Salah satu tantangan dalam proses pembelajaran adalah menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kevalidan dari LKPD berbasis etnosains dengan model discovery learning. Etnosains yang digunkaan mengangkat pembuatan minasarua minuman khas bima yang dihubungkan dalam mata pelajaran IPA materi Unsur, Senyawa, dan Campuran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan mengadopsi model 4D yang mencakup Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebarluasan) namun dalam penelitian hanya terbatas pada tahap development. Teknik pengumpulan data menggunakan uji validitas oleh empat ahli. Aspek uji kevalidan terdiri dari aspek isi, aspek penyajian, aspek bahasa dan aspek tampilan. Hasil validasi oleh ahli mendapatkan skor kevalidan sebesar 0.86 dengan kategori sangat valid. Adapun pada setiap aspek untuk aspek isi mendapatkan skor 0.87 dengan kategori sangat valid, aspek penyajian mendapatkan skor 0.88 dengan kategori sangat valid, aspek bahasa mendapatkan skor 0.79 dengan kategori valid dan aspek tampilan mendapatkan skor 0.89 dengan kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan telah valid digunakan dan dapat dilanjutkan pada tahap uji coba dalam pembelajaran IPA.