah untuk menanam pohon.  Tanah dikategorikan hidup apabila di dalamnya terdapat air dan pemukiman sebagai tempat tinggal, Dalam hadis tersebut Nabi saw, menegaskan bahwa status kepemilikan tanah yang kosong adalah bagi mereka yang menghidupkannya, ini sebagai motivasi dan anjuran bagi mereka yang menghidupkannya. Menghidupkan lahan mati sebagai suatu keutamaan yang dianjurkan Islam, serta dijanjikan bagi yang mengupayakannya pahala yang amat besar.     Kata Kunci : Al quran, Hadis dan pelestarian lingkungan hidup
EKSISTENSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN PERKEMBANGANNYA DI SEKOLAH UMUM Muhammad, Abdullah
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk: (1) mengkaji sejarah perkembangan (PAI) di sekolah umum (2) mengkaji kurikulum (PAI) di sekolah umum (3) hambatan dan solusi (PAI) di sekolah umum. Berdasarkan hasil kajian dan analisis maka penelitian ini menyimpulkan sebagai berikut: (1) sejarah (PAI) pada masa pemerintahan Belanda mengalami diskriminatif terhadap (PAI)  seperti tertuang dalam Konstitusi Hindia Belanda (Indische Staatsregeling) pasal 179 (2) pendidikan agama dilarang diajarkan di sekolah umum milik pemerintah, dan hanya boleh diberikan di luar jam sekolah. Ordonansi Guru (Guru Ordonantie) tahun 1905 yang isinya mengharuskan adanya izin tertulis bagi setiap guru agama yang akan mengajar. Selanjutnya pada masa pemerintahan jepang (PAI) di ijinkan untuk di arkan di sekolah milik pemerintah. (2) Kurikulum (PAI) di sekolah terdiri dari beberapa apek yaitu, aspek al-Qur’an Hadits, Keimanan atau Aqidah, Akhlak, Fiqh (Hukum Islam), dan aspek Tarikh (Sejarah). Pendidikan Islam pada dasarnya bertujuan untuk mengantarkan peserta didik agar memiliki kemantapan akidah dan kedalaman spiritual.(3) hambatan Pendidikan Agama Islam yaitu; Kurangnya dukungan orang tua murid, PAI kurang diminati, Kurikulum PAI terlalu luas, Pelajaran agama kurang berguna bagi material, Kurang Peneladanan dari guru, Kurangnya Pembiasaan dari sekolah, Penampilan guru agama kurang menarik Budaya Global, spiritualisme melawan materilisme, PAI tidak menyatu dalam sistim. Solusi (PAI) yaitu:  Modeling-Imitating: menghadirkan perilaku yang baik dipraktikkan di lingkungan sekolah, kepala sekolah, guru, orang tua sebagai contoh dan model dimana bagi peserta didik. Materi PAI tidak sebatas materi belaka yang sifatnya abstrak, tetapi peserta didikmendapat pembuktian secara praktik langsung dalam kehidupan sehari-hari, Reflecting: Pendekatan yang bertujuan, peserta didikmampu mendapatkan sebuah pantulan atau masukan dengan apa yang telah dipelajarinya, Problem Solving: pendekatan dengan melibatkan peserta didikdari setiap pembelajaran PAI, Deep Discussion: pendekatan pembelajaran PAI yang menuntun masing-masing peserta didikberdiskusi secara mendalam, analisis, kritis terhadappemahaman ajaran Islam., Socialization: pendekatan pembelajaran PAI sebagai suatu proses implementasi yang dialami bagaimana sebuah ajaran atau nilai (PAI), Autentik Assasment: pendekatan pembelajaran PAI dengan penilaian dan evaluasi yang terus menerus berkesinambungan dan berkelanjutan terhadap anak didiknya. Kata kunci: Kurikulum, Pendidikan Agama Islam, Peserta Didik
PROBLEMATIKA DAN KRISIS PENDIDIKAN ISLAM MASA KINI DAN MASA YANG AKAN DATANG Muhammad, Abdullah
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk 1) untuk mengkaji Permasalahan Pendidikan Islam saat Ini. 2) dan Solusi Problematika Pendidikan Islam Saat ini dan akan datang berdasarkan hasil kajian dan anaalisi kritis maka disimpulkan sebagai berikut; 1) Problematika yang terjadi dalam dunia pendidikan islam diantaranya adalah dekadensi moral dan dikotomik ilmu pengatahuan. 2) Solusi dalam problematika pendidikan islam adalah dengan menanamkan nilai karakter dan pencegahan dikotomi ilmu pengatahuan. Adapun nilai nilai karakter tersebut yaitu Nilai karakter Religius Sikap dan perilaku yang religius merupakan sikap dan perilaku yang dekat dengan hal-hal spiritual. Jujur Salah satu bentuk program yang dapat dilakukan oleh sekolah untuk menumbuhkan kejujuran pada peserta didik, yaitu dengan membuat kantin jujur Toleransi Membentuk peserta didik yang memiliki rasa toleransi terhadap sesama. Kerja Keras Peserta didik perlu diajarkan mengenai pentingnya kerja keras. Kreatif Kreatif adalah suatu kemampuan namun untuk menciptakan suatu yang baru, untuk memberikan gagasan-gagasan baru yang diterapkan dalam pemecahan masalah. Mandiri Suatu proses pembelajaran peserta didik hendaknya dapat diarahkan agar menjadi peserta didik yang mandiri. Mandiri Suatu proses pembelajaran peserta didik hendaknya dapat diarahkan agar menjadi peserta didik yang mandiri.  Kata Kunci:  Pendidikan Islam, Nilai Karakter dan Problematika
URGENSI DALAM MEMAHAMI RUANG LINGKUP FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Amiruddin, Achmad; Muhammad, Abdullah
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk 1) Mengatahui pengertian filsafat pendidikan Islam 2) untuk mengatahui urgensi ruang lingkup filsfat pendidikan Islam. Berdasarkan hasil analis yang dilakukan maka hasil dari penelitian ini yaitu; 1) filasafat pendidikan Islam dapat dimaknai sebagai studi tentang pandangan filosofis dan aliran filsafat dalam Islam terhadap masalah pendidikan. Filsafat pendidikan Islam juga menjawab pengaruh kependidikan terhadap perkembagan dan pertumbuhan manusia muslim dan umat Islam pada umumnya. Filsafat pendidikan Islam sebagai sarana pemecahan berbagai persoalan dalam pendidikan umat Islam. Dengan demikian filsfat pendidikan bersifat tradisional, kritis,serta radikal sesuai dengan maksud filsfat itu sendiri. 2) ruang lingkup filsafat pendidikan islam adalah masalah masalah yang terkait dengan kegitan pendidikan, seperti kurikulum, metode, dan lingkungan. mendeskrpsikan bahwa pentingnya untuk diperhatikan dan dipahami secara mendalam untuk memaksimalakan dalam mengaktualisasikan dalam proses pembelajaran. Baik itu guru sebagai pengajar, kurikulum, metode, dan lingkungan karena ruang lingkup ini merupakan komponen komponen penting dalam menerapakan nilai nilai islam.   Kata Kunci : pengertian filasafat pendidikan Islam ruang lingkup filsafat pendidikan Islam, dan urgensi filsafat pendidikan Islam.