Ilman, Ghulam Maulana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Agenda Setting Kebijakan Pilkada Serentak Tahun 2020 Dengan Menggunakan Multiple Streams Framework Ilman, Ghulam Maulana; Fitrie, Revienda Anita
Jurnal Transformative Vol 7, No 1 (2021): Maret
Publisher : Faculty of Social and Political Science Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.transformative.2021.007.01.4

Abstract

Artikel ini membahas mengenai agenda setting kebijakan pilkada 2020 yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Berbagai penolakan yang timbul dan fakta di lapangan seolah membenarkan bahwa tetap melaksanakan pilkada merupakan keputusan yang kurang tepat. Keputusan pemerintah tersebut diklasifikasikan dan dianalisa berdasarkan tiga arus yaitu arus masalah, arus politik, dan arus kebijakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan perspektif multiple streams yang diadopsi dari kerangka teoritik milik Kingdon. Hasil dari penelitian ini mengungkap bahwa keinginan masyarakat untuk ditundanya pelaksanaan pilkada di tengah pandemi ternyata  tidak dihiraukan oleh pemerintah, mengingat  tidak ada yang dapat memastikan kapan pandemi ini berakhir. Kuatnya arus politik lebih mendominasi karena kontestasi pilkada ini memang sarat dengan berbagai kepentingan politis. Penetapan Perppu No 2 Tahun 2020 seketika menggugurkan berbagai alternatif kebijakan yang telah ditawarkan.
Developing a Mangrove Ecotourism Model through Local Economy: Implications for Ecosystem Sustainability in Urban Coastal Areas Puspaningtyas, Anggraeny; Ilman, Ghulam Maulana
Journal Public Policy Vol 12, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpp.v12i2.12431

Abstract

Mangrove ecotourism development in urban coastal areas faces complex challenges, including pressures from urbanization and the need for sustainable local economic growth. This study aims to develop a Local Economic Development (LED)-based model for Mangrove Ecotourism in Gunung Anyar Tambak, Surabaya, by applying Blakely's four LED dimensions: locality development, business and economic base development, human resource development, and community economic development. A qualitative descriptive approach was used through field observations, in-depth interviews with key stakeholders, and secondary data analysis, including spatial planning and local development policies. The findings indicate that Gunung Anyar Tambak has strong local characteristics as an urban coastal mangrove ecosystem that provides ecological protection while offering economic potential, but remains vulnerable to urbanization, tidal flooding, and coastal erosion. This study reveals that mangrove ecotourism has generated diverse local economic activities, including tourism services, small businesses, and processed mangrove-based products. However, these remain fragmented and poorly institutionalized. Human resource development and community participation have been initiated through conservation and environmental education programs. Still, their sustainability is constrained by limited capacity-building mechanisms and reliance on government support and corporate social responsibility. This study proposes an integrated LED-based ecotourism model that emphasizes ecological spatial planning, inclusive local business policies, sustainable investment in green human capital, and the strengthening of community economic institutions. The proposed model contributes to the literature by offering a policy-oriented framework for sustainable mangrove ecotourism in an urban coastal context.