Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI PERBANDINGAN CUT QUALITY PADA VARIASI CUTTING SPEED DALAM PLASMA CUTTING Wijayanti, Ita; Mutiarani; Novebriantika; Kamsyah, Domi; Silalahi, Meschac Timothee; Nurhuda, Yusuf; Perkasa, Veryawan Nanda; Putro, Yogi Satrio
Jurnal Teknologi dan Riset Terapan (JATRA) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Riset Terapan (JATRA) - June 2025
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jatra.v7i1.9317

Abstract

Dalam fabrikasi logam, plasma cutting sangat penting karena menawarkan hasil potongan yang presisi, efisien dan fleksibel. Salah satu parameter kritis dalam plasma cutting yaitu cutting speed. Tujuan penelitian ini yaitu membandingkan kualitas hasil potong (cut quality) pada material mild steel dengan ketebalan 8 mm. Variasi cutting speed yang diteliti meliputi 3000 mm/min, 4000 mm/min, 5000 mm/min, dan 6000 mm/min. Pengamatan cut quality dilakukan secara visual dan pengukuran kedalaman hasil potongan menggunakan vernier caliper. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pada parameter cutting speed 3000 mm/min menghasilkan cut quality terbaik. Pada variasi cutting speed yang rendah menghasilkan cut quality yang baik karena plasma memiliki waktu yang cukup untuk penetrasi dan memotong material dengan bersih.  
Dampak Kondisi Sosial Ekonomi dalam Meningkatkan Potensi Nelayan Tangkap Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau Nurhuda, Yusuf; Novebriantika, Novebriantika; Sugondo, Ebeng; Silalahi, Meschac Timothee; Wijayanti, Ita; Fajrin, Aulia; Saihilmi, Muhammad Irsyad; Perkasa, Veryawan Nanda
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i1.21806

Abstract

Salah satu potensi alam Indonesia yang sangat besar adalah sumberdaya kelautan dan perikanan. Sumberdaya kelautan merupakan salah satu aset pembangunan yang penting dan memiliki peluang sangat besar untuk dijadikan sebagai sumber pertumbuhan perekonomian. Saat ini sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Bintan memiliki potensi pembangunan ekonomi yang sangat besar dan beragam. Kabupaten Bintan merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki setidaknya 240 pulau-pulau kecil serta memiliki sumber daya pesisir dan laut yang sangat potensial. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisa kondisi kehidupan nelayan tangkap Kabupaten Bintan dari aspek sosial, ekonomi serta mengidentifikasi bentuk-bentuk program pemberdayaan yang diberikan oleh pemerintah beserta hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan program. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang diambil merupakan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Bintan Kepulauan Riau. Program pemberdayaan diharap dapat digunakan sebagai penunjang utama sebagai layanan dalam meningkatkan potensi dalam upaya peningkatan ekonomi dan sosial pada nelayan tangkap. Beberapa program merupakan upaya dalam meningkatkan program layanan pemberdayaan nelayan tangkap di Kabupaten Bintan. Selain itu juga diperlukanya komitmen untuk meningkatkan potensi serta dampak dari kegiatan program pemberdayaan untuk nelayan tangkap dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bintan Kepulauan Riau.
ANALISIS PENGARUH SUDUT MASUK HALUAN TERHADAP HAMBATAN KAPAL MENGGUNAKAN SOFTWARE MAXSURF Perkasa, Veryawan Nanda; Ita Wijayanti; Hanifah Widiastuti; Meschac Timothee Silalahi
Device Vol. 15 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/6f2scr33

Abstract

Optimasi geometri lambung kapal merupakan strategi krusial untuk meningkatkan efisiensi hidrodinamis dan mengurangi konsumsi bahan bakar dalam industri maritim modern. Penelitian ini menginvestigasi pengaruh variasi sudut masuk haluan (entrance angle) terhadap karakteristik hambatan kapal displacement melalui simulasi numerik sistematis menggunakan Maxsurf Resistance dengan metode slenderbody. Empat model kapal dengan sudut masuk 15°, 20°, 25°, dan 30° dianalisis secara komprehensif pada rentang kecepatan operasional 15-25 knot (bilangan Froude 0,45-0,75), mencakup 44 kondisi simulasi. Model kapal memiliki panjang keseluruhan 30 meter, lebar 8 meter, sarat 2,5 meter, displacement 319 ton, dan koefisien blok 0,52, merepresentasikan kapal patroli dan kapal penyeberangan cepat yang beroperasi di perairan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut masuk haluan memiliki pengaruh sangat signifikan terhadap total hambatan, dengan magnitude pengaruh yang meningkat pada kecepatan tinggi. Model dengan sudut masuk 15° menghasilkan hambatan terendah secara konsisten di seluruh rentang kecepatan yang diuji. Pada kecepatan 20 knot, model 15° menghasilkan hambatan 193,7 kN dibandingkan 285,0 kN untuk model 30°, menunjukkan perbedaan substansial sebesar 47,1% atau 91,3 kN. Analisis mekanisme fisika mengungkapkan bahwa sudut masuk yang lebih tajam menghasilkan karakteristik pembentukan gelombang yang lebih efisien dengan amplitudo bow wave lebih rendah, sistem gelombang yang lebih terorganisir, dan interferensi gelombang yang menguntungkan. Sensitivitas hambatan terhadap sudut masuk meningkat pada kecepatan tinggi (Fn > 0,60) dimana hambatan gelombang menjadi komponen dominan. Untuk kapal cepat dengan kecepatan operasional 20-25 knot, sudut masuk 15-20° direkomendasikan untuk minimisasi hambatan dan optimisasi efisiensi bahan bakar, dengan potensi penghematan operasional jutaan dollar selama lifecycle kapal