Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Stan Twitter sebagai Komunitas Fandom yang dibayangkan Savitri, Syahnaz
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v7i1.37243

Abstract

Penelitian ini menjelaskan proses identifikasi komunitas fandom Inner Circle di Stan Twitter sebagai komunitas virtual yang dibayangkan. Menggunakan pendekatan etnografi digital, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi digital, lalu dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi terbentuk melalui tiga dimensi: inti, konten, dan perilaku. Proses identifikasi ini juga dipengaruhi oleh faktor seperti interaksi parasosial, ukuran dan demografi anggota fandom, serta audiens yang dibayangkan. Penggemar membangun citra fandom yang dewasa melalui afiliasi emosional, bahasa khusus, serta ekspresi diri dalam profil dan twit menggunakan akun khusus penggemar. Penanda seperti ini berfungsi untuk membedakan diri dengan fandom lain dan membentuk citra kolektif positif. Budaya partisipatif menjadi elemen penting dalam memperkuat keterhubungan antar anggota fandom. Penelitian ini menunjukkan bahwa Stan Twitter bukan hanya tempat afeksi terhadap idola, melainkan menjadi ruang dinamis bagi penggemar untuk mengonstruksi identitas kolektif melalui partisipasi aktif di media digital.
DINAMIKA RESEPSI AUDIENS DALAM TAYANGAN STAND-UP COMEDY MENS REA OLEH PANDJI PRAGIWAKSONO Sari, Mutia Novela; Sari, Genny Gustina; Bagasati, Lintang Arum; Savitri, Syahnaz
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 2: April 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/fqceec72

Abstract

Perkembangan industri kreatif mendorong hiburan tidak lagi dipahami sekadar sebagai sarana rekreasi, tetapi juga sebagai medium dalam menyampaikan kritik sosial dan politik. Salah satu bentuk hiburan yang berkembang dalam konteks ini adalah stand-up comedy yang kerap digunakan untuk mengangkat berbagai isu sosial, hukum, dan politik. Salah satu pertunjukan yang menarik untuk dikaji adalah tayangan Mens Rea yang dibawakan oleh komika Pandji Pragiwaksono.Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana audiens memaknai pesan yang disampaikan dalam tayangan tersebut melalui perspektif analisis resepsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka analisis encoding–decoding Stuart Hall. Data diperoleh melalui Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan secara bertahap untuk melihat bagaimana posisi pembacaan audiens terhadap tayangan tersebut serta kemungkinan terjadinya perubahan pemaknaan selama proses diskusi berlangsung.Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi audiens terhadap tayangan Mens Rea terbagi ke dalam tiga posisi pembacaan, yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi. Posisi negosiasi menjadi yang paling dominan karena audiens menerima kritik sosial yang disampaikan, namun tetap menyesuaikannya dengan nilai budaya dan pandangan pribadi. Diskusi juga menunjukkan adanya dinamika pemaknaan, di mana sebagian audiens mengalami pergeseran posisi pembacaan setelah menonton ulang tayangan dan mendengarkan pandangan peserta lain. Temuan ini menunjukkan bahwa pemaknaan audiens terhadap pesan media bersifat dinamis. Â