This Author published in this journals
All Journal Media Informasi
Surachman, Arif
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perpustakaan dan Pustakawan Perguruan Tinggi di masa pandemi global Surachman, Arif
Media Informasi Vol 29 No 1 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v29i1.4003

Abstract

Pandemi global yang dihadapi oleh dunia membawa dampak pada berbagai aspek kehidupan termasuk proses pembelajaran di perguruan tinggi. Perguruan tinggi dipaksa untuk menghentikan aktifitasnya secara fisik di kampus dan digantikan dengan aktifitas secara daring. Pegawai dan kantor harus melayani sivitas akademika dari rumah atau yang dikenal sebagai “work from home”. Mahasiswa dan dosen juga melakukan aktifitas perkuliahan melalui “study from home”. Hal ini juga berlaku untuk perpustakaan dan pustakawan di perguruan tinggi. Mereka harus dapat melayani sivitas akademika secara 'remote' atau daring. Perubahan pola kerja ini menuntut perpustakaan dan pustakawan melakukan berbagai upaya dan inovasi terkait layanan kepada sivitas akademika di masa pandemi global. Perpustakaan dituntut untuk menyesuaikan layanan dengan situasi baru agar tetap dapat melayani sivitas akademika yakni penyesuaian kebijakan, penyediaan infrastruktur pendukung layanan daring, dan penyesuaian manajemen operasional perpustakaan. Pustakawan pada masa pandemi global setidaknya dituntut untuk memiliki berbagai kompetensi yakni kemampuan literasi, kemampuan komunikasi, kemampuan adaptasi terhadap lingkungan baru, kemampuan menciptakan inovasi dan model layanan baru, dan kemampuan manajemen waktu. Keberhasilan perpustakaan dan pustakawan dalam melakukan penyesuaian akan perubahan yang terjadi pada masa pandemi global, menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi di tengah pandemi. Perpustakaan yang tidak siap melakukan penyesuaian tata kelolanya, tidak akan dapat memberikan jalan keluar yang baik bagi kebutuhan informasi dan pengetahuan bagi sivitas akademika selama “study from home”. Pustakawan yang tidak siap dengan perubahan dan kebutuhan kompetensi akan tergerus dan terancam tidak dapat berkontribusi banyak dalam layanan kepada sivitas akademika. Tantangan dan perubahan terhadap perpustakaan dan pustakawan merupakan keniscayaan dalam masa pandemi global yang datang secara tiba-tiba ini.
Tren Pemanfaatan Basis data Elektronik di Perpustakaan Universitas Gadjah Mada Dalam Mendukung Proses Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19 Sukirno; Surachman, Arif
Media Informasi Vol 31 No 2 (2022): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v31i2.5403

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa dampak yang begitu luas kepada seluruh tatanan kehidupan manusia di dunia, tidak terkecuali di dunia Pendidikan. Pola pembelajaran yang sebelumnya berbasis luring, secara tiba-tiba harus digantikan dengan pola pembelajaran secara daring. Institusi pendidikan tak terkecuali pendidikan tinggi harus dapat menyesuaikan perubahan ini dengan cepat. Transformasi digital yang sebelumnya sudah dilakukan harus dilakukan dengan lebih cepat. Perpustakaan sebagai salah satu ujung tombak penyediakan sumber daya akademik bagi sivitas akademika, juga harus mengikuti situasi yang ada. Beruntung bahwa, transformasi digital yang dilakukan perpustakaan sudah terjadi sejak jauh sebelum pandemic, dengan penyediaan sumber daya elektronik berupa e-journal, e-book, e-theses, e-databases, dan bentuk elektronik lainnya. Sumber daya elektronik tersebut disediakan dengan mempertimbangkan berbagai kebutuhan dari semua fakultas dan sekolah yang ada. Tulisan ini mencoba mendeskripsikan tren pemanfaatan basis data elektronik yang disediakan oleh Perpustakaan UGM dalam masa pandemi (tahun 2020-2021). Data yang ada, memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan secara signifikan pemanfaatan basis data elektronik pada masa pandemi. Beberapa basisdata berbasis multi disiplin terlihat secara konsisten lebih banyak dimanfaatkan oleh sivitas akademika seperti ScienceDirect, Taylor and Francis Journal, Springer Journals, Sage Journals, dan Emeralds Journals. Basis data elektronik lintas fakultas juga terlihat lebih banyak pemanfaatannya disbanding basis data bidang ilmu tertentu. Di sisi lain, terdapat beberapa penurunan pemanfaatan basis data elektronik dari penyedia tertentu. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi lebih dalam tren pemanfaatan basis data elektronik di Universitas Gadjah Mada.