Muh. Basri, La Ode
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pemanfaatan Fasilitas Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pasarwajo Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara Muh. Basri, La Ode; Tadjuddah, Muslim; Alimina, Naslina
JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) Vol 4, No 2 (2020): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsipi.v4i2.12378

Abstract

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) merupakan salah satu fasilitas yang vital dalam bidang perikanan tangkap.  PPI Pasarwajo akan berfungsi dan berperan dengan optimal bila didukung oleh fasilitas operasional dan pengelolaan yang baik.  Melalui pengelolaan yang baik maka pemanfaatan sarana dan prasarana akan lebih efektif dan efisien sehingga mendukung pencapaian tujuan PPI Pasarwajo.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat pemanfaatan fasilitas pokok dan fasilitas  fungional PPI Pasarwajo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan teknik pengambilan data primer dan sekunder melalui survei dengan cara melakukan pengamatan langsung di lapangan dan wawancara secara purposive sampling dengan nelayan, pihak PPI  dan staf dinas perikanan, meliputi: panjang dermaga, luas kolam pelabuhan, kedalaman alur pelayaran, luas gedung lelang, kebutuhan bahan logistic (BBM, air bersih, es balok), dan produksi hasil tangkapan. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan perbandingan nilai pemanfaatan fasilitas dengan nilai kebutuhan fasilitas yang ada pada saat penelitian dilakukan.Tingkat pemanfaatan fasilitas PPI Pasarwajo yakni : Dermaga 46,2 meter, luas kolam 1.021,5 m2,kedalamankolam 3,5 m, tempat pelelangan ikan 36,3 m2  (10%), , instalasi air bersih 1 bak kapasitas 95,138 m3.   Berdasarkan  hasil evaluasi menunjukkan bahwa kondisi fasilitas yang ada belum dapat memberikan pelayanan, dimana fasilitas fungsional dan fasilitas penunjang dalam keadaan rusak akibat tidak termanfaatkan dan kurangnya perawatan.