Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Melalui Literasi Ekonomi Syariah dan Pengelolaan Hasil Laut di Barrang Lompo Makassar Jamaluddin, Jamaluddin; Wahyuni, Sinar; Defyanty. S, Putri; Ifna, Nur; Sahib, Munawarrah; Enre, Anwar
AKM Vol 6 No 1 (2025): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v6i1.1517

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memperkenalkan dasar tentang literasi ekonomi di tingkat sekolah menengah tinggi, siswa belajar memahami konsep ekonomi melalui pengelolaan keuangan pribadi dan konsumsi secara bijak, dan mendorong sikap positif terhadap kewirausahaan yang pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal Pengolahan Hasil Laut bagi masyarakat setempat. Kegiatan PKM ini dilakukan oleh dosen prodi agama Islam, prodi ekonomi syariah, serta mahasiswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Barrang Lompo, Kecamatan Sakkarang, Makassar. Adapun langkah-langkah kegiatan PKM sebagai berikut: 1) Tahap Persiapan; 2) Tahap Assesment; 3) Tahap Perencanaan Program atau Kegiatan; 4) Tahap Pemformulasian Rencana Aksi; 5) Tahap Pelaksanaan (Implementasi) Program atau Kegiatan; serta 6) Tahap Evaluasi. Hasilnya siswa dan masyarakat dapat memahami literasi ekonomi dan Pengolahan Hasil Laut, khusus mengatur keuangan, konsumsi secara bijak, dan belajar berwirausaha sehingga diharapkan dapat membentuk budaya literasi ekonomi yang kuat dan berkelajutan.
Evaluasi Penjualan Produk Gadai Syariah Dan Kepatuhannya Terhadap Prinsip Ekonomi Islam Di Pegadaian Syariah Makassar Wahyuni, Sinar; Jamaluddin
Al-Hisbah Jurnal Ekonomi Syariah Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Al Hisbah
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/his.v4i1.356

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penjualan produk Pegadaian Syariah Central Jl. Samalona Makassar dan untuk mengetahui apakah penjualan produk sudah sesuai dengan prinsip Ekonomi Islam. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Adapun sumber data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh diperoleh langsung dari Pegadaian Syariah Sentral Jl. Samalona Makassar, yaitu berupa data dari jumlah nasabah, omzet, dan laba serta data sekunder dari riset kepustakaan. Selanjutnya metode pengumpulan data dilakukan dengan obeservasi, wawancara dan dokumentasi untuk selanjutnya di analisis dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penjualan produk yang digunakan Pegadaian Syariah Sentral Jl. Samalona Makassar tidak terlepas dari aturan OJK dan DSN. Proses transaksi lebih mudah dan cepat sehingga dapat menarik minat nasabah untuk menggunakan jasa pegadaian. Terbukti dari jumlah nasabah, omzet, dan laba mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Pola Asuh dan Kejadian Stunting Pada Keluarga Tidak Mampu di Kelurahan Salo Kabupaten Pinrang Wahyuni, Sinar; Haniarti, Haniarti; Wahyuni Sari, Rasidah
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.4009

Abstract

Stunting remains a major public health problem in Indonesia, including Pinrang Regency, with consequences for children’s physical growth, cognitive development, and future productivity. Its causes are not only linked to economic limitations but also closely related to parenting practices. Some poor families have successfully prevented stunting through positive caregiving practices, making the Positive Deviance (PD) approach relevant to explore. This study aimed to identify parenting patterns among low-income families in Salo Village and their relationship to stunting in children aged 6–59 months. A qualitative method with a phenomenological approach was employed. The study involved 10 informants, consisting of mothers of stunted and non-stunted children, posyandu cadres, and health workers. Data were collected through in-depth interviews, observation, and anthropometric measurements, then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings showed that families with stunted children generally provided monotonous food with limited variety, were inconsistent in exclusive breastfeeding, and rarely utilized health services. In contrast, poor families with non-stunted children practiced PD, including exclusive breastfeeding, preparing simple but nutritious meals, maintaining household and environmental hygiene, and regularly attending posyandu. The study concludes that parenting practices are a key determinant in preventing stunting, even under economic constraints. The Positive Deviance approach offers an effective strategy for community empowerment by identifying and applying local solutions based on available resources.