Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Sansevieria sp. (Lidah Mertua) pada Performa Solar Modul yang terintegrasi Heatsink Letik, Markus D.; Gah, Ade Manu; Pattiwaellapia , Mathias M.
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62520

Abstract

Selain radiasi, temperature merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi performa dari sebuah solar panel. Meningkatnya temperature sangat berpengaruh pada menurunnya tegangan solar panel yang berdampak pada menurunnya daya luaran panel, walaupun pada saat yang sama, kenaikan temperature ini dapat menyebabkan kenaikan arus secara partial. Beberapa penelitian telah dikembangkan untuk mengontrol pengaruh temperatur pada performa Panel PV, seperti penggunaan heatsink di bawah panel untuk mengalirkan udara, perendaman panel dalam air, pengaliran air pada permukaan panel, pelapisan panel dengan film warna ataupun blocking film. Hasil penelitian-penelitian tersebut menunjukkan kenaikan yang cukup baik pada luaran daya panel maupun effisiensinya (15%-30%) dengan kenaikan tertinggi adalah pada penggunaan heatsink. Selain pengontrolan suhu pada panel, penelitian sebelumnya juga telah dilakukan untuk mengontrol suhu pada lingkungan seperti menempatkan vegetasi seperti tanaman evapotranspirasi (Oscimum Sanctum atau Tulsi dan Peppermint atau Pudina) dibawah atau disekitar solar panel. Hasil menunjukkan bahwa terjadi kenaikan effisiensi panel 1,2-2% untuk kontribusi vegetasi. Sanseveria sp. (Lidah Mertua) merupakan salah satu tanaman yang telah digunakan untuk menghasilkan sirkulasi udara yang baik untuk ruangan maupun lingkungan sekitar. Kemampuan menghasilkan sirkulasi udara yang baik ini disebabkan karena Sansevieria sp. mempunyai mengandung bahan aktif pregnane glikosid yang berfungsi mereduksi polutan yang dapat menyebabkan terperangkapnya panas diudara. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian terhadap pengaruh hasil pengontrolan suhu lingkungan dengan menggunakan Sansevieria sp pada kinerja solar panel yang sudah dilengkapi dengan heatsink. Hasil penelitian menyatakan bahwa penambahan Sansevierie Sp. dibawah panel menyebabkan terjadinya penurunan suhu panel yang berdampak pada peningkatan tegangan output (Voc dan Vmp) dan berkontribusi pada peningkatan daya maksimal. Dengan penambahan Sansevierie Sp., terjadi peningkatan effisiensi panel sekitar 0,8%-1%.
Performance Analysis of Polycrystalline and Monocrystalline Solar Modules in Dry-Land Crop Environments of Arachis Hypogaea (Peanut Plants) Gah, Ade Manu; Tanesab, Julius A.; Roga, Jefri N.
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 5 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i5.1220

Abstract

The province of Nusa Tenggara Timur (NTT) is one of the regions in Indonesia that experiences extended periods of sunlight, lasting up to nine months per year, and possesses a large potential area of dry agricultural land, reaching approximately 3.6 million hectares. Based on these conditions, NTT holds significant potential for the development of agrovoltaic systems. Agrovoltaics is a concept that combines agriculture and solar power generation (PLTS) on the same land, allowing for more efficient land use, where solar panels and crops can mutually benefit each other. The performance of solar panels is highly dependent on solar radiation and ambient temperature. As temperature increases, the output power and efficiency of the panels decrease. Various studies have been conducted to control the temperature effects on solar panel performance, such as applying colored films or blocking films on the panel surface, as well as placing vegetation particularly evapotranspirative plants around the panels to improve cooling and efficiency. This study aims to analyze the effect of the dryland crop Arachis hypogaea L. (peanut), as part of an agrovoltaic system, on the output performance of polycrystalline and monocrystalline solar panels. Both panel types were tested with Arachis hypogaea planted beneath them and compared to identical panels without vegetation. The results showed that placing Arachis hypogaea beneath the panels led to a reduction in panel surface temperature, which in turn resulted in an increase in output voltage both Voc (open-circuit voltage) and Vmp (maximum power voltage) for both monocrystalline and polycrystalline panels.