Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI TK AL_AZZAM DESA KANANGA KECAMATAN BOLO KABUPATEN BIMA Sita Komariah; Nining Purwati
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan
Publisher : Universitas Mbojo Bima - Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui komunikasi interpersonal guru dalam pembentukan karakter anak di Tk Al_Azzam Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan utama kepala sekolah dan guru. Sedangkan informan pendukung adalah walimurid. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian kelima indikator komunikasi interpersonal guru dalam pembentukan karakter anak, pada dasarnya sudah terlaksana dengan baik melalui: Pertama, Percakapan yang dilakukan melalui pertanyaan- pertanyaan dengan menanyakan kabar murid, nasihat-nasihat bahkan guru meminta murid untuk bercerita tentang kesehariannya serta guru terbiasa mendengarkan percakapan antar murid maupun pertanyaan yang diajukan., Kedua, Dialog dilakukan oleh guru di setiap kegiatan belajar dan bermain siswa. Selama pelajaran berlangsung guru sering ditanya oleh murid dan guru pula bertanya kepada murid, sehingga membentuk dialog., Ketiga, Sharing antara guru dan murid dilakukan dengan berbagi pengalaman dan keilmuan. Dimana guru menempatkan diri sebagai sumber dan bahkan sebagai penerima pesan, begitupula sebaliknya yang dilakukan murid., Keempat, Wawancara antara guru dan murid dilakukan dan tujukan kepada murid-murid yang mengalami permasalahan belajar maupun bermain bersama teman-temannya melalui tatap muka., dan Kelima, Konseling dilakukan secara langsung kepada murid-murid yang mengalami masalah, baik masalah di sekolah maupun kesulitan dilingkungannya dengan mengurangi beban batin, pengembangan wawasan, pemikiran, sikap penemuan masalah dan pemecahannya, melatih kecakapan komunikasi interpersonal: mendengarkan dan menanggapi rekan bicara dengan baik. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Pembentukan Karakter.
Peran Strategis Administrator dalam Mengelola Regulasi Dan Fasilitas Investasi Di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika M. Sulhan Habibi; Nining Purwati; M. Firdaus
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2025): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2025.vol8(2).26447

Abstract

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi berbasis pariwisata. Dalam penyelenggaraannya, Administrator KEK memiliki peran strategis sebagai fasilitator, regulator teknis, dan koordinator lintas lembaga. Namun, sebelum 2023, penyelenggaraan KEK Mandalika masih menghadapi kendala berupa tumpang tindih regulasi, ketidakpastian insentif, keterbatasan fasilitas pelayanan, serta lemahnya koordinasi antar instansi, sehingga berdampak pada lambatnya realisasi investasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis Administrator dalam pengelolaan regulasi dan fasilitas investasi serta dampaknya terhadap perkembangan investasi di KEK Mandalika. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Administrator setelah 2023 memperkuat implementasi kebijakan KEK, mempercepat pelayanan perizinan, meningkatkan kepastian regulasi, serta mendorong kenaikan minat dan realisasi investasi. Meski demikian, tantangan tetap muncul seperti keterbatasan sumber daya, isu penguasaan lahan, dan koordinasi lintas sektor. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan dan harmonisasi regulasi diperlukan untuk mendukung peningkatan kinerja investasi KEK Mandalika secara berkelanjutan.