Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Effects of Fruit Coatings, Fungicide, and Storage Temperature on Fruit Shelf-Life and Qualities of ‘California’ Papaya Widodo, Soesiladi Esti; Dirmawati, Suskandini R.; Zulferiyenni, Zulferiyenni; Wardhana, Rachmansyah A.; Fitria, Fitria; Fitri, Annisa; Fajryah, Jeanette
PLANTA TROPIKA: Jurnal Agrosains (Journal of Agro Science) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/pt.2018.074.1-8

Abstract

‘California’ papaya is a newly released papaya cultivar in Indonesia that has a very short shelf-life. Increasing demands in both local and export markets warrant the need for a proper postharvest technology to prolong its shelf-life. This research was conducted to study the effects of fruit coatings (chitosan, KD-112, plastic wrapping), fungicide Prochloraz, and storage temperatures on its fruit shelf-life and quality. Three parallel experiments were conducted with treatments arranged in a completely randomized design of a 2 x 2 x 2 factorial design.  The first factor was chitosan (with and without 1.25% chitosan), or KD-112 (with and without 14% KD-112), or plastic wrapping (with and without one layer plastic wrapping), the second was Prochloraz (with and without 0.67 mL/L Prochloraz), and the third was storage temperature (27-28 and 16-18 ºC). While Prochloraz did not affect fruit variables, cooler temperature and coatings lengthened fruit shelf-life with the best effect shown by plastic wrapping which lengthened fruit shelf-life by 13 days, without affecting fruit qualities. Significant effects of coating and cooler temperature determined their combined effects, with the best effect achieved by applying the three factors that lengthened fruit shelf-life by 11-23 days longer.
Effects of Fruit Coatings, Fungicide, and Storage Temperature on Fruit Shelf-Life and Qualities of ‘California’ Papaya Widodo, Soesiladi Esti; Dirmawati, Suskandini R.; Zulferiyenni, Zulferiyenni; Wardhana, Rachmansyah A.; Fitria, Fitria; Fitri, Annisa; Fajryah, Jeanette
PLANTA TROPIKA: Jurnal Agrosains (Journal of Agro Science) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/pt.2018.074.1-8

Abstract

‘California’ papaya is a newly released papaya cultivar in Indonesia that has a very short shelf-life. Increasing demands in both local and export markets warrant the need for a proper postharvest technology to prolong its shelf-life. This research was conducted to study the effects of fruit coatings (chitosan, KD-112, plastic wrapping), fungicide Prochloraz, and storage temperatures on its fruit shelf-life and quality. Three parallel experiments were conducted with treatments arranged in a completely randomized design of a 2 x 2 x 2 factorial design.  The first factor was chitosan (with and without 1.25% chitosan), or KD-112 (with and without 14% KD-112), or plastic wrapping (with and without one layer plastic wrapping), the second was Prochloraz (with and without 0.67 mL/L Prochloraz), and the third was storage temperature (27-28 and 16-18 ºC). While Prochloraz did not affect fruit variables, cooler temperature and coatings lengthened fruit shelf-life with the best effect shown by plastic wrapping which lengthened fruit shelf-life by 13 days, without affecting fruit qualities. Significant effects of coating and cooler temperature determined their combined effects, with the best effect achieved by applying the three factors that lengthened fruit shelf-life by 11-23 days longer.
Pendampingan Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Pesantren Ulul Albab Lampung untuk Peningkatan Kualitas Lingkungan Sekitar dan Nilai Tambah Ekonomi Widagdo, Setyo; Widodo, Soesiladi Esti; Zulferiyenni, Zulferiyenni
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6446

Abstract

Salah satu masalah Pondok Pesantren Islam Ulul Albab Lampung adalah keinginan untuk memperbaiki pengelolaan sampah di lingkungannya. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendampingi pengelola dan warga pondok pesantren untuk melaksanakan pengelolaan sampah secara terpadu dan mengubahnya menjadi kompos. Metode pelaksanaan terdiri dua kegiatan utama, yaitu: (1) penyuluhan dan (2) pendampingan. Hasil evaluasi awal memperlihatkan bahwa jenis sampah yang banyak dibuang adalah plastik dan sampah dapur. Jumlah sampah yang dihasilkan per orang warga adalah 1-2 kg/hari. Evaluasi proses memperlihatkan bahwa pengelola pondok sudah mulai melakukan perbaikan pengelolaan sampah. Hal tersebut antara lain diperlihatkan dengan: (1) penetapan unit dengan dilengkapi SOP dan personalnya, yang khusus ditugasi untuk mengelola sampah, (2) penggantian dan penambahan fasilitas kotak sampah, menjadi model kotak sampah terpisah antara organik dan anorganik.  Evaluasi dalam aspek pengetahuan memperlihatkan bahwa pengetahuan warga pondok pesantren tentang pengelolaan sampah meningkat. Pengetahuan responden meningkat dalam hal: (1) sampah bisa diolah menjadi bernilai tambah, (2) pemilahan perlu dilakukan sejak awal, (3) sampah organik bisa dibuat menjadi kompos, dan (4) proses perlu dikontrol dan bisa dipercepat, agar dihasilkan kompos yang berkualitas dan siap pakai.
USAHA HIDROPONIK DI PONDOK PESANTREN ISLAM ULUL ALBAB, DESA BANJAR AGUNG, KECAMATAN JATI AGUNG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Widodo, Soesiladi Esti; Widagdo, Setyo; Zulferiyenni
Nemui Nyimah Vol. 1 No. 2 (2021): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v1i2.17

Abstract

Pondok Pesantren Islam Ulul Albab, yang berlokasi di desa Banjaragung, kec. Jatiagung, kab. Lampung Selatan menjadi target mitra di dalam kegiatan ini, sehingga akan muncul sumber-sumber pendanaan (fund-rising) baru yang berkesinambungan. Bagian dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Unggulan ini bertujuan untuk: (1) menumbuhkan jiwa kewirausahaan para santri, tenaga pendidikan/kependidikan, dan (2) memberi bimbingan teknis langsung tentang usahatani budidaya secara hidroponik, khusus sayuran kepada para santri, tenaga pendidikan/kependidikan Pondok Pesantren Islam Ulul Albab. Metode pelaksanaan kegiatan utamanya selama berlangsungnya PPKM Level 4 di Bandar Lampung adalah praktik dan bimbingan melalui daring tentang budidaya sayuran secara hidroponik, serta monitoring secara langsung ke lapangan. Hasil kegiatan ini menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan dengan berjalannya usaha hidroponik sayuran, yang dimulai dengan budidaya sayuran organik kangkung, selada, dan pakcoy. Usaha budidaya ini akan berlangsung berkesinambungan.
Pemanfaatan botol plastik untuk hidroponik guna mengurangi limbah dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga PKK Gunung Terang Bandar Lampung Yosilia, Rani; Pangaribuan, Darwin Habinsaran; Utomo, Setyo Dwi; Kesuma, Dwi Prajha; Laxemi, Komang R Vidya; Widodo, Soesiladi Esti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38023

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat di PKK Gunung Terang, Bandar Lampung, dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan meningkatnya limbah plastik rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan botol plastik bekas sebagai media hidroponik sederhana. Program ini menggunakan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test, ditandai dengan kenaikan pengetahuan dari 80% menjadi 98%, sikap peduli lingkungan dengan skor 4,80/5, serta 85% peserta mampu membuat sistem hidroponik secara mandiri. Seluruh peserta menyatakan komitmen untuk menerapkan hidroponik di rumah. Secara keseluruhan, program ini efektif meningkatkan kesadaran lingkungan, kemampuan bercocok tanam, dan ketahanan pangan keluarga, serta berpotensi menjadi model pemberdayaan PKK berbasis pengelolaan limbah plastik berkelanjutan di wilayah urban. Diharapkan program ini dapat terus dikembangkan dan direplikasi di wilayah lain, dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan masyarakat, serta dilakukan pendampingan lanjutan untuk menjaga keberlanjutan dan peningkatan dampaknya Kata kunci: urban farming; PKK; ketahanan pangan; botol plastic. AbstractThe community service activity at PKK Gunung Terang, Bandar Lampung, was carried out to address the increasing problem of household plastic waste while simultaneously strengthening household food security through the use of used plastic bottles as simple hydroponic growing media. The program employed lecture sessions, discussions, demonstrations, hands-on practice, as well as mentoring and evaluation. The results showed a significant improvement in participants’ understanding and skills, as indicated by an increase in knowledge from 80% to 98%, a high level of environmental awareness with a score of 4.80 out of 5, and 85% of participants being able to independently construct a hydroponic system. All participants expressed their commitment to implementing hydroponic cultivation at home. Overall, this program was effective in enhancing environmental awareness, cultivation skills, and household food security, and it has strong potential to serve as a sustainable PKK empowerment model based on plastic waste management in urban areas. Keywords: urban farming; PKK; food security; plastic bottle.