Muhammad, Abdullah
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Al Urwatul Wutsqa

EKSISTENSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN PERKEMBANGANNYA DI SEKOLAH UMUM Muhammad, Abdullah
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk: (1) mengkaji sejarah perkembangan (PAI) di sekolah umum (2) mengkaji kurikulum (PAI) di sekolah umum (3) hambatan dan solusi (PAI) di sekolah umum. Berdasarkan hasil kajian dan analisis maka penelitian ini menyimpulkan sebagai berikut: (1) sejarah (PAI) pada masa pemerintahan Belanda mengalami diskriminatif terhadap (PAI)  seperti tertuang dalam Konstitusi Hindia Belanda (Indische Staatsregeling) pasal 179 (2) pendidikan agama dilarang diajarkan di sekolah umum milik pemerintah, dan hanya boleh diberikan di luar jam sekolah. Ordonansi Guru (Guru Ordonantie) tahun 1905 yang isinya mengharuskan adanya izin tertulis bagi setiap guru agama yang akan mengajar. Selanjutnya pada masa pemerintahan jepang (PAI) di ijinkan untuk di arkan di sekolah milik pemerintah. (2) Kurikulum (PAI) di sekolah terdiri dari beberapa apek yaitu, aspek al-Qur’an Hadits, Keimanan atau Aqidah, Akhlak, Fiqh (Hukum Islam), dan aspek Tarikh (Sejarah). Pendidikan Islam pada dasarnya bertujuan untuk mengantarkan peserta didik agar memiliki kemantapan akidah dan kedalaman spiritual.(3) hambatan Pendidikan Agama Islam yaitu; Kurangnya dukungan orang tua murid, PAI kurang diminati, Kurikulum PAI terlalu luas, Pelajaran agama kurang berguna bagi material, Kurang Peneladanan dari guru, Kurangnya Pembiasaan dari sekolah, Penampilan guru agama kurang menarik Budaya Global, spiritualisme melawan materilisme, PAI tidak menyatu dalam sistim. Solusi (PAI) yaitu:  Modeling-Imitating: menghadirkan perilaku yang baik dipraktikkan di lingkungan sekolah, kepala sekolah, guru, orang tua sebagai contoh dan model dimana bagi peserta didik. Materi PAI tidak sebatas materi belaka yang sifatnya abstrak, tetapi peserta didikmendapat pembuktian secara praktik langsung dalam kehidupan sehari-hari, Reflecting: Pendekatan yang bertujuan, peserta didikmampu mendapatkan sebuah pantulan atau masukan dengan apa yang telah dipelajarinya, Problem Solving: pendekatan dengan melibatkan peserta didikdari setiap pembelajaran PAI, Deep Discussion: pendekatan pembelajaran PAI yang menuntun masing-masing peserta didikberdiskusi secara mendalam, analisis, kritis terhadappemahaman ajaran Islam., Socialization: pendekatan pembelajaran PAI sebagai suatu proses implementasi yang dialami bagaimana sebuah ajaran atau nilai (PAI), Autentik Assasment: pendekatan pembelajaran PAI dengan penilaian dan evaluasi yang terus menerus berkesinambungan dan berkelanjutan terhadap anak didiknya. Kata kunci: Kurikulum, Pendidikan Agama Islam, Peserta Didik
PROBLEMATIKA DAN KRISIS PENDIDIKAN ISLAM MASA KINI DAN MASA YANG AKAN DATANG Muhammad, Abdullah
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk 1) untuk mengkaji Permasalahan Pendidikan Islam saat Ini. 2) dan Solusi Problematika Pendidikan Islam Saat ini dan akan datang berdasarkan hasil kajian dan anaalisi kritis maka disimpulkan sebagai berikut; 1) Problematika yang terjadi dalam dunia pendidikan islam diantaranya adalah dekadensi moral dan dikotomik ilmu pengatahuan. 2) Solusi dalam problematika pendidikan islam adalah dengan menanamkan nilai karakter dan pencegahan dikotomi ilmu pengatahuan. Adapun nilai nilai karakter tersebut yaitu Nilai karakter Religius Sikap dan perilaku yang religius merupakan sikap dan perilaku yang dekat dengan hal-hal spiritual. Jujur Salah satu bentuk program yang dapat dilakukan oleh sekolah untuk menumbuhkan kejujuran pada peserta didik, yaitu dengan membuat kantin jujur Toleransi Membentuk peserta didik yang memiliki rasa toleransi terhadap sesama. Kerja Keras Peserta didik perlu diajarkan mengenai pentingnya kerja keras. Kreatif Kreatif adalah suatu kemampuan namun untuk menciptakan suatu yang baru, untuk memberikan gagasan-gagasan baru yang diterapkan dalam pemecahan masalah. Mandiri Suatu proses pembelajaran peserta didik hendaknya dapat diarahkan agar menjadi peserta didik yang mandiri. Mandiri Suatu proses pembelajaran peserta didik hendaknya dapat diarahkan agar menjadi peserta didik yang mandiri.  Kata Kunci:  Pendidikan Islam, Nilai Karakter dan Problematika
URGENSI DALAM MEMAHAMI RUANG LINGKUP FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Amiruddin, Achmad; Muhammad, Abdullah
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk 1) Mengatahui pengertian filsafat pendidikan Islam 2) untuk mengatahui urgensi ruang lingkup filsfat pendidikan Islam. Berdasarkan hasil analis yang dilakukan maka hasil dari penelitian ini yaitu; 1) filasafat pendidikan Islam dapat dimaknai sebagai studi tentang pandangan filosofis dan aliran filsafat dalam Islam terhadap masalah pendidikan. Filsafat pendidikan Islam juga menjawab pengaruh kependidikan terhadap perkembagan dan pertumbuhan manusia muslim dan umat Islam pada umumnya. Filsafat pendidikan Islam sebagai sarana pemecahan berbagai persoalan dalam pendidikan umat Islam. Dengan demikian filsfat pendidikan bersifat tradisional, kritis,serta radikal sesuai dengan maksud filsfat itu sendiri. 2) ruang lingkup filsafat pendidikan islam adalah masalah masalah yang terkait dengan kegitan pendidikan, seperti kurikulum, metode, dan lingkungan. mendeskrpsikan bahwa pentingnya untuk diperhatikan dan dipahami secara mendalam untuk memaksimalakan dalam mengaktualisasikan dalam proses pembelajaran. Baik itu guru sebagai pengajar, kurikulum, metode, dan lingkungan karena ruang lingkup ini merupakan komponen komponen penting dalam menerapakan nilai nilai islam.   Kata Kunci : pengertian filasafat pendidikan Islam ruang lingkup filsafat pendidikan Islam, dan urgensi filsafat pendidikan Islam.