Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Financial Volatility Paradox in Philanthropic Organizations: Evidence from Indonesian Religious and Secular Nonprofits Hermawan, Dedy; Fikri, Mohammad Ali; Pituringsih, Endar
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 1 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i1.9569

Abstract

This study examines the relationship between revenue concentration and financial volatility in philanthropic organizations, challenging the conventional assumption that diversification leads to greater stability. Using longitudinal data from 10 Indonesian philanthropic organizations registered with Perhimpunan Filantropi Indonesia over a 10-year period (2015-2024), this research compares income volatility patterns between religious-based and secular nonprofits. The findings reveal a counterintuitive paradox: religious organizations with concentrated revenue sources (zakat, infaq, and sadaqah) demonstrate significantly lower volatility (16.4%) compared to secular organizations with more diversified funding (53.4%). Mann-Whitney U test confirms this difference is statistically significant (U = 2.000, Z = -2.193, p = 0.028). This study introduces the concept of 'normative income stability' where religious obligations create a baseline donation pattern that is more stable than voluntary giving, thereby extending Financial Vulnerability Theory by proposing that the nature of income source moderates the diversification-stability relationship. The implications suggest that nonprofit financial management strategies should consider institutional characteristics rather than pursuing universal diversification.
PENERAPAN HUKUM TERHADAP PERUNDUNGAN PADA ANAK DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR Fikri, Mohammad Ali; Erander, Sari; Rosyada Pratiwi, Andina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4451

Abstract

Perundungan atau sering di kenal sebagai (bullying) dan biasanya terjadi pada anak di lingkungan sekolah dasar yang merupakan bentuk kekerasan sehingga berdampak serius terhadap perkembangan psikologis, emosional, dan sosial anak. Meskipun sekolah seharusnya menjadi ruang aman bagi siswa/siswi, berbagai kasus perundungan masih sering terjadi dan kerap tidak tertangani secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan hukum terhadap perundungan pada anak dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif melalui telaah terhadap Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak, serta regulasi pendidikan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum Indonesia sebenarnya telah memberikan perlindungan yang jelas terhadap anak sebagai korban maupun pelaku perundungan. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa hambatan, seperti rendahnya kesadaran pihak sekolah, budaya permisif terhadap kekerasan, serta minimnya mekanisme pelaporan dan pendampingan. Perlindungan bagi korban seharusnya mencakup penanganan segera, dukungan psikologis, serta jaminan keamanan dari tindakan lanjutan. Sementara itu, penanganan terhadap pelaku yang juga masih berusia anak perlu mengedepankan prinsip keadilan restoratif dan pembinaan. Penelitian ini menegaskan perlunya sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, serta bebas dari perundungan.
Peran Digital Parenting dalam Mengendalikan Dampak Penggunaan Gadget pada Anak Sekolah Dasar Pratiwi, Andina Rosyada; Fikri, Mohammad Ali
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengontrol dampak dari penggunaan gadget serta peran digital parenting terhadap perkembangan psikologis anak sekolah dasar. Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 21 Lubuklinggau dengan menggunakan pendekatan kualitatif, desain fenomenologis. Partisipan penelitian ini terdiri dari enam orang tua siswa sekolah dasar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa penggunaan gadget memiliki dampak positif dan negatif terhadap perkembangan psikologis anak. Dampak positifnya yaitu mendapatkan informasi yang luas, kreativitas tinggi, dan kemampuan belajar melalui media interaktif. Namun penggunaan yang berlebihan juga menyebabkan penurunan informasi, sulit berkonsentrasi, gangguan regulasi emosi jadi lebih mudah marah, perubahan pola tidur, dan sosial yang kurang baik. Penelitian ini menemukan bahwa dampak dari penggunaan gadget dipengaruhi oleh pola pengawasan dan pendampingan orang tua, maka diterapkan digital parenting. Digital parenting ini mampu mengurangi dampak negatif pada penggunaan gadget anak, maka strategi ini tepat untuk mengoptimalkan manfaat teknologi yang sudah ada sekaligus meminimalisir dampak negatif dari perkembangan psikologis pada anak. Penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan gadget anak sekolah dasar tidak hanya dipengaruhi oleh durasi, tetapi pendampingan dan pengawasan orang tua juga.