Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tingkat Kecemasan pada Pembelajaran Senam Lantai Kayang Hanum Izzul Hanan; Lusiana; Syarifah Zahra; Yudhi Purnama
Indonesian Journal of Kinanthropology (IJOK) Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1130.909 KB) | DOI: 10.26740/ijok.v2n2.p89-94

Abstract

Background: Observations in the field show that students are less comfortable and less confident when practicing the Kayang movement in floor gymnastics learning of physical education. This study aims to determine the level of anxiety learning bridge up floor gymnastics in class X students at SMA Negeri 8 Semarang with each factor. Methods: This quantitative research uses a survey approach to obtain data with a questionnaire as the data collection instrument. The sampling technique used purposive sampling technique, as many as 133 students were used as research samples. Results: The results showed that the level of anxiety of students in learning gymnastics on the bridge up floor was influenced by psychological factors in the very low category of 9 students, low 34 students, 45 students moderate, 36 students high, and very high 9 students. While the anxiety level of physiological factors in the very low category is 14 students, the low category is 26 students, the medium category is 50 students, the high category is 36 students, and the very high category is 7 students. Conclusions: Physical education teachers are expected to be able to use a variety of appropriate methods so that students are able to practice the bridge up movements in floor gymnastics comfortably and confidently.  
Profil Pelatih Pencak Silat pada Perguruan Pencak Silat di Kabupaten Jepara Tahun 2023 Nur Wakit; Yudhi Purnama; Rian Kurniawan
Journal of Education and Sport Science Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jess.v5i2.12383

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana profil pelatih perguruan pencak silat dari aspek pencapain prestasi, kualitas pelatih dan gaya kepemimpinan di kabupaten jepara,tujuan penelitian ini Untuk mengetahui profil pelatih perguruan pencak silat dari aspek kualitas pelatih, pencapaian prestasi dan gaya kepemimpinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, angket dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah pengurus IPSI, pelatih perguruan dan pengurus pelatih perguruan. analisis data penelitian ini mengunakan empat komponen yang saling berinteraksi yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan, Hasil penelitian ini ada beberapa aspek kualifikasi pelatih perguruan pencak silat di kabupaten Jepara, yaitu kualitas pelatih : 80% tanding,47% lama melatih,karakteristik pelatih 70%, 40% lisensi kabupaten dan 62% Pendidikan Pelatih SMA, pencapaian prestasi : 55% kejuaraan yang diikuti pelatih, 57% jumah kejuaraan yang pernah di ikuti, 65% prestasi atlet kabupaten dan gaya kepemimpinan: Penguasaan atlet 62%, pengaruh positif 37% dan karakteristik untuk usia dini 45%. Kata Kunci : Profil, Pelatih, Pencak Silat
Kemampuan Soft Skills Guru Penjasorkes Kelompok Kerja MTS Jepara Tahun 2018 Lusiana, Lusiana; Yudhi Purnama
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 2 No. 1 (2019): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/0s7xer23

Abstract

Seorang Guru harus mempunyai kemampuan soft skills yang baik sebagai penunjang menjadi guru yang profesional. Kemampuan soft skills menjadi bagian dari kompetensi kepribadian dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan soft skills Guru Penjasorkes Kelompok Kerja MTs Jepara Tahun 2018. Metode penelitian menggunakan survei dengan pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dengan angket self- report. Populasi sebanyak 66 Guru Penjasorkes, sampel diambil dengan teknik accidental sampling yaitu ketika peneliti menjadi narasumber dalam workshop kurikulum 2013 Penjasorkes. Sebanyak 50 Guru Penjasorkes yang hadir dijadikan sebagai sampel. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dengan prosentase. Hasil penelitian diketahui bahwa aspek keterampilan berkomunikasi prosentae 80,30%, aspek keterampilan berpikir kritis dan memecahkan masalah 80,65%, aspek kerja tim 79,08%, aspek keterampilan belajar manajemen informasi 81,30%, aspek kewirausahaan mendapatkan 76,60%, aspek etika dan moral 79,60% dan aspek keterampilan kepemimpinan 83,73%. Disimpulkan bahwa kemampuan soft skills guru penjasorkes di KKMTs Kabupaten Jepara Tahun 2019 masuk dalam kategori baik sekali dengan prosentase rata-rata sebesar 80,18%.