Sriyanto, Sesar Prabu Dwi
BMKG-Stasiun Geofisika Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Efek Tapak Lokal pada Lokasi Stasiun Seismik di Pulau Jawa Sriyanto, Sesar Prabu Dwi; Ifantyana, Indri
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1859.23 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i3.3745

Abstract

Salah satu syarat penempatan stasiun seismik yang baik yaitu sensor seismik harus diletakkan di atas batuan dasar dengan tujuan untuk meminimalisir faktor amplifikasi gelombang yang berpengaruh pada penentuan magnitudo gempabumi. Pada penelitian ini dilakukan analisis karakteristik tanah lokasi sensor seismik pada 22 stasiun seismik yang tersebar di Pulau Jawa. Data sinyal seismogram getaran natural dari masing-masing stasiun dianalisis menggunakan metode HVSR untuk mendapatkan nilai faktor amplifikasi (Ao) dan periode dominan (Tdom) tanah. Untuk penentuan jenis tanah di lokasi stasiun seismik, digunakan nilai periode dominan (Tdom) tanah. Dari 22 stasiun seismik, sejumlah 36.4 % berlokasi pada tanah lunak, 13,6 % pada tanah medium, 22.7 % pada tanah keras, dan 27.27 % terletak pada batuan. Sejumlah 10 stasiun seismik memiliki faktor amplifikasi lebih dari 2 kali lipat, dengan nilai tertinggi 7.73 kali pada stasiun CNJI (Cianjur, Jawa Barat) dan nilai terendah 0.89 pada stasiun TNGI (Tangerang, Banten). Tidak hanya efek tapak lokal namun perlakuan terhadap sensor juga mempengaruhi nilai amplifikasi gelombang di stasiun.