Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN DAN PENGALAMAN TERHADAP KEPUASAN KERJA PETUGAS INSEMINATOR DINAS PETERNAKAN PROVINSI LAMPUNG Heldan, Elip; Wahyudi, Agus; Mawarti, Lili
e-JKPP Vol 9, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/ejkpp.v9i1.3112

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada Bagaimana pengaruh pelatihan terhadap kepuasan kerja petugas inseminasi pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung? Bagaimana pengaruh pengalaman kerja terhadap kepuasan kerja inseminator di Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung, dan bagaimana pengaruh pelatihan dan pengalaman kerja secara simultan terhadap kepuasan kerja inseminator di Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Lampung? Penelitian ini mengadopsi metode penelitian statistik deskriptif metode kuantitatif, dan menggunakan uji hipotesis F untuk menguji melalui analisis regresi linier berganda, dan sekaligus menguji hipotesis t untuk ketiga variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh terhadap kepuasan kerja inseminator di Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Lampung, kemudian pengalaman kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja petugas inseminator, dan secara bersama-sama pelatihan dan pengalaman kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan kerja
Strategi Peningkatan Profesionalisme Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) Provinsi Lampung Rini, Dian Sukma; Amalia, Delly; Wahyudi, Agus
e-JKPP Vol 10, No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/ejkpp.v10i3.4284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan profesionalisme pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Provinsi Lampung dalam upaya menciptakan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Profesionalisme aparatur masih menghadapi tantangan dalam hal sistem perekrutan yang belum optimal, minimnya pelatihan terstruktur, serta penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan kunci yang memiliki keterlibatan langsung dalam pelaksanaan tugas dan kebijakan Satpol-PP Provinsi Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan profesionalisme dilakukan melalui pengembangan kemampuan individu, pelatihan berkelanjutan, serta penugasan sesuai bidang keahlian. Namun, pelaksanaan strategi tersebut masih menghadapi hambatan seperti rendahnya inisiatif pegawai, keterbatasan pelatihan, serta penempatan yang belum berbasis kompetensi. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam sistem pembinaan dan pengelolaan sumber daya manusia agar profesionalisme pegawai dapat terwujud secara optimal.
Rekonstruksi Strategi Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja dalam Upaya Peningkatan Kinerja Organisasi Modern Sanakri, Kiki; Wahyudi, Agus; Susanti, Desi
VISIONIST Vol 14, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i1.4864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi karyawan dalam upaya mengoptimalkan kinerja pada Bank Mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, di mana data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap lima informan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan kompetensi karyawan dilakukan melalui peningkatan kompetensi teknis, manajerial, sosial, dan intelektual/strategik. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan teknis sesuai bidang pekerjaan, pengembangan kemampuan manajerial dalam pengelolaan organisasi, peningkatan keterampilan komunikasi dan kerja sama, serta pemberian kesempatan untuk melanjutkan pendidikan formal guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Implementasi strategi tersebut terbukti mampu mendukung peningkatan kinerja karyawan, meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengembangan kompetensi yang terstruktur dan berkelanjutan berperan penting dalam mengoptimalkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan terus meningkatkan program pelatihan, memperkuat evaluasi kinerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan kompetensi secara berkesinambungan.