Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Teacher professional quality: Counselling services with technology in Pandemic Covid-19 Supriyanto, Agus; Hartini, Sri; Irdasari, Wahyu Nila; Miftahul, Aulia; Oktapiana, Siska; Mumpuni, Sesya Dias
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v10i2.7768

Abstract

The Covid-19 pandemic is affecting academic processes around the world and the emergence of problems in students. School counsellors have a significant role in helping problems and developing student potential through counselling services with digital technology media. This study focuses on discovering various technologies that were applied and used by school counsellors in the process of counselling services during the Covid-19 pandemic. The research method used a case study method, and a qualitative descriptive method with totally subject 20 teacher professional education alumni worked as school counsellors in various islands in Indonesia. The research instrument used an open questionnaire with distribution through google form media and descriptive qualitative data analysis. The results of the study found that asynchronous media and technology-based synchronous media were the leading alternatives for online counselling services during the Covid-19 epidemic. The use of asynchronous media with WhatsApp, Facebook, Instagram or social media, as well as synchronous media with Zoom, Webex, Google Meeting, or Hangout, can help solve problems and develop student potential. Recommendations for school counsellors to immediately adapt to the era of disruption and technology in counselling services. The following advice for the government is the administration of teacher and student welfare.
EFEKTIVITAS POLIHERBAL TEH SASELIA (DAUN SALAM, SEREH DAN LABU SIAM) SEBAGAI ANTI KOLESTEROL PADA HEWAN UJI MENCIT Miftahul, Aulia
PHARMACIA Vol. 1 No. 2 (2023): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena gaya hidup yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas, kolesterol merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang siapa saja dan berujung pada penyakit jantung koroner. Karena mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin, minuman herbal seperti teh yang diseduh dengan daun salam, sereh, dan labu siam dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Hewan uji yang digunakan yakni mencit putih jantan yang diberi kuning telur puyuh dan propil tiourasil (PTU) pada pakannya selama 7 hari. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu eksperimental kontrol desain. Hasil penelitian diperoleh dari pengukuran kadar koleterol darah yang diambil sebelum dan sesudah induksi. Pada hari ke 7 sebelum memulai pengobatan, kadar kolesterol darah diperiksa. Setelah itu, masing-masing kelompok menerima terapi, yang meliputi akuades untuk kelompok kontrol negatif, atorvastatin untuk kelompok kontrol positif, dan infusa daun salam, sereh, dan labu siam dengan dosis yang sesuai untuk dosis I (1:1:1), dosis II (1:1:2), dan dosis III (2:2:1). Pada hari ke-1, 2, 3, dan 4,setelah pengobatan dilakukan pengukuran kadar kolesterol pada hewan uji. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok perlakuan berbeda secara signifikan satu sama lain. Berdasarkan pengukuran dosis herbal II daun salam, sereh, dan labu siam merupakan dosis yang paling efektif dalam menurunkan kolesterol.
FORMULASI DAN ANALISIS FITOKIMIA SEDIAAN MASKER PEEL OF EKSTRAK BUAH LIMPASU (Baccaurea Lanceolata) Miftahul, Aulia
PHARMACIA Vol. 1 No. 1 (2023): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baccaurea lanceolata yang dikenal oleh masyarakat sebagai limpasu, telah lama digunakan sebagai obat sakit kepala, sakit perut, obat jerawat dan sebagai pengganti asam dalam makanan, serta untuk perawatan kulit dengan cara ditumbuk dan dioleskan pada bagian kulit yang akan terkena sinar matahari. Masker merupakan sediaan kosmetik untuk perawatan kulit yang memiliki banyak manfaat seperti memberikan kelembaban serta memperbaiki tekstur kulit. Efek yang dirasakan dari perawatan menggunakan masker yang mengandung antioksidan adalah revitalisasi, penyembuhan, penyegaran yang dapat memberikan manfaat sementara dan jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan kearifan lokal melalui buah eksotis khas Kalimantan buah Limpasu (Baccaurea lanceolata) dengan menformulasikan buah limpasu menjadi sediaan masker gel sebagai antioksidan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium farmasi Universitas Mulia Balikpapan dan laboratoriun di BPSILHK Samboja bulan Februari 2023. Hasil pengujian menunjukkan ekstrak buah limpasu (Baccaurea lanceolata) dapat diformulasikan menjadi sediaan masker peel off dengan variasi konsentrasi 4% telah memenuhi parameter uji evaluasi sediaan masker gel yang baik menurut SNI.