This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
NIM. A1011161040, MUHAMMAD ISNU FAHRURROZI
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS HUKUMAN KEBIRI KIMIA DALAM PERSPEKTIF TUJUAN PEMIDANAAN NIM. A1011161040, MUHAMMAD ISNU FAHRURROZI
Jurnal Fatwa Hukum Vol 4, No 2 (2021): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pemidanaan selalu menjadi pembicaraan dan perdebatan dikala suatu negara menerapkan sanksi atau hukuman baru dalam hukum positifnya. Di Indonesia terjadi saat kejahatan kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Anak sebagai kaum yang rentan haruslah dilindungi masa depannya oleh negara maka lahirlah Undang - Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PERPU Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang - Undang menjadi dasar berlakunya hukuman kebiri kimia di hukum positif Indonesia yang menjadi strategi pemerintah untuk melindungi anak korban kejahatan kekerasan seksual. Akan tetapi hukuman yang diterapkan itu haruslah sesuai dengan tujuan pemidaan dalam sistem pemidanaan.Penelitian ini memuat rumusan masalah yaitu “bagaimana kedudukan hukuman kebiri kimia ditinjau dari tujuan pemidanaan Dan bagaimana peran hukuman kebiri kimia sebagai hukuman tambahan dalam strategi double track system”. Penulis menggunakan penelitian yuridis normatif dengan metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan pendekatan deskriptif analitis, yang mengungkapkan peraturan perundang – undangan yang berkaitan dengan teori – teori hukum yang menjadi objek penelitian.Hasil dari penelitian ini di dapat bahwa hukuman kebiri kimia tidak memiliki unsur rehabilitasi dalam kaitannya dengan teori tujuan pemidanaan relatif, juga hukuman kebiri kimia bukan semata - mata usaha balas dendam atas apa yang sudah dilakukan pelaku terhadap korban dikarenakan apa yang telah dilakukan oleh pelaku memang perbuatan yang keji serta merengut masa depan korban. Hukuman kebiri juga memiliki unsur deterrence (pencegahan) baik itu mencegah agar pelaku mengulangi kejahatan yang sama atau lebih kejam lagi dan mampu memberi contoh terhadap masyarakat agar terhindar dari kejahatan kekerasa seksual terhadap anak. Adanya keseimbangan antara perbuatan dan pemberian pidana membuat hukuman ini membuat hukuman kebiri kimia lebih condong pada tujuan pemidanaan gabungan. Serta posisi hukuman kebiri kimia tidak tepat jika ditempatkan pada hukuman tambahan karena hukuman kebiri kimia karena tak terpenuhnya unsur pembinaan terhadap pelaku.Kata Kunci:    Kebiri Kimia, Kejahatan Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Anak Korban, Teori Tujuan Pemidanaan, Double Track System.