Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMODELAN MATEMATIS DAN LIDAR DALAM PENGELOLAAN RESIKO BANJIR DAS WAI RUHU AMBON Putriasri, Anggun Etika; Hermawan, Yandi; Jaya, Irene; Kosasih, Budhi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 19, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2020.v19i2.3620

Abstract

Daerah aliran sungai Wai Ruhu merupakan kawasan memprihatinkan terkait fenomena banjir di Ambon. Pada tahun 2012 dan 2013, kota Ambon mengalami banjir akibat sungai Wai Ruhu yang menyebabkan kerugian ekonomi dan sosial yang sangat besar. Memasuki era digital, penyajian analisa hidrologi dan hidraulik menggunakan aplikasi komputer sudah menjadi suatu kebutuhan dalam perencanaan pengendalian banjir. Dalam analisa ini, aplikasi HEC-HMS dan HEC-RAS digunakan untuk simulasi limpasan air dan area genangan banjir. Dalam penggunaannya, penyajian model HEC-RAS 2D mewajibkan adanya DEM (Digital Elevation Model). DEM LIDAR yang digunakan mempunyai ketelitian vertikal 0.25 m dengan interval kontur 0.5 m. Data lain yang digunakan adalah data curah hujan dan informasi kejadian serta lamanya banjir aktual yang didapat dari hasil survei lapangan. Parameter dari model HEC-HMS dan HEC-RAS secara terintegrasi dikalibrasikan dengan survei lapangan genangan banjir pada kejadian bencana. Hasil dari kalibrasi parameter model sungai Wai Ruhu mencapai 89%. Melalui simulasi hidraulik menggunakan beberapa parameter seperti penempatan sejumlah checkdam, pemilihan kedalaman pengerukan dan tinggi tanggul sungai dapat dihasilkan rancangan optimal pengendalian debris dan luas genangan banjir. Pemodelan dengan rencana penanganan menempatkan 4 checkdam, pengerukan sungai sedalam 1 m, penempatan tanggul setinggi 2 m menghasilkan pengurangan genangan 94% dan pengendalian debris sebesar 97%. Rencana bangunan diuji kembali dengan pemodelan HEC-RAS untuk mengetahui bahwa bangunan air yang direncanakan telah efektif mengendalikan banjir.
Kajian Penanganan Gerusan pada Sungai Ciujung melalui Pemodelan Numerik : Study of Scour Treatment in the Ciujung River through Numerical Modeling Putriasri, Anggun Etika; Hermawan, Yandi; Amatullah, Salma Izzatu; Rahmawati, Adhisye; Sandi, Calvin
Jurnal Teknik Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (Desember 2023)
Publisher : Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56860/jtsda.v3i2.84

Abstract

The Ciujung River is known to have a meander river morphology, which has many bends. This causes several points in the river to be prone to erosion. In January 2023, the banks of the Ciujung River located in Bojong Catang Village experienced a landslide due to erosion which caused damage to several residents’ houses and threatened the surrounding settlements. Therefore, a treatment is needed to prevent erosion. Crib is a river structure that has a functions to regulate the direction of flow at river bends while protecting river banks against erosion. This study will test several alternative crib designs on the riverbanks of Bojong Catang Village. The simulation in this study was carried out using a 25-year return period flood discharge with a peak discharge of 1538,10 m3/s. Tests were carried out using numerical modeling with the aid of HEC-RAS 6.2 software to determine the flow speed at the outer bend of the river. The main objective of this study is to test the effectiveness of several design alternatives, as well as to provide crib design recommendations. From the results of modeling and analysis, it was found that to reduce the potential for landslides on river banks, with a length of ± 670 m in Bojong Catang Village, Alternative III groin design is recommended, with 12 impermeable crib, crib length of 31,85 meters, and the distance between each cribs is 57,33 meters. This alternative offers the most economical costs, with a smaller number of groins yet still has high effectiveness in reducing flow velocity at the outer bends of the river.