Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

BUSUR CETAK; DESAIN ALAT DAN METODE MEMPERMUDAH PEMBUATAN POT GERABAH Soebroto, R.Bambang Gatot
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membuat pot gerabah sedikitnya ada dua cara; teknik putar pada meja putar dan cetak; tekan dan tuang.  Teknik putar, selain memerlukan alat putar juga keterampilan lebih membuat gerabah.  Keterampilan yang dilakukan terus menerus, dapat sebagai andalan mata pencaharian.  Pot gerabah banyak diperlukan dipenjual tanaman dan kembang.  Membuat pot selain diputar juga cetak; cara tekan dan tuang.  Kedua teknik cetak tersebut; tuang dan tekan, memakai cetakan berbahan gibsium.  Yang satu memakai lempung yang dicairkan lalu dituang kedalam cetakan, sedangkan yang satu lagi memakai gumpalan lempung lunak dan plastis dengan cara menekan-nekannya pada bagian dalam cetakan. Pot gerabah mentah dari tanah liat harus memiliki ketebalan yang sama dinding bodinya.  Kelak bila dikeringkan dan dibakar, proses pemuaian karena penguapan  kadar air akan merata keseluruh bodi.  Kelemahan teknik tekan bila bidang cetakannya luas, ketebalan dan permukaannya sering tidak seragam, dibandingkan bila bidang cetak berukuran kecil. Busur cetak adalah alat yang dibuat untuk mempermudah, membuat tebalbodi dan proses pembuatan pot lebih cepat.Bagaimana pembuatan busur cetak, dengan bahan yang mudah, murah dibuat, khususnya untuk para perajin gerabah di desa-desa.Tujuannya agar perajin, atau siapa saja dapat mempraktekan dengan gampang dan cepat.  Sehingga pot-pot gerabah dapat dikeringkan, dibakar lalu dijual dan segera mendapatkan uang.Metodenya, menguji gagasan tersebut (survey google) apakah sudah terfikirkan, terdata  pernah dibuat orang lain atau belum.  Teknik pencet atau gerabah konvensional dikutip dari beberapa buku-buku keramik Luar Negeri. Kemudian praktek membuat alat, busur cetak memakai bahan-bahan sederhana bahkan limbah.  Hasil yang ingin dicapai perajin atau pemula dapat  terbantu dalam mengerjakan membuat gerabah  memakai alat busur cetak dengan berhasil, diharapkan menjadi andalan untuk membuat pot-pot gerabah di desa-desa.
BUSUR CETAK 2, KAJIAN MEMPERBAIKI BUSUR CETAK 1, ALAT UNTUK MEMUDAHKAN MEMBUAT POT KEMBANG GERABAH Soebroto, R.Bambang Gatot
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Busur Cetak 1, adalah sebuah alat berbahan papan kayu melengkung sesuai patron bagian dalam pot kembang plastik.  Patron tersebut diberi pembatas dari bahan kayu atau bambu. Ketebalan pembatas tergantung pada ketebalan dinding pot kembang gerabah yang diinginkan. Alat ini untuk mencetak lembaran tanah liat.  Sebelum digunakan diberi minyak jarak atau olie bekas, kemudian tanah liat dimasukan. Karena telah diberi minyak jarak, lembar tanah liat itu  tidak akan lengket, Busur Cetak 1 itu dibalik segera tanah liat tersebut dimasukan kedalam cetakan pot kembang plastik.Permasalahannya, papan kayu tersebut cukup berat, saat dibalik, musti terampil menangkapnya, bila tidak lembaran tanah liat tersebut akan luruh, rontok, berakibat kegagalan.Tujuan, menyederhanakan busur cetak 1 supaya lebih praktis, tidak berat dan efektif,  mampu mencetak.Metode Eksperimen, uji coba, mengurangi beban, mencermati  bagian mana dari busur cetak 1 bisa dihilangkan, selanjutnya membuat  busur cetak 2, lalu melakukan uji coba pencetakan diahiri dengan evaluasi. Hasil yang diharapkan, membuat alat baru dari memperbaiki Busur cetak 1.
EMPAT TEKNIK DASAR MEMBUAT KERAMIK MANUAL (TANPA ALAT PUTAR) Soebroto, R.Bambang Gatot
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.625 KB)

Abstract

Keramik (gerabah) di sentra kerajinan rakyat umumnya dibuat memakai alat pemutar tanah liat. Ujudnya berupa lempengan meja lingkaran diameter 50 cm, tebal 6-8 cm, dapat berputar cepat dan senter (memusat). Perajin tinggal meletakan segumpal tanah liat di tengahnya, di putar dan sekejab berubah menjadi bentuk gerabah yang menarik. Teknik diatas memerlukan kemampuan memutar yang belajarnya tidak sebentar. Sesungguhnya ada empat teknik dasar membuat keramik manual (tanpa alat putar), yang bisa dikuasai dalam waktu singkat. Hasil gerabahnya tidak kalah menarik dan beragam bentuknya. Apabila ditambah dengan teknik cetak, sedikit pengetahuan proses pengeringan dan pembakaran, kita sudah dapat membuat studio kecil kerajinan keramik(gerabah) di rumah. Permasalahannya, pengetahuan pembuatan keramik secara manual yang cepat dan mudah, harus tetap menguasai prinsip dasar pembuatan. Tujuannya mempelajari teknik membuat keramik cepat (manual), mudah diajarkan dan dikuasai siapa saja. Metode Action studi literatur bab “teknik manual”; mempelajari prinsip dan praktika membuat gerabah. Metode deskriptif menuliskan proses membuat gerabah memakai empat teknik dasar. Hasilnya; membuat gerabah teknik manual sekaligus menguasai prinsipprinsipnya.