Meilinda, Ni Wayan Ninda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Konsep Pengasuhan Dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini (Survei di Desa Adat Serangan) Meilinda, Ni Wayan Ninda
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i2.25654

Abstract

 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konsep pengasuhan dalam upaya meningkatkan kemandirian anak usia dini. Sebuah penelitian survey dilaksankaan di Kampung Serangan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menyebar kuesioner sebagai data pendukung. Dalam penentuan subjek penelitian ini menggunakan sampling purposive. Responden dalam penelitian ini berjumlah 50 orang tua siswa TK Kumara Sari V Serangan yang berasal dari Desa Adat Serangan dan 5 orang tua yang diwawancarai. Penentuan sampel dilakukan dengan sampling total. Data dikumpulkan melalui hasil dari kuesioner, wawancara dan observasi. Data dianalisis untuk memgambarkan bahwa di Desa Adat Serangan memiliki implementasi konsep pengasuhan orang tua agar anak usia dini mandiri, sehingga anak mampu melakukan kegiatannya sendiri baik di lingkungan rumah, lingkungan luar (sekolah, diluar rumah). Berdasarkan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa Kemandirian anak usia dini di Desa Adat Serangan terjadi akibat adanya konsep pengasuhan demokratis dalam upaya meningkatkan kemandirian anak sehingga anak mampu mengerjakan segala kegiatannya tanpa dibantu oleh orang lain. Kata-kata Kunci: kemandirian, pengasuhan, anak usia dini, tradisiAbstractThis study aims to determine the implementation of the concept of care in an effort to increase the independence of early childhood. Survey was held in the customary village of Serangan. This research is a descriptive qualitative research with a questionnaire spread survey as supporting data. In determining the subject of this study using purposive sampling. Respondents in this study were 50 parents of Kindergarten Kumara Sari V Serangan students who came from the Customary Village of Serangan and 5 parents were interviewed. Determination of the sample is done by total sampling. Data was collected through the results of questionnaires, interviews and observations. Data were analyzed to illustrate that in the Customary Village of Serangan has the implementation of the concept of parenting so that early childhood is independent, so that children are able to carry out their own activities both at home and outside (school, outside the home). Based on the above research it can be concluded that the independence of early childhood in the Customary Village of Serangan occurs due to the concept of democratic parenting in an effort to increase the independence of children so that children are able to do all their activities without the assistance of others.Keywords: autonomy, parenting, early childhood, tradition
Implementasi Konsep Pengasuhan Dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini (Survei di Desa Adat Serangan) Meilinda, Ni Wayan Ninda
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i2.25654

Abstract

 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konsep pengasuhan dalam upaya meningkatkan kemandirian anak usia dini. Sebuah penelitian survey dilaksankaan di Kampung Serangan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menyebar kuesioner sebagai data pendukung. Dalam penentuan subjek penelitian ini menggunakan sampling purposive. Responden dalam penelitian ini berjumlah 50 orang tua siswa TK Kumara Sari V Serangan yang berasal dari Desa Adat Serangan dan 5 orang tua yang diwawancarai. Penentuan sampel dilakukan dengan sampling total. Data dikumpulkan melalui hasil dari kuesioner, wawancara dan observasi. Data dianalisis untuk memgambarkan bahwa di Desa Adat Serangan memiliki implementasi konsep pengasuhan orang tua agar anak usia dini mandiri, sehingga anak mampu melakukan kegiatannya sendiri baik di lingkungan rumah, lingkungan luar (sekolah, diluar rumah). Berdasarkan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa Kemandirian anak usia dini di Desa Adat Serangan terjadi akibat adanya konsep pengasuhan demokratis dalam upaya meningkatkan kemandirian anak sehingga anak mampu mengerjakan segala kegiatannya tanpa dibantu oleh orang lain. Kata-kata Kunci: kemandirian, pengasuhan, anak usia dini, tradisiAbstractThis study aims to determine the implementation of the concept of care in an effort to increase the independence of early childhood. Survey was held in the customary village of Serangan. This research is a descriptive qualitative research with a questionnaire spread survey as supporting data. In determining the subject of this study using purposive sampling. Respondents in this study were 50 parents of Kindergarten Kumara Sari V Serangan students who came from the Customary Village of Serangan and 5 parents were interviewed. Determination of the sample is done by total sampling. Data was collected through the results of questionnaires, interviews and observations. Data were analyzed to illustrate that in the Customary Village of Serangan has the implementation of the concept of parenting so that early childhood is independent, so that children are able to carry out their own activities both at home and outside (school, outside the home). Based on the above research it can be concluded that the independence of early childhood in the Customary Village of Serangan occurs due to the concept of democratic parenting in an effort to increase the independence of children so that children are able to do all their activities without the assistance of others.Keywords: autonomy, parenting, early childhood, tradition