Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Komplain sebagai Upaya Meningkatkan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Asriani, Asriani; Putrawan, Agus
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Februari
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v2i1.313

Abstract

Manajemen keluhan pasien merupakan aspek krusial dalam peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit, di mana keluhan pasien tidak hanya dipandang sebagai bentuk ketidakpuasan, tetapi juga sebagai peluang berharga untuk perbaikan. Berbagai studi menunjukkan bahwa penerapan Total Quality Management (TQM) secara signifikan mengurangi jumlah keluhan pasien melalui perbaikan pada berbagai aspek seperti proses pendaftaran, kecepatan diagnosis, dan kemampuan komunikasi staf. Fasilitas pelaporan keluhan yang memadai, termasuk kotak saran, formulir, media sosial, dan call center, mempermudah pasien menyampaikan keluhan, yang kemudian ditangani dengan mekanisme yang responsif dan transparan. Sistem dokumentasi yang baik mencatat identitas pelapor, jenis keluhan, dan tindak lanjut, memungkinkan rumah sakit untuk mengelola dan menyelesaikan keluhan secara efektif dalam waktu 1x24 jam hingga 7x24 jam. Selain itu, evaluasi berkala dan tindak lanjut terhadap keluhan menjadi penting untuk mencegah terulangnya masalah yang sama. Penelitian juga menyoroti perlunya komitmen manajemen, sumber daya manusia yang terlatih, dan anggaran yang memadai, serta integrasi sistem informasi yang mendukung proses penanganan keluhan secara real-time. Dengan demikian, penanganan keluhan yang efektif berkontribusi pada peningkatan kepuasan pasien, loyalitas, dan citra positif rumah sakit.
MONITORING RESPONSE AND OPTIMIZATION OF STUNTING PREVENTION POLICIES IN THE FRONTIER, OUTERMOST, AND DISADVANTAGED AREAS Asriani , Asriani; Putrawan, Agus; Oktaviani, Venia
MEDIKORA Vol. 24 No. 1 (2025): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Stunting in disadvantaged, frontier and outermost (3T) areas remains a serious challenge due to limited monitoring of the satisfaction of beneficiaries of multidimensional prevention programs. This study aims to develop a PRO-STUNT 3T model with a multidimensional model (socio-economic, cultural, educational, and health aspects to optimize stunting prevention policies. The specific objectives are to assess the level of beneficiary satisfaction and analyze the factors that influence it in Konawe Regency, Southeast Sulawesi. The research method used a mixed-method approach with a sample of 100 respondents selected through stratified consecutive random sampling from five health centers, the quantitative results were then studied in more depth to enrich the qualitative context. The results showed that 99% of beneficiaries were satisfied with the program, but 8–14% highlighted the limitations of physical facilities (tangibles) and empathy of officers, as well as the dominance of participation by mothers with junior high school education (78%) which has the potential to hinder nutritional literacy. Other findings revealed the program's focus on First 1,000 Days of Life (36% of children aged 0–12 months) but ignored the age group >60 months (4%) who are vulnerable to long-term impacts. Longitudinal studies are needed to evaluate the relationship between community satisfaction and reduced stunting prevalence in the 3T area.