Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Rejuvinasi Strategi Pengembangan Kreativitas Anak di PAUD Rezieka, Dara Gebrina; Wibowo, Devi Vionita; Fatmawati, Fatmawati; Insiyah, Ma'fiyatun
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2021): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v4i1.8186

Abstract

Anak sering melakukan kesalahan dalam berbagai hal dipicu karena seringnya orang tua memarahi anak melakukan kesalahan ketika anak berusaha untuk menemukan sebuah ide baru. Kreativitas merupakan kemampuan seseorang untuk menghasilkan dan membuat produk baru, serta menemukan gagasan-gagasan baru, langkah-langkah baru atau metode baru yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Tujuan artikel ini menyajikan suatu peningkatan kreativitas anak usia dini melalui Imajinasi, Musik danĀ  Bahasa. Metode yang dipakai dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), pengumpulan data dilaksanakan dengan cara menelaah jurnal, buku, atau informasi lainnya baik yang berbentuk cetak maupun elektronik yang dianggap relevan. Kreativitas merupakan sebuah proses pemikiran yang dilakukan seseorang untuk menghasilkan produk baru, atau mengkolaborasikan barang baru dengan barang lama, antara keduanya, sehingga akan melekat pada diri nya. Kreativitas merupakan kemampuan dalam menghasilkan dan mengembangkan diri serta mengaktualisasikan identitas diri dalam konsep terpadu antara hubungan diri sendiri, alam, dan orang lain. Pada dasarnya kreativitas dapat diartikan dalam istilah individu. Hal seperti ini membutuhkan dorongan dan dan dukungan disekitar lingkungan tempat tinggal anak.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Melalui Media Boneka Tangan Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di RA Nurul Falah Aceh Barat Saputra, Rahmat; Sari, Adila; Rezieka, Dara Gebrina
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 5 No 2 (2023): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui boneka tangan. Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan kelas (PTK). Tahapan perencanaan penelitian dilakukan dengan tahap perencanaan, Tindakan, observasi dan refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah anak usia 5-6 Tahun di RA Nurul Falah Aceh Barat. Pengumpulan data dilakukan melaui observasi, dokumentasi. Analisis data dilaukan secara deskiptif kuantitatif. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media boneka tangan mampu meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di RA Nurul Falah Aceh Barat pada tahun ajaran 2023/2024. Peningkatan ini terlihat dari perbandingan antara prasiklus dan siklus I, serta hasil yang lebih optimal pada siklus II. Pada siklus II, sebanyak 50% anak mencapai kategori BSB (Berkembang Sangat Baik), sementara 50% lainnya berada pada kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan). Dengan demikian, penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus ini dapat dikatakan berhasil. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa penggunaan media boneka tangan oleh guru TK dapat secara efektif meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini.
Mengembangkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah Melalui Permainan Dadu Huruf Pada Anak Usia 5-6 Tahun PAUD Permata Indah Sidojadi Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya Nurfatmawati, Adek; Rezieka, Dara Gebrina; Saputra, Rahmat
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 1 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v3i1.290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf hijayyah melalui permainan dadu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan untuk mengembangkan kemampuan anak mengenal huruf hijayyah di PAUD Sidojadi, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Aceh Barat. Proses pelaksanaan penelitian terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 10 anak usia 5-6 tahun di PAUD Sidojadi, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Aceh Barat. Objek penelitian ini adalah kemampuan anak dalam mengenal huruf hijayyah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada pra siklus, siklus 1, dan siklus 2. Hasil permainan dadu huruf hijayyah pada siklus I adalah sebagai berikut: belum berkembang (BB) 3 anak (33%), mulai berkembang (MB) 4 anak (35%), berkembang sesuai harapan (BSH) 2 anak (23%), dan berkembang sangat baik (BSB) 1 anak (10%). Pada siklus II, hasil yang diperoleh adalah: belum berkembang (BB) 1 anak (10%), mulai berkembang (MB) 1 anak (10%), berkembang sesuai harapan (BSH) 3 anak (22,5%), dan berkembang dengan baik (BSB) 5 anak (57,5%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan dadu huruf hijayyah efektif dalam meningkatkan kemampuan anak mengenal huruf hijayyahDibahagian ini, abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Melayu.
Penerapan Metode Melipat Kertas Origami Dalam Pengembangan Fisik Motorik Halus Anak Usia Dini Di Tk Negeri 7 Kaway XVI Nidar, Cut; Rezieka, Dara Gebrina; Saputra, Rahmat
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 1 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v4i1.294

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan metode melipat kertas origami dalam pengembangan keterampilan motorik halus anak usia dini di TK Negeri 7 Kaway XVI. Keterampilan motorik halus sangat penting dalam pendidikan anak usia dini karena berkontribusi pada perkembangan fisik dan kognitif anak secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode melipat kertas origami secara signifikan meningkatkan kemampuan anak dalam mengontrol gerakan jari, menggenggam benda, dan melipat kertas dengan tepat. Studi ini juga mengidentifikasi beberapa hambatan yang dihadapi guru, seperti kurangnya fokus anak dan keterbatasan sumber daya untuk kegiatan origami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode melipat kertas origami merupakan cara yang efektif dalam mendukung pengembangan keterampilan motorik halus anak, sekaligus mendorong kreativitas, kesabaran, dan koordinasi mata-tangan.
Penerapan Kegiatan Menggunting Kertas Origami Untuk Melatih Motorik Halus Anak Di Ra Ar-Rahman Kecamatan Meureubo Hariati; Rezieka, Dara Gebrina; Saputra, Rahmat
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 1 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v4i1.296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan kegiatan menggunting kertas origami dalam melatih motorik halus anak di RA Ar-Rahman, Kecamatan Meureubo. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di RA Ar-Rahman. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menggunting kertas origami dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak secara signifikan. Anak-anak menjadi lebih terampil dalam mengkoordinasikan gerakan tangan dan mata, serta lebih percaya diri dalam menggunakan gunting. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala dalam penerapan kegiatan, seperti kurangnya variasi aktivitas dan kesulitan anak dalam mengikuti pola guntingan. Oleh karena itu, disarankan agar guru lebih sering menerapkan kegiatan menggunting dengan berbagai pola dan media agar keterampilan motorik halus anak semakin berkembang.
Meningkatkan Kecerdasan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menganyam Daun Pisang Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Negeri 7 Kaway XVI Nurlayani; Rezieka, Dara Gebrina; Saputra, Rahmat
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 1 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v4i1.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan motorik halus anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan menganyam daun pisang di TK Negeri 7 Kaway XVI. Motorik halus merupakan keterampilan penting yang berhubungan dengan koordinasi mata dan tangan serta perkembangan otot-otot kecil anak. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menganyam daun pisang dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak, seperti keterampilan menggenggam, merangkai, dan menyusun pola anyaman. Selain itu, anak-anak juga lebih termotivasi dan terampil dalam menyelesaikan tugas anyaman. Dengan demikian, kegiatan menganyam daun pisang dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini.
Peran Buku Cerita Bergambar dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Indonesia Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri 2 Panton Reu Aceh Barat Ikhwan, Jannatul; Rezieka, Dara Gebrina; Saputra, Rahmat
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 1 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v4i1.299

Abstract

Bahasa merupakan media interaksi manusia termasuk anak-anak. Perolehan bahasa merupakan tahapan yang terus menerus terstimulus didalam otak anak-anak, disaat mereka mendapatkan bahasa pertamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran buku cerita bergambar dalam meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia anak dan untuk mengetahui penerapan metode membaca buku cerita bergambar berpengaruh terhadap kemampuan bahasa Indonesia anak usia 5-6 tahun di TK Negeri 2 Panton Reu Aceh Barat. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan mengunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai pengumpulan data. Setelah bahan terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif dengan mengintepretasikannya dalam kalimat sederhana sehingga dapat diambil pengertiannya untuk mendapatkan kesimpulan sebagai hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa penggunaan buku cerita bergambar berperan dalam peningkatan kosa kata anak. Anak-anak tidak hanya dapat memahami dan memberikan makna yang tepat pada setiap kalimat baru, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, serta mengembangkan keterampilan dalam berinteraksi dan berkomunikasi. Adapun pengaruh metode buku cerita bergambar terhadap peningkatan kemampuan bahasa Indonesia anak usia 5-6 tahun di TK Negeri 2 Panto Reu Aceh Barat diperoleh melalui wawancara dengan 6 siswa secara kualitatif. Dari hasil tersebut, ditemukan bahwa 2 siswa memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang kurang, dan sering mengulang cerita di depan kelas. Sementara itu, 4 siswa lainnya menunjukkan kemampuan berbahasa Indonesia yang cukup baik, baik dalam pengucapan huruf maupun penggunaan kalimat yang tepat.