This Author published in this journals
All Journal Jurnal Orasi
Haloho, Heppy N Y
Kalbis Institute

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Framing Media Online Nasional terhadap Kebijakan Penanganan Pandemi COVID-19 di Indonesia Haloho, Heppy N Y
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 12, No 1 (2021): Juli 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v12i1.8111

Abstract

Penelitian ini secara khusus ditujukan untuk membongkar dan membandingkan framing dua media online nasional terkait kebijakan penanganan  COVID-19 di Indonesia. Teori yang digunakan dalam riset ini adalah teori konstruksi realitas sosial media massa dari Peter L. Berger. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil dokumentasi berita di Kompas.com dan Tempo.co periode  April - Mei 2020. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan model analisis framing Robert Entman yang meliputi define problem, diagnosed caused, moral judgement dan treatment recommendaion. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Kompas.com dan Tempo.co menggunakan bingkai yang berbeda dalam memberitakan kebijakan penanganan pandemic COVID-19 di Indonesia. Dalam bingkai Kompas.com, kebijakan penanganan COVID-19 di Indonesia belum efektif karena buruknya komunikasi publik pemerintah. Oleh sebab itu pemerintah diharapkan untuk segera memperbaiki komunikasi publiknya. Sedangkan dalam bingkai Tempo.co, ketidakefektifan kebijakan penanganan COVID-19 disebabkan oleh buruknya kinerja pemerintah dalam berbagai hal. Untuk itu pemerintah dituntut untuk melakukan evaluasi kinerja. Temuan ini menegaskan kembali bahwa framing media terhadap suatu isu/peristiwa sangat bergantung pada sudut pandang dan kepentingannya/keberpihakannya.
Komunikasi Terapeutik Psikolog Dan Pekerja Sosial Dalam Proses Pemulihan Anak Terpapar Radikalisme Haloho, Heppy N Y; Kurniasari, Nani
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 1 (2020): July 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i1.6289

Abstract

Keterlibatan anak dalam aksi radikalisme dan jaringan radikal belakangan menjadi fenomena yang mengejutkan dan menarik perhatian banyak pihak. Pemerintah bekerjasama dengan lembaga-lembaga sosial yang fokus pada penanggulangan radikalisme terus berupaya dalam menanganinya. Penelitian ini secara khusus ditujukan untuk mengetahui komunikasi terapeutik psikolog dan pekerja sosial dari Civil Society Against Extremism(C-save) dalam proses pemulihan anak yang terpapar radikalisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara mendalam dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik dalam pemulihan anak terpapar radikalisme diterapkan oleh psikolog dan pekerja sosial dari C-save baik dalam proses rehabilitasi maupun dalam proses reintegrasi sosial dengan metode yang berbeda-beda sesuai kebutuhan anak. Dalam proses pemulihan trauma, psikolog menggunakan play therapy untuk berkomunikasi dengan anak. Sedangkan untuk menurunkan paham radikal anak, para pekerja sosial melakuan literasi kebangsaan lewat aktivitas bermain dengan anak.