This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
NIM. A1012161002, ANITA
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN OBAT DARI SALES FARMASI DI KOTA PONTIANAK NIM. A1012161002, ANITA
Jurnal Fatwa Hukum Vol 4, No 2 (2021): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang “Perlindungan Hukum Konsumen Terhadap Pembelian Obat Dari Sales Farmasi Di Kota Pontianak” bertujuan Untuk mengetahui pelaksanaan perlindungan hukum terhadap konsumen pembelian obat dari Sales Farmasi di Kota Pontianak. Untuk mengetahui faktor penyebab belum dilaksanakannya perlindungan hukum terhadap konsumen pembelian obat dari Sales Farmasi di Kota Pontianak. Untuk mengungkapkan upaya yang dapat dilakukan oleh konsumen terhadap perlindungan hukum atas pembelian obat dari Sales Farmasi di Kota PontianakPenelitian ini dilakukan dengan metode yuridis sosiologis dengan pendekatan diskriptif analisis yaitu melakukan penelitian dengan menggambarkan dan menganalisa fakta-fakta yang secara nyata diperoleh atau dilihat pada saat penelitian ini dilakukan di lapangan hingga sampai pada kesimpulan akhirBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh hasil sebagai berikut : Bahwa pelaksanaan perlindungan hukum terhadap konsumen pembelian obat dari Sales Farmasi di Kota Pontianak belum sepenuhnya diberikan oleh hal ini dapat terlihat dari dampak pemberian obat oleh dokter cenderung untuk melariskan obat-obat yang telah ditawarkan oleh para sales sehingga konsumen yang terkena dampak harus membeli obat-obatan lebih mahal dan ini tentu saja telah melanggar hak konsumen terutama yang telah diatur dalam Pasal 4 UUPK. Bahwa faktor penyebab belum dilaksanakannya perlindungan hukum terhadap konsumen pembelian obat dari Sales Farmasi di Kota Pontianak adalah dikarenakan adanya faktor ekonomi yang lebih mendominasi dikarenakan adanya keinginan para sales untuk mendapatkan keuntungan atas obat-obat yang dijual sehingga memaksa dokter yang memberikan jasa pelayanan pengobatan menjual obat mereka meskipun harganya lebih mahal dari obat generic serta konsumen harusnya bisa memilih atau meminta obat yang lebih terjangkau saja kepada dokter yang didatangi konsumen. Bahwa upaya yang dapat dilakukan oleh konsumen terhadap perlindungan hukum atas pembelian obat dari Sales Farmasi di Kota Pontianak adalah dengan segera melakukan upaya bernegosiasi berkaitan dengan obat yang akan menjadi pilihan pengobatan, dimana upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan upaya musyawarah dengan dokter yang memberikan jasa pengobatan.  Kata Kunci : Perlindungan Hukum , Pembelian Obat, Sale