Hartati, Farida Wiwik Sri
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Datang Tepat Waktu di Sekolah Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Pada Siswa SMK Hartati, Farida Wiwik Sri
widiyanto Vol 7, No 1 (2021): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v7i1.23514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah sebelum, sesudah dan perbandingannya mendapat layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas 13 T2 SMK N 1 Temanggung semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dengan penguatan, dilaksanakan di SMK N 1 Temanggung dengan waktu Maret sampai dengan Mei 2014. Subyek penelitian 10 siswa (8 laki-laki dan 2 perempuan). Teknik pengumpul data berupa dokumen dan observasi. Metode analisisa data yang digunakan deskriptif komparatif dengan prosedur 2 siklus:siklus I terdiri dari 3 pertemuan dan siklus II terdiri dari 2 pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah.. Peningkatan yang signifikan dari kondisi awal ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II peningkatannya semakin tinggi. Dari kondisi awal ke siklus I meningkat  dari 20 % siswa yang disiplin datang tepat waktu di sekolah menjadi 40 %, sedangkan dari siklus I pertemuan ke 2 ke pertemuan ke 3 meningkat menjadi 80%. Dari siklus I ke siklus II  terjadi peningkatan menjadi 100% siswa yang disiplin datang tepat waktu di sekolah. Apabila dilihat dari kondisi awal ke siklus II peningkatan sangat tinggi yaitu dari 20 % siswa yang  disiplin datang tepat waktu di sekolah menjadi 100 % yaitu terjadi peningkatan sebesar 80 %. Dari uraian di atas diimplikasikan agar meningkatkan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah dapat melalui layanan bimbingan kelompok. Kedisiplinan tercipta pada jam pertama pelajaran tidak tergangu konsentrasinya kegiatan belajar mengajar., dengan demikian guru mata pelajaran dapat memantau siswa yang tidak tepat waktu di sekolah. Adanya peningkatan tersebut guru BK dapat menerapkan layanan bimbingan kelompok kepada kelas dan siswa yang lain. Sekolah lembaga pendidikan dapat menginformasikan kepada semua warga sekolah mendukung program kedisiplinan, terutama siswa datang tepat waktu di sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan secara optimal.This study aims to determine the level of discipline of students coming on time at school before, after and the comparison gets group guidance services in 13th grade students of T2 SMK N 1 Temanggung even semester 2013/2014 academic year. This research is an action research with reinforcement, carried out at SMK N 1 Temanggung from March to May 2014. The research subjects were 10 students (8 boys and 2 girls). Data collection techniques in the form of documents and observations. The data analysis method used is comparative descriptive with 2 cycle procedures: cycle I consists of 3 meetings and cycle II consists of 2 meetings. The results showed that group guidance services can improve student discipline coming on time at school. Significant improvement from initial conditions to cycle I and from cycle I to cycle II the increase is higher. From the initial conditions to the first cycle increased from 20% of disciplined students who arrived on time to school to 40%, while from the first cycle of the second meeting to the third meeting increased to 80%. From cycle I to cycle II an increase to 100% of disciplined students arrived on time at school. When viewed from the initial conditions to the second cycle the increase is very high, from 20% of disciplined students who arrive on time to school to 100%, an increase of 80%. From the description above, it is implied that to improve the discipline of students arriving on time at school through group guidance services. Discipline created at the first hour of the lesson does not interfere with the concentration of teaching and learning activities, so the subject teacher can monitor students who are not on time at school. There is an increase in the BK teacher can apply group guidance services to the class and other students. Schools of educational institutions can inform all citizens of the school supporting the disciplinary program, especially students arrive on time at school so that the teaching and learning process can run optimally.
Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Datang Tepat Waktu di Sekolah Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Pada Siswa SMK Hartati, Farida Wiwik Sri
widiyanto Vol 7, No 1 (2021): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v7i1.23514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah sebelum, sesudah dan perbandingannya mendapat layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas 13 T2 SMK N 1 Temanggung semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dengan penguatan, dilaksanakan di SMK N 1 Temanggung dengan waktu Maret sampai dengan Mei 2014. Subyek penelitian 10 siswa (8 laki-laki dan 2 perempuan). Teknik pengumpul data berupa dokumen dan observasi. Metode analisisa data yang digunakan deskriptif komparatif dengan prosedur 2 siklus:siklus I terdiri dari 3 pertemuan dan siklus II terdiri dari 2 pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah.. Peningkatan yang signifikan dari kondisi awal ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II peningkatannya semakin tinggi. Dari kondisi awal ke siklus I meningkat  dari 20 % siswa yang disiplin datang tepat waktu di sekolah menjadi 40 %, sedangkan dari siklus I pertemuan ke 2 ke pertemuan ke 3 meningkat menjadi 80%. Dari siklus I ke siklus II  terjadi peningkatan menjadi 100% siswa yang disiplin datang tepat waktu di sekolah. Apabila dilihat dari kondisi awal ke siklus II peningkatan sangat tinggi yaitu dari 20 % siswa yang  disiplin datang tepat waktu di sekolah menjadi 100 % yaitu terjadi peningkatan sebesar 80 %. Dari uraian di atas diimplikasikan agar meningkatkan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di sekolah dapat melalui layanan bimbingan kelompok. Kedisiplinan tercipta pada jam pertama pelajaran tidak tergangu konsentrasinya kegiatan belajar mengajar., dengan demikian guru mata pelajaran dapat memantau siswa yang tidak tepat waktu di sekolah. Adanya peningkatan tersebut guru BK dapat menerapkan layanan bimbingan kelompok kepada kelas dan siswa yang lain. Sekolah lembaga pendidikan dapat menginformasikan kepada semua warga sekolah mendukung program kedisiplinan, terutama siswa datang tepat waktu di sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan secara optimal.This study aims to determine the level of discipline of students coming on time at school before, after and the comparison gets group guidance services in 13th grade students of T2 SMK N 1 Temanggung even semester 2013/2014 academic year. This research is an action research with reinforcement, carried out at SMK N 1 Temanggung from March to May 2014. The research subjects were 10 students (8 boys and 2 girls). Data collection techniques in the form of documents and observations. The data analysis method used is comparative descriptive with 2 cycle procedures: cycle I consists of 3 meetings and cycle II consists of 2 meetings. The results showed that group guidance services can improve student discipline coming on time at school. Significant improvement from initial conditions to cycle I and from cycle I to cycle II the increase is higher. From the initial conditions to the first cycle increased from 20% of disciplined students who arrived on time to school to 40%, while from the first cycle of the second meeting to the third meeting increased to 80%. From cycle I to cycle II an increase to 100% of disciplined students arrived on time at school. When viewed from the initial conditions to the second cycle the increase is very high, from 20% of disciplined students who arrive on time to school to 100%, an increase of 80%. From the description above, it is implied that to improve the discipline of students arriving on time at school through group guidance services. Discipline created at the first hour of the lesson does not interfere with the concentration of teaching and learning activities, so the subject teacher can monitor students who are not on time at school. There is an increase in the BK teacher can apply group guidance services to the class and other students. Schools of educational institutions can inform all citizens of the school supporting the disciplinary program, especially students arrive on time at school so that the teaching and learning process can run optimally.
Evaluasi Implementasi Pengelolaan Layanan Bimbingan dan Konseling di SMKN 1 Temanggung Hartati, Farida Wiwik Sri
widiyanto Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v5i1.18084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketercapaian pengelolaan layanan bimbingan dan  konseling di SMK N 1 Temanggung. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dilaksanakan di SMK N 1 Temanggung dengan waktu Januari sampai dengan Maret 2014. Subyek penelitian 7 guru dan 105 siswa. Teknik pengumpul data berupa angket. Metode analisis data yang digunakan statistik deskriptif yang berupa mean dan kategori. Hasil penelitian ini bahwa ketercapaian pengelolaan layanan BK di SMK N 1 Temanggung pada dimensi perencanaan memiliki skor rata-rata 3,07 dengan kategori cukup, dimensi pengorganisasian memiliki skor rata-rata 3,04 dengan kategori cukup, dimensi pelaksanaan memiliki skor rata-rata 3,59 dengan kategori baik, dimensi pengawasan memiliki skor rata-rata 2,97 dengan kategori cukup dan pengelolaan secara keseluruhan adalah cukup. Dimensi yang memperoleh skor tertinggi (3,59) pada dimensi pelaksanaan dan yang terendah pada dimensi pengawasan memperoleh skor 2,97. Dari uraian di atas diimplikasikan agar meningkatkan pengelolaan layanan bimbingan dan konseling secara optimal di dalam melayani bimbingan dan konseling. Kepala sekolah diharapkan dapat memberikan supervisi, memotivasi guru bimbingan dan konseling untuk mengikuti pelatihan, workshop dan mengadakan PTBK, memfasilitasi diadakannya kunjungan ke perusahaan untuk pengenalan dunia industri dan melengkapi sarana dan prasarana yang dapat menunjang proses layanan bimbingan dan konseling. This study aims to determine the level of achievement of management guidance and counseling services at SMK N 1 Temanggung. This research is an evaluation research with a quantitative descriptive approach, carried out at SMK N 1 Temanggung from January to March 2014. The research subjects were 7 teachers and 105 students. The technique of collecting data is a questionnaire. Data analysis method used descriptive statistics in the form of mean and category. The results of this study that the achievement of BK service management at Temanggung Vocational High School 1 on the planning dimension has an average score of 3.07 with sufficient categories, the organizing dimension has an average score of 3.04 with sufficient categories, the implementation dimension has an average score of 3 , 59 with a good category, the supervision dimension has an average score of 2.97 with sufficient categories and overall management is sufficient. The dimensions that get the highest score (3.59) on the implementation dimension and the lowest on the supervision dimension get a score of 2.97. From the description above it is implied to improve the management of guidance and counseling services optimally in serving guidance and counseling. The principal is expected to be able to provide supervision, motivate guidance and counseling teachers to attend training, workshops and hold PTBK, facilitate the holding of visits to companies to introduce the world of industry and complete facilities and infrastructure that can support the process of guidance and counseling services.