Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK PENCEMARAN BAHAN KIMIA DARI PERUSAHAAN KAPAL INDONESIA TERHADAP EKOSISTEM LAUT Darza, Syefli Ewimia

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.423 KB) | DOI: 10.31955/mea.v4i3.753

Abstract

Pencemaran dan kerusakan ekosistem laut akibat perbuatan manusia sangat merugikan banyak pihak dan makin mengkhawatirkan. Pencemaran laut dapat diartikan sebagai adanya kotoran ataupun limbah yang masuk kedaerah laut dan mencemari lingkungan ekosistem laut tersebut. Polusi dari tumpahan minyak dan bahan kimia lain dari perusahaan kapal di laut merupakan sumber pencemaran laut yang selalu menjadi fokus perhatian masyarakat luas karena akibatnya sangat cepat merusak ekosistem laut sebagai sumber kehidupan masyarakat sekitar pantai pantai dan masyarakat pada umumnya. Pencemaran bahan kimia dari perusahaan kapal Indonesia semakin banyak terjadi sejalan dengan semakin meningkatnya permintaan minyak dan bahan kimia untuk industri yang harus diangkut dari sumbernya yang cukup jauh dan meningkatnya jumlah anjungan anjungan pengeboran minyak lepas pantai serta semakin meningkatnya transportasi laut yang menggunakan bahan kimia. Pencemaran bahan kimia dari tingginya aktivitas perusahaan kapal di Indonesia memberikan dampak terhadap ekosistem laut yang pada akhirnya akan merusak keseimbangan alam dan kehidupan manusia khususnya di Indonesia. Dampak terhadap ekosistem laut diataranya adalah kandungan bahan kimia hidrokarbon yang bersifat toksik berpengaruh pada reproduksi, perkembangan, pertumbuhan, dan perilaku biota laut, terutama pada plankton, bahkan dapat mematikan ikan, dengan sendirinya dapat menurunkan produksi ikan. Berbagai upaya mengatasi pencemaran ini perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian ekosistem laut.