Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Genotype Rumah Adat Sumba Barat dengan Metode Space Syntax Irwanuddin, Irfan
RUAS Vol. 16 No. 1 (2018)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2018.016.01.5

Abstract

Various influences toward West Sumba traditional house’s morphology are affecting the way its exterior appearance has formed. Despite their exterior uniformity, each of these houses is showing different spatial configuration. Spatial configuration is a product of certain social processes. In other words, different society will produce different spatial configuration. Meanwhile, it is believed that space syntax method could be employed to elaborate objectively particular social phenomenon by examining its spatial configuration. Based on that, this research attempted to identify the genotype in those houses to reveal the social phenomenon occurred. Core and territory are parts of several factors that potentially represent a cultural pattern in certain society. The result revealed that these houses are in fact sharing same spatial patterns. It is strongly indicated by core and territory pattern comparison. Four of the five samples are showing a strong genotype, while the left one is showing a genotype differences. In addition, there is a fact that this house with different genotype is located in a village that exposed to modernization.
Investigasi Kinerja Gaya Angin pada Rumah Tradisional Nias Irwanuddin, Irfan
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 7 No. 4 (2018): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.7.4.229

Abstract

Rumah tradisional Nias memiliki sifat yang adaptif terhadap konteks iklim geografis. Meski mulanya rumah ini didesain sebagai bentuk pertahanan, namun secara adaptasi iklim bangunan ini memiliki faktor desain yang unik. Studi kasus dalam kajian ini menggunakan dasar tiga tipologi rumah tradisional Nias (Utara, Tengah, dan Selatan). Masing-masing tipologi tersebut memiliki kesamaan faktor desain, namun dengan perbedaan posisi dan ukuran bukaan, serta geometri massanya masing-masing. Kajian ini berupaya menginvestigasi kinerja gaya angin yang dihasilkan dari rumah tradisional Nias. Metode dalam kajian ini menggunakan analisis deskriptif berbasis simulasi CFD. Hasil penelitian mengungkap adanya perbedaan pola gaya angin pada tiap studi kasus. Selain itu, ditemukan pula korelasi antara faktor geometri denah, geometri atap, posisi, dan jumlah bukaan terhadap gaya angin yang bekerja di dalam ruangan. Perubahan variasi dari bukaan yang bertahap pada faktor desain ketiga studi kasus (Nias Utara-Tengah-Selatan) berdampak pula secara bertahap terhadap kinerja gaya angin pada masing-masing studi kasus.