Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Community empowerment through the processing of crispy catfish in Padukuhan XII Sidorejo, Bantul Amrih, Dewi; Sutakwa, Adi; Syarifah, Atika Nur; Nadia, Lana Santika
Community Empowerment Vol 6 No 7 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.676 KB) | DOI: 10.31603/ce.5031

Abstract

Padukuhan XII Sidorejo, located in Kasihan District, Bantul Regency, was one of the areas that was cultivating a lot of fish and vegetables in buckets or budikdamber during the Covid-19 pandemic. One of the vegetables cultivated is kale and can meet daily household needs. While the type of fish that is widely cultivated with budikdamber is catfish. Cultivation of catfish and vegetables is expected to meet household needs, but consumption of catfish from this cultivation is less than optimal due to low knowledge about diversification of processed catfish. These potentials and problems in the community were further explored by the UPY Agricultural Product Technology Bachelor Program lecturer team through community service programs to provide basic knowledge about processed catfish production. This crispy catfish can be a variation of the daily food menu and/or creative business ideas in the food sector for the residents of Pedukuhan XII Sidorejo, Bantul.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Kripik Ikan Lele dalam Meningkatkan Ekonomi Kreatif di Masa New Normal Suharman Suharman; Atika Nur Syarifah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBJ Vol. 4 No. 3 (2021): Edisi Khusus: Peranan Akademisi Dalam Masyarakat (Desember 2021)
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.273 KB)

Abstract

The KWT "Margo Mulyo" Mertosanan Wetan, Potorono Village is a community group made up of women farmers. Potorono Village has a tourist attraction in Telaga Embung, which is often packed, and there is also a lot of potential for catfish fishing. However, the community's knowledge and skills in diversifying the processing of catfish products are still limited. The catfish produced are only utilized for personal consumption, with some being sold to middlemen for a small profit. To boost the selling value of catfish, product processing innovations that may be used as mementos typical of Potorono Village are required, with the Telaga Embung tourist region as the primary marketing goal. As a result, counseling and training on the manufacturing of catfish chips as souvenirs unique to Potorono Village, Banguntapan District, Bantul Regency, Yogyakarta Special Region. This program aims to raise awareness about the nutritional value of catfish and to improve the processing abilities of the "Margo Mulyo" Farmer Women's Group. The skills required begin with the selection of raw materials and continue through product preparation, which includes washing, slicing, and seasoning preparation, to ensure that the products produced exceed nutritional and food safety criteria. Consumers appreciate the product's appearance and crispness, as well as the use of a silent machine to ensure that the final product is of high quality.   Keywords: Creative Economy, Catfish Chips, Kwt Margo Mulyo   Abstrak   Kelompok Wanita Tani “Margo Mulyo” Pedukuhan Mertosanan Wetan, Desa Potorono merupakan kelompok masyarakat yang beranggotakan para perempuan. Desa Potorono memiliki ikon wisata Telaga Embung yang selalu ramai dikunjungi masyarakat, selain itu potensi hasil perikanan ikan lele cukup melimpah. Namun pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam diversifikasi pengolahan produk lele masih sangat minim. Hasil budidaya ikan lele selama ini hanya dimanfaatkan sebagai konsumsi rumahan dan sebagian dijual ke tengkulak dengan harga yang relatife rendah. Untuk meningkatkan nilai jual ikan lele diperlukan inovasi pengolahan produk yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas Desa Potorono dengan target utama pemasaran adalah diarea wisata Telaga Embung. Oleh karena itu dilakukan penyuluhan dan pelatihan pengolahan kripik ikan lele sebagai oleh-oleh khas Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi nilai gizi, pemasaran ikan lele dan meningkatkan keterampilan Kelompok Wanita Tani “Margo Mulyo” dalam mengolah kripik ikan lele. Keterampilan yang dimiliki mulai dari pemilihan bahan baku, preparasi produk mulai dari pembersihan, pengirisan termasuk penyiapan bumbu agar produk yang dihasilkan memenuhi standar nutrisi dan keamanan pangan. serta pengemasan menggunakan mesin siller sehingga produk yang dihasilkan disamping kualitasnya baik, penampilan dan kerenyahan produk juga disukai konsumen.   Kata kunci: Ekonomi Kreatif, Kripik Lele, Kwt Margomulyo
Self Management Dengan Prilaku Diet Penderita Diabetes Mellitus Di Puskesmas Syarifah Atika, Mudatsir, Endang Mutiawati
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK) Volume IV No.2 Juli-Desember 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.065 KB)

Abstract

KUALITAS KINERJA PERAWAT DAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM PEMERINTAH ACEH Andara Maurisa; Yuswardi Yuswardi; Syarifah Atika
Idea Nursing Journal Vol 11, No 2 (2020): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v11i2.20689

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan catatan perawat untuk menilai keadaan pasien baik bio-psiko-sosial-spiritual mulai pasien datang ke rumah sakit sampai pulang. Penilaian kinerja perawat pada dokumentasi asuhan keperawatan bersifat objektif yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas kinerja perawat dalam melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan. Penelitian deskriptif dilakukan dengan metode kuantitatif dan desain cross-sectional study. Jumlah sampel 128 responden dipilih sebagai sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang digunakan untuk mengukur pelaksanaan pendokumentasian yang dilakukan oleh perawat. Hasil penelitian   menunjukkan bahwa pelaksanaan asuhan keperawatan diruang rawat Rumah Sakit Umum Pemerintah Aceh secara umum berada pada katagori baik (75,71%), yang terdiri dari komponen pengkajian (70,57%), diagnosa keperawatan (94,33%), intervensi (87,59%), implementasi (87,59%) dan evaluasi pendokumentasian (77,30%) berada pada katagori baik. Diharapkan kepada pihak rumah sakit untuk dapat mengadakan kegiatan pelatihan pengoptimalan pendokumentasian asuhan keperawatan bagi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan bagi pasien di ruang rawat inap.Kata kunci:    Perawat, Kinerja, Asuhan Keperawatan
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DIET HIPERTENSI DAN STRES DENGAN TEKANAN DARAH LANSIA PENDERITA HIPERTENSI Agustina Bella Sasti; Fithria Fithria; Syarifah Atika
Idea Nursing Journal Vol 13, No 1 (2022): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v13i1.22591

Abstract

Lansia Penderita hipertensi di Indonesia tahun 2013-2018 tercatat secara berturut-turut 57,6% dan 63.2%. Kontributor terjadinya peningkatan jumlah hipertensi diantaranya yaitu pola makan yang tidak sehat dan stres. Oleh karena itu, pengontrolan pola makan serta melakukan manajemen stres yang dibantu oleh keluarga dapat membantu penurunan tekanan darah lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan keluarga tentang diet hipertensi dengan tekanan darah dan hubungan antara stres dengan tekanan darah pada lansia hipertensi di kecamatan Krueng Barona Jaya. Desain penelitian cross sectional dengan metode deskriptif korelatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dengan jumlah responden sebanyak 57 responden. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan angket untuk keluarga responden dan wawancara terpimpin kepada responden lansia. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan hasil yang didapatkan yaitu ada hubungan pengetahuan keluarga tentang diet hipertensi dengan tekanan darah (p-value 0,010), serta ada hubungan stres pada lansia hipertensi dengan tekanan darah (p-value 0,001). Diharapkan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan program promosi kesehatan, melakukan home visit dengan menggunakan media lembar balik, dan membagikan media informasi berupa leaflet. Serta pada lansia khususnya yang mengalami stress, perlu untuk difasilitasi program pengajian.
SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP PERSONAL HYGENE ORGAN REPRODUKSI Mariatul Kiftia; Mira Rizkia; Nevi Hasrati Nizami; Syarifah Atika
Idea Nursing Journal Vol 10, No 2 (2019): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v10i2.18856

Abstract

Sikap merupakan predisposisi emosional yang dipelajari untuk merespon secara konsisten terhadap suatu objek, sikap pemeliharaan personal hygiene Jenis penelitian ini bersifat penelitian deskriptivf explorative dengan pendekatan cross sectional dengan sampel penelitian sebanyak 42 remaja putri dengan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sikap personal hygene pada remaja putri di pesantren babun najah sudah baik dengan kategori hasil (54,8%), untuk rekomendasi di harapkan remaja putri dapat menjaga kebersihan genetalia secara personal dan tidak menggunakan pembersih dan pewangi alat genetalia agar mencegah terjadinya penyakit dan masalah kesehatan reproduksi.Keyword : Sikap, Personal hygiene, Remaja Putri ABSTRACTAttitude is an emotional predisposition that is learned to respond consistently to an object, attitudes of personal hygiene maintenance. This type of research is descriptive explorative with cross sectional methode. 42 female adolescents were selected as sample, and purposive sampling methode was used in this research. The result showed personal hygiene attitudes in female adolescents in the babun najah boarding school were good with the results category (54,8%), for recommendations it is expected that female adolescents can maintain personal hygiene genatalia and do not use genetalia cleansers and deodorizes to prevent disease and reproductive health problemsKeywords: Attitude, Menstruation, Female Adolescents  
PEMENUHAN KEBUTUHAN ASAH BALITA PADA KELUARGA DI KOTA BANDA ACEH Ullya Humaira; Neti Hartaty; Syarifah Atika
Idea Nursing Journal Vol 13, No 1 (2022): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v13i1.22547

Abstract

Permasalahan gizi pada anak balita merupakan akibat karena kurangnya perhatian keluarga terhadap upaya keluarga dalam proses pemenuhan kebutuhan asah terhadap anak balita. Aceh merupakan daerah tertinggi yang mengalami permasalahan gizi pada anak balita. Peningkatan kasus tertinggi di Aceh berada pada Kota Banda Aceh dengan prevalensi kejadian sebanyak 17,8% anak balita mengalami permasalahan gizi. Oleh karena itu, upaya keluarga dalam pemenuhan kebutuhan asah terhadap anak balita sangat penting dalam menurunkan prevalensi balita dengan permasalahan gizi di Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pemenuhan kebutuhan asah balita pada keluarga di wilayah kerja puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh. Jenis penelitian adalah dengan menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang memiliki balita di di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh berjumlah 105 keluarga. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 77 (73,3%) responden dikategorikan baik dalam memenuhi kebutuhan asah balita sedangkan sebanyak 28 (26,7%) responden dikategorikan kurang baik. Direkomendasikan untuk penyedia layanan kesehatan agar dapat melakukan promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan asah pada keluarga balita dengan lebih baik untuk mengurangi risiko permasalahan gizi balita dan permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan asah terhadap balita.
PERSEPSI PERAWAT PELAKSANA TERHADAP GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANG DENGAN PELAKSANAAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT BANDA ACEH Andara Maurisa; Laras Cyntia Kasih; Syarifah Atika
Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v12i1.22960

Abstract

Kepemimpinan merupakan keterampilan mempengaruhi orang lain untuk melakukan sesuatu dengan sebaik-baiknya kemampuan yang dimiliki. Cara seseorang memanfaatkan kemampuan yang tersedia untuk memimpin orang lain disebut dengan gaya kepemimpinan.Perawat pelaksana memiliki harapan yang tinggi terhadap kepemimpinan kepala ruang untuk meningkatkan kualitas kinerja mereka, namun persepsi perawat terhadap tindakan kepemimpinan yang ditunjukkan oleh kepala ruang tidak begitu memuaskan. Hal tersebut dikarenakan kepala ruang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menyelesaikan tugas manajemen dibandingkan membimbing atau menginspirasi perawat agar memberikan asuhan keperawatan yang lebih baik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi perawat pelaksana terhadap gaya kepemimpinan dengan pelaksanaan asuhan keperawatan di rumah sakit Banda Aceh. Penelitian deskriptif dilakukan dengan metode kuantitatif dan desain cross-sectional study. Jumlah sampel 87 responden dipilih sebagai sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang digunakan untuk mengidentifikasi persepsi perawat terhadap gaya kepemimpinan kepala ruang dengan pelaksanaan asuhan keperawatan. Hasil penelitian   menunjukkan bahwa pelaksanaan asuhan keperawatan diruang rawat Rumah Sakit Banda Aceh telah dilaksanakan  (85,21%) yang terdiri dari komponen pengkajian (77,60%), diagnosa keperawatan (94,33%), intervensi dan implementasi (88,34%) dan evaluasi pendokumentasian (77,30%) telah dilakukan atau terlaksana dengan baik. Diskusi: pelaksanaan asuhan keperawatan yang dilakukan di ruang rawat inap rumah sakit sudah terlaksana dengan baik dan memenuhi standard  operasional prosedur dimana saat asuhan keperawatan dilakukan oleh perawat telah mendapat bimbingan, arahan dari kepala ruang dengan gaya kepemimpinan yang baik sebagai tempat untuk berdiskusi, mengklarifikasi informasi dan memperbaharui data sesuai dengan yang asuhan keperawatan. Saran: diharapkan kepada pemberi pelayanan kesehatan terutama pihak rumah sakit untuk dapat mengadakan kegiatan pelatihan penguatan pemahaman kepemimpinan bagi kepala ruang di rumah sakit.
Pengaruh penambahan variasi tepung sayuran pada karakteristik keripik tortila Atika Nur Syarifah; Dewi Amrih
Jurnal Agercolere Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Agercolere
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/jac.v3i1.125

Abstract

Keripik tortila merupakan salah satu jenis camilan yang terbuat dari jagung yang tinggi kalori dan disukai oleh banyak orang. Namun, keripik tortila ini kurang dalam aspek serat pangan sehingga adanya tambahan bahan lain diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk tortila yang dihasilkan. Pembuatan tortila ini menggunakan bahan jagung dan variasi sayuran. Variasi sayuran yang digunakan adalah bayam merah dan buah bit yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas keripik tortila yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL). Hasil penelitian yang diperoleh yaitu produk tortila tepung jagung dengan variasi sayuran tepung bayam merah dan buah bit memounyai nilai Aw 0,35–0,40, kadar air 1,89–6,98%, kadar abu 4,15–12,44%, kadar protein 9,67–39,32%, kadar lemak 4,25–9,00%, kadar karbohidrat 38,91–79,29% dan kadar serat pangan 5,01–19,14%.
PENGARUH VICARIOUS EXPERIANCE TERHADAP MOTIVASI KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU Nevi Hasrati Nizami; Inda Mariana Harahap; Syarifah Atika; Dara Ardhia
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 5, No 1 (2020): Juli 2020
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v5i1.116

Abstract

Vicarious experiance merupakan salah satu metode untuk mengelola individu untuk mampu mengatasi masalahnya sendiri melalui pengalaman orang lain baik kesuksesan dan kegagalan yang pernah dialami sehingga mempengaruhinya untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Penelitian quasi-experimental design ini menggunakan pendekatan pre and post test dengan dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Sampel terdiri dari 140 responden yang dipilih secara total sampling (70 responden kelompok intervensi dan 70 responden kelompok kontrol). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah berusia 36-45 tahun (68.6% kelompok intervensi dan 51.4% kelompok kontrol), tingkat pendidikan SMA (62.9% kelompok intervensi dan 67.1% kelompok kontrol) dan lama pekerjaan < 5 tahun (44.3% kelompok intervensi dan 58.6% kelompok kontrol).  Analisis hasil penelitian juga menunjukkan vicarious experiance berpengaruh terhadap motivasi kader (p=0.000), pada kader posyandu di Puskesmas Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa vicarious experiance  bermanfaat bagi kader posyandu untuk meningkatkan motivasi dalam mejalankan kegiatan posyandu disetiap desa.